Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Kemarau Panjang, 78 Desa di Lamongan Alami Krisis Air Bersih

  • Kamis, 4 Oktober 2018 | 16:20
  • / 23 Muharram 1440
Kemarau Panjang, 78 Desa di Lamongan Alami Krisis Air Bersih

Memontum LamonganHujan yang tak kunjung turun membuat puluhan desa di Kabupaten Lamongan mengalami krisis air bersih. Setiap bulannya desa yang terdampak kemarau panjang ini semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebutkan di bulan Juli ada sebanyak 19 desa dari 10 kecamatan yang mengalami kekeringan dan terus bertambah di bulan Agustus menjadi 31 desa dari 11 kecamatan yang terdampak kekeringan.


Jumlah tersebut semakin melejit di bulan September mencapai angka 68 desa dan berlanjut hingga saat ini ada sebanyak 78 desa di Kabupaten Lamongan yang mengalami kekeringan.

“Sekarang desa yang mengalami krisis air dan mengalami kekeringan jumlahnya bertambah mencapai 78 desa,”¬† kata Kepala Pelaksana BPBD, Suprapto, Kamis (4/10/2018).

Suprapto menerangkan puluhan desa yang mengalami krisi air bersih tersebut disebabkan tidak adanya sumber air bersih di desanya. “Waduk dan embung di desa terdampak itu sudah kering,” terangnya.

Iap sangat memaklumi jika permintaan¬† untuk air bersih dari warga begitu tinggi. “BPBD, pagi, siang dan malam memasok kebutuhan air ke tengah – tengah masyarakat yang membutuhkan. Dimanapun masyarakat yang membutuhkan, BPBD selalu siap memasoknya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, sambung Suprapto selama musim kemarau ini, BPBD hampir tidak pernah henti memasok air bersih yang diberikan secara gratis. “Sebanyak 4 armada tangki rata-rata 1 armada mensuplai kebutuhan hingga 6 kali pengiriman dengan rata-rata 24 kali pengiriman ke desa yang membutuhkan,” pungkasnya. (ifa/zen/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional