Connect with us

Lumajang

Polres Lumajang Berangus 5 Tersangka Narkoba, Salah Satunya Oknum Kades

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang—–Polres Lumajang Jawa Timur mengamankan 5 Orang dari hasil Operasi yang dilakukan Jajaran Sat Reskoba, Hal ini disampaikan Kasubbag Humas Polres Lumajang IPDA Catur Budi Baskoro pada media ini, Selasa (9/10/2018) di kantornya. Catur mengungkapkan penangkapan tersebut berawal dari operasi narkoba jenis sabu – sabu di rumah salah seorang tersangka yang ditangkap.

“Setelah dilakukan penggeledahan pada sebuah rumah, Polisi juga menemukan Senjata Api, beberapa senjata tajam, selain itu juga ditemukan 2 ekor sapi yang diduga hasil curian” kata Catur.

Menurut Catur ternyata setelah dilakukan pendalaman, pelaku mengaku bahwa diantara barang bukti (BB) Senjata Api adalah milik kades Dawuhan Wetan disamping itu ditemukan juga 2 ekor sapi yang diduga hasil curian.

“Ternyata benar, hasil pendalaman bersama polres jember ada tkp tentang curhewan di daerah perbatasan jatiroto-kencong, kita juga akan dalami terkait keterlibatan pak kades ini apa, juga tidak menutup kemungkinan nanti mengarah ke pemeriksaan tes urin, pak kades ini apakah pemakai narkoba atau pengedar atau apa, perannya apa, pak kades ini kok bisa menaruh senjata api dirumah tersangka atas nama BRN ” ungkapnya.

Kelima tersangka yang di amankan Polres Lumajang tersebut antara lain:
BDCG (24) Warga Dusun Sumber Gebang Rt 05 Rw 02 Desa Gedang Mas Kecamatan Randuagung, TBP (36) Warga Dusun Krajan II Rt. 019 Rw. 006 Desa Dawuhan Wetan Kecamatan Rowokangkung, BRN (42) Warga Dusun Kidul Sawah Desa Kudus Kecamatan Klakah, Hmn (24) Warga Dusun Krajan Rt 04 Rw 02 Desa Sumber Anyar Kecamatan Rowokangkung serta seorang oknum kepala Desa berinisial HSN. (adi/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lumajang

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Diterbitkan

||

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Memontum Lumajang – Sebanyak 6.455 Akseptor berhasil dicapai dalam program pelayanan TNI-KB-Kesehatan untuk periode Juli hingga September 2019, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., saat menutup secara resmi pelaksanaan Program Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019, bertempat di Aula Raden Wijaya Makodim 0821 Lumajang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019).

Fauzi juga mengatakan, bahwa Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu, dan sampai saat ini masih terus dilakukan, sebagai upaya untuk menekan lajunya angka pertumbuhan penduduk.

“Dalam pelaksanaannya, Kodim 0821 Lumajang bermitra dengan Disdalduk KB & PP (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, red) untuk membangun kependudukan agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia,” katanya.

Selain itu, dikatakan Fauzi, bahwa kesadaran masyarakat Lumajang akan pentingnya program KB Kesehatan sangat tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan jumlah capaian Akseptor yang cukup bagus di periode Juli hingga September 2019.

“Ini semua adalah hasil kerja keras dari semua jajaran TNI yang bersinergi dengan petugas PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana,red) dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran progran Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019. Ia juga beharap dengan dilakukannya program ini dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di wilayah Kabupaten Lumajang. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Lumajang

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Diterbitkan

||

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menghimbau agar para pendaki tidak melakukan aktifitas pendakian jalur Gunung Semeru dalam beberapa waktu ini. Hal itu disampaikan Wabup saat melakukan peninjauan dan koordinasi terkait upaya pemadaman kebakaran diwilayah TNBTS. Kamis sore (26/9/2019).

“Jalur pendakian dari Ranupani ke Ranu Kumbolo sudah ditutup total sampai batas waktu dinyatakan aman dan api sudah tidak ada lagi, Kepada teman-teman pendaki, jangan coba-coba untuk melanggar aturan ini, karena itu sudah diluar tanggung jawab pemerintah,” himbau Wabup.

Ditemui saat bersama Komandan Kodim 0821 Lumajang, Kolonel Inf. Ahmad Fauzi, S.E., di Ranupani, Wabup mengatakan untuk melakukan upaya pemadaman api, sudah disiagakan 60 personil gabungan dari TNI, POLRI, BPBD Kabupaten Lumajang, Personil TNBTS, relawan dan masyarkat sekitar dengan menggunakan gepyok.

“Semua bergerak setiap hari, di empat titik dengan alat seadanya, karena tidak mungkin menggunakan mobil, dengan alat gepyok,” ujar Wabup.

Wabup menjelaskan sekitar 80 haktere lahan terbakar. Api cepat menyebar melalui alang-alang kering dan semak-semak yang sudah banyak yang kering.

Dari data BPBD Kabupaten Lumajang, per 26 September 2019, Titik api bertambah menjadi 35, masih belum bisa dikendalikan yang tersebar di beberapa Blok Ranu Kembang, Pusung Gendero, Ayek-ayek dan Watu pecah, dan Resort PTN Ranupani. Pengaruh angin yg sangat kencang, lokasi bertebing dan berbukit, menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman. Untuk kondisi di pos Ranupani maupun Ranu Kumbolo sudah tidak ada aktifitas pendakian. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Lowongan Pekerjaan Memontum
Advertisement Iklan SemarakHUT RI PDAM Banyuwangi
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler