Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

Banyak Minum Obat Sekali Waktu, Picu Kematian?

  • Minggu, 21 Oktober 2018 | 19:04
  • / 10 Safar 1440
  • Dibaca : 2 kali
Banyak Minum Obat Sekali Waktu, Picu Kematian?
BUNGKUS : enam butir hilang dimungkinkan sekali minum. (Foto Humas Polres Malang)

Faktanya, ada sejumlah butir obat yang hilang dari bungkus obat berwarna putih itu. Fakta lain, Kamis Seorang sepupu korban terakhir kali mendengar suara korban Tatok.

Kamis pukul 14.00, Budi sempat mendatangi rumah Tatok. Itu terakhir Budianto (42) mendengar suara Tatok. “Saya sempat minta sabut kelapa. Dia teriak dari dalam. Saya ndak ketemu dia. Dengar dia bilang, Jupuk dewe, aku rodok gering,” ungkap Budi.

Budi pula yang pertama kali mencium bau busuk di rumah korban. “Saya cium bau tidak sedap saat mengintip di lubang pintu rumah,” sebut Budi. Budi lalu memberitahu Bersama Endang, Budi dan warga lainnya kemudian

Tim kesehatan, saksi lain yang masuk ke dalam kamar korban, Ns. Mega Ardy, melihat sebungkus obat merk P****. Bungkusan obat itu jejak tanda korban menderita sakit teramat.

“Ada enam kayaknya yang sudah diminum di lantai depan TV. Ada banyak bungkus air mineral,” cerita Mega kepada Memontum.com, Minggu (21/10/2018) siang. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional