Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Satgaspam Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan Senpi dan Peluru

  • Senin, 5 November 2018 | 06:28
  • / 25 Safar 1440
Satgaspam Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan Senpi dan Peluru
DIGAGALKAN - Aksi penyelundupan Senjata Api (Senpi) laras pendek berupa pistol dan 47 butir peluru melalui paket di Cargo Bandara Juanda berhasil digagalkan petugas Satgaspam, Sabtu (03/11/2018).

Memontum Sidoarjo Petugas Satgaspam Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan aksi penyelundupan Senjata Api (Senpi) laras pendek jenia pistol melalui paket di Cargo Bandara Internasional Juanda. Selain pistol dan 47 butir peluru yang bakal diselundupkan, petugas juga berhasil mengamankan pelaku penyelundupan senpi itu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi penyelendupan sebuah pistol ini berhasil diendus petugas Satgaspam yang berada di Bandara Internasional Juanda. Petugas menemukan satu unit pistol modifikasi mirip Revolver berkaliber 38 di dalam paket Pos di RA Aplog Cargo Bandara, Jumat (02/11/2018) pukul 02.40 WIB.

Selain itu, di atas paket itu tertulis paket dikirim dengan tujuan atas nama Husen Prabowo JL Murni, Kelurahan Makassar, Kabupaten Makassar, Jakarta Timur.

Tidak hanya itu, di dalam paket ini petugas Satgaspam juga menemukan beberapa butir peluru. Diantaranya ada 13 butir peluru kaliber 0,22 mm dan amunisi hampa mirip kal 0,22 mm sebanyak 34 butir. Setelah penemuan itu, anggota Satgaspam Bandara Internasional Juanda menyerahkan barang bukti itu ke Polsek Sedati untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta membenarkan aksi penyelundupan pistol dalam paket pos di Cargo Bandara itu.

“Memang benar ada paket berisi pistol dan amunisinya. Sekarang pelaku pengirimannya sudah tertangkep di wilayah Lumajang,” katanya Sabtu (03/11/2018).

Kendati demikian, Gusti yang juga mantan Wakasat Lantas Polresta Sidoarjo ini masih belum berkenan untuk menyampaikan identitas pelaku pengiriman paket itu lebih detail.

“Ditunggu dulu, saat ini masih dalam penyelidikan pelakunya di lumajang. Kalau sudah selesai akan disampaikan,” tandasnya. Wan/yan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional