Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Baru Keluar LP 9 Hari, Dikeroyok Hingga Tewas

  • Minggu, 25 November 2018 | 17:01
  • / 16 Rabiul Uula 1440
Baru Keluar LP 9 Hari, Dikeroyok Hingga Tewas
PULANG : Pamong Desa Tumpukrenteng di halaman Instalasi Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang. (sos)

Memontum Malang —Baru pulang semingguan usai menjalani hukuman penjara Lapas Lowokwaru, musibah menimpa Juwari alias Kateng (41) warga Jalan Medura RT21/RW01, Kampung Dusun Gurdo, Desa Tumpukrenteng, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Minggu (25/11/2018) dini hari, ia tewas tergeletak di tengah jalan, belasan meter dari rumahnya. Korban diduga dikeroyok lebih dari 5 orang, sekitar pukul 02.00. Kondisinya parah. Tubuh penuh luka dan bagian dahi kepala luka sobek.

Sekitar pukul 08.00, Tim Identifikasi Polres Malang dan Polsek Turen melaksanakan olah kejadian perkara. Sejumlah saksi dimintai keterangan, termasuk perangkat desa, istri dan adik kandung korban.

“Benar baru keluar LP tanggal 16 lalu. Belum genap 10 hari,” urai seorang pamong desa saat ditemui di Kamar Mayat RSU Dr Saiful Anwar Malang, Minggu siang.

Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Turen, Kompol Adi Sunarto membenarkan adanya kejadian. “Kami masih lidik dan mintai keterangan saksi-saksi,” ungkap Adi Sunarto kepada Memontum.com.

Informasi didapat Memontum.com dari berbagai sumber, tengah malam, korban berangkat menuju pertunjukan kuda lumping. Korban tidak sendirian. Ia sempat minum minuman keras.

“Ngombe nonton jaranan, gegeran, pulang. Belum tahu soal apa. Tapi ada soal warga kehilangan ponsel,. Ada hubungan atau tidak, belum jelas juga, ” cerita warga Turen yang enggan disebutkan namanya.

 Dini hari, sekitar pukul 01.00, mendadak rumah korban digedor-gedor beberapa pria. Tentu saja, hal itu mengejutkan Jamiatul Masamah (43) sang istri dan Farida (39) adik kandung korban. Farida membuka pintu rumah.

Korban bertemu kawanan itu langsung terlibat cek cok mulut. Korban sempat diseret di jalan kampung. Korban lalu dikeroyok sampai tidak sadarkan diri. Selain kayu, ada dugaan amuk massa juga menggunakan senjata tajam. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional