Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

KPK Periksa 9 Pejabat Pemkab Malang dan Rekanan

  • Senin, 26 November 2018 | 17:38
  • / 17 Rabiul Uula 1440
KPK Periksa 9 Pejabat Pemkab Malang dan Rekanan
KPK: Para saksi saat akan masuk ke ruang Rupatama. (ist)

*Terkait Kasus Suap DAK Dindik 2011

Memontum Kota Malang——Tim penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus suap dan gratifikasi DAK (Dana Alokasi Khusus) 2011 Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, sebesar Rp 7 miliar. Namun kali ini pemeriksaan di lakukan di Ruang Rupatama Polres Malang Kota, Senin (26/11/2018) sekitar pukul 10.00. Informasinya pemeriksaan ini akan dilakukan KPK di Mapolres Malang Kota selama 4 hari.

Tentunya ini adalah lanjutan dari pemeriksaan 47 saksi di Polres Malang pada 16 Oktober 2018. Saat ini yang tampak terlihat masuk ke ruang Rupatama sebanyak 9 orang yang terdiri dari ASN (Aparatur Sipil Negera) dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkab Malang dan dari pihak swasta. Hingga pukul 14.00, dari 11 orang yang terjadwal diperiksa sebagai saksi sudah 9 orang yang hadir.

koper: perugas KPK keluar ruangan pemeriksaan dengan membawa koper. (gie)

koper: perugas KPK keluar ruangan pemeriksaan dengan membawa koper. (gie)

ASN yang sudah terlihat diantaranya Williem Petrus Salamena, selaku Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah). Tampak juga Suwandi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Suwandi yang sudah pensiun, tampilannya terlihat berbeda dari yang dilihat Memontum beberapa tahun lalu. Kali ini, dia tampil dengan sedikit berewokan. Tampak juga Pudianto, sekertaris Dinas Pendidikan dan beberapa ASN lainya serta 2 dari pihak swasta.

“Saat ini yang di dalam ada 9 orang. Diperiksa sebagai saksi DAK 2011. Ada 7 OPD dan 2 pemborong. Kalau 2 pemborong itu saya tidak kenal. Ada 2 kepala bagian juga. Ada Pak Ricky Minardy dan Pak Henry Tanjung, Kabag TU Sekda. Saat ini saya sedang istirahat. Tadi saya ditanya masalah tupoksi saya belum sampai ke ranah pemeriksaan,” ujar Williem.
Perlu diketahui bahwa dugaan kasus suap dan gratifikasi DAK 2011 ini telah menyeret 3 orang menjadi tersangka. Yakni Bupati Malang, Rendra Kresna yang diduga menerima suap dan gratifikasi DAK 2011, serta Ali Murtopo dan Ery Armando Talla, rekanan.

Nampaknya KPK terus melakukan penyelidikan dan penyidikan termasuk kembali memeriksa sejumlah saksi untuk mencari tersangka baru.
Pukul 14.00, sejumlah anggota KPK dengan membawa tas koper keluar dari gedung pemeriksaan.

Informasinya, mereka akan kembali melakukan penggeledahan. Rombongan KPK ini keluar bersama Ricky Minardhy Kabag Bagian Administrasi Pembangunan, dengan menggunakan 2 mobil warna hitam. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional