Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Banyak Telur Busuk, Kadinsos Perintahkan PT Pertani Hentikan Distribusi

  • Selasa, 27 November 2018 | 07:34
  • / 18 Rabiul Uula 1440
Banyak Telur Busuk, Kadinsos Perintahkan PT Pertani Hentikan Distribusi

Memontum Jombang Banyak temuan telur pecah dan busuk dalam program pemerintah bantuan pangan non tunai (BPNT) yang disalurkan untuk kelompok penerima manfaat  (KPM) di kabupaten Jombang, Kepala dinas sosial M Sholeh lakukan penarikan di agen dan mengimbau PT Pertani untuk menghentikan pendistribusian telur, Senin (26/11/2018). Sholeh mengatakan, dari  perkembangan  dan laporan dari semua element  yang terlibat dalam penyaluran  BPNT memang kemarin ditemukan  yang rusak dan busuk dibeberapa titik. Pihaknya  sudah berusaha agar terlur busuk disingkirkan dan dilakukan pergantian oleh supliyer PT Pertani.

“Dinsos sebagai sekertaris tim korbansos pangan pada tanggal 24 kemarin telah mengeluarkan memo, agen yang sudah mendapatkan telur untuk segera menarik dan mengembalikan kepada supliyer, kemudian kita berikan kemudahan kemandirian untuk agen untuk kulakan (belanja.red) telur sendiri dan  dibelanjakan kepada masyarakat (KPM.red),” Ujar M Sholeh kepada sejumlah awak media.

“Komitmen pertani sudah cukup bagus bagimanapun yang bersangkutan telah mendukung penerintah jombang dalam rangka memberdayakan usaha mikro, dengan mengambil telur dari para peternak di Jombang, dan  terkait dengan adanya kerusakan- kerusakan dengan titik kelemaham yang kita evaluasi tindak lanjutnya adalah PT Pertani harus menghentikan penyaluran telur dalam rangka BPNt ini,” Imbuhnya.

Menurut evaluasi dari dinsos banyak faktor yang mengakibatkan telur rusak dan busuk diantaranya faktor cuaca, pengiriman hingga kandang yang tidak hiegenis.

“Banyak item  yang mengakibatkan telur ini busuk salaa stunya dalam pengiriman, cuaca yang berubah dan mungkin transportasi yan masih konvesional, pada saat kami melakukan evaluasi PT Pertani, mengambil langsung dari peternak, dari kandang ternak. Dari kandang ternak tidak menjamin higienitas kandang tersebut ,tidak menjamin kondisi telur sehat atau tidak ,oleh PT  Pertani masuk dc dan langsung diberikan ke agen,” pungkasnya.

Sementara itu Didit firmansyah selaku staf operasional saat mengatakan sudah melakukan penarikan di beberpa kecamatan dan rencananya di semua kecamatan akan dilakukan penarikan.

” Kita sudah lakukan penarikan, hari ini sudah 6 titik. Semua kecamatan, bahkan yang sidah didistribusikan di mojoagung dan sumoboto kita lakukan penarikan,” ujarnya

Disinggung terkait dengan penggantian telur yang telah didistribusikan ,pihaknya pasrah dengan keputusan dinsos Jombang

” Ndak tahu ini keputusan dinsos ditarik saja atau diganti, kalau untuk diganti kami bersedia di kecamatan kabuh dulu yang rusak juga kami ganti,” pungkasnya. (ham/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional