Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Bawaslu Libatkan Peran Mahasiswa dalam Pesta Demokrasi 2019

  • Rabu, 28 November 2018 | 18:10
  • / 19 Rabiul Uula 1440
Bawaslu Libatkan Peran Mahasiswa dalam Pesta Demokrasi 2019

Memontum Jombang——-Untuk mensukseskan pesta demokrasi  pemilihan umum tahun 2019 mendatang. Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang libatkan peran mahasiswa. Hal itu disampaikan ketua bawaslu Jombang Achmad Udi Masykur dalam acara goes to campus yang mengusung tema “Peran Mahasiswa dan Civitas Akademika Dalam Pengawasan Pemilu 2019, Rabu (28/11/2018).

“Karena meraka merupakan kaum milineal yang  berpengaruh terhadap perjalanan pemilu kita dimasa mendatang artinya tidak hanya tahun depan, tetapi berkaitan dengan pemilu di masa depan. Maka kemudian hal ini perlu kita lakaukan dalam kelompok strategis dalam hal ini mahasiswa yang dapat mwmbawa dampak yang signifikan,” ujarnya.

Udi berharap, mahasiswa berani berbuat membuat pemilu menjadi berbeda melalui gerakan pengawasan partisipatif yang juga telah mereka deklarasikan untuk bisa menjadi pengawas pemilu secara partisipatif, yang berarti pengawasan tidak hanya dilakukan bawaslu namun juga akan diperankan oleh teman – teman mahasiswa sebagai gerakan yang menuju perubahan.

Udi juga  menjelaskan, peran pengawasn mahasiswa nantinya dalam skup kecil.
mereka (mahasiswa.red) akan memainkan pengawasan di keluarga di tetangga kanan kiri, sedangkan dalam tahapan dan pemungutan suara mereka akan memainkan peran di TPS terdekat.

“Jadi kontrolnya mereka  kalau kemudian ada potensi mereka bisa melakukan potensi pencegahan secara mandiri, seperti yang mereka tanyakan berkaitan dengan isu-isu yang krusial, kampanye hitam, dan yang berkaitan dengan politik uang,” katanya.

“Artinya mereka cukup memberi featback terhadap isu-isu krusial yang hari ini perlu dilakukan gerakan yang masif,” Imbuhnya. Lebih lanjut, mahasiswa juga dapat melakukan gerakan struktural dengan mendaftar sebagai anggota KPPS melihat pembentukan kpps belum ditentukan.

“Mereka juga bisa menjadi petugas kpps, itu artinya potensi gerakan perubahan bisa melalui struktur dengan menjadi anggota kpps atau dengan kultur di luar struktur kalau  ada pelanggaran mereka akan berkoordinasi, melaporkan dengan pengawas pemilu setempat yang sudah kita singgung dalam acara tadi,” pungkas Udi. (ham/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional