Connect with us

Bondowoso

PPP Bondowoso Tur Ziarah ke Makam Para Ulama Bondowoso

Diterbitkan

||

PPP Bondowoso Tur Ziarah ke Makam Para Ulama Bondowoso

Memontum Bondowoso – Sejumlah pengurus DPC PPP kabupaten Bondowoso melakukan ziarah ke beberapa makam ulama di kabupaten Bondowoso. Adapun makam yang diziarahi adalah makam Ki Ronggo, Kiai Togo, KH. Husnan Bin Muhsin Wringin, KH. Abdul Mu’iz Turmudzi dan Masyayech lainnya. Ziarah wali ini merupakan rangkaian dari acara Harlah PPP ke 46 yang mengambil tema “Menguatkan Izzul Islam Wal Muslimin Menuju Indonesia Maju Dan Bondowoso Sae”, Senin (7/1/2019).

Ketua DPC PPP H. Buchori Mun’im menegaskan bahwa PPP mempunyai cita-cita dan perhatian besar memperjuangkan undang-undang maupun peraturan daerah yang bernuansa agama. “Merupakan kewajiban PPP sebagai partai politik yang berazaskan Islam memperjuangkan undang-undang atau Perda yang bernuansa syariah dilingkungan pemerintah daerah,”tegasnya.

Ditegaskan dalam Al Quran Surat Al-Imron ayat 104 yang artinya “Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka adalah orang-orang yang beruntung”.

Menurut dia, ayat ini mempunyai arti bahwa di setiap lini perjuangan dalam kehidupan, harus ada sekelompok orang yang bekerja untuk menyerukan pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Wadah perjuangan tersebut diantaranya ada dalam bidang politik.

“Di jalur politik, harus ada kelompok atau partai politik yang memperjuangkan kebaikan dan mencegah kemungkaran secara konstitusional. Caranya adalah membuat UU/Perda di tingkat nasional dan perda di tingkat daerah yang membuat atau memudahkan umat Islam bisa leluasa untuk mengerjakan kewajiban agama mereka,” kata Buchori.

Untuk itu, DPC PPP, melakukan kegiatan yang dijalankan hari ini adalah mengimplementasikan perintah Al-Quran untuk mewujudkan amar makruf nahi mungkar.

“Ziarah yang kami lakukan dalam rangka mendapatkan barokah dari para ulama’ yang telah banyak berjasa kepada negeri ini baik dalam hal ubudiyah maupun mu’amalah,”tutpnya. (ifa/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *