Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

Tingkatkan Kualitas Pendidikan,Dindik Kabupaten Malang Siapkan EPS

  • Rabu, 9 Januari 2019 | 11:44
  • / 2 Jumadil Uula 1440
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,Dindik Kabupaten Malang Siapkan EPS
M Hidayat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. (Dok)

Memontum-MalangGuna meningkatkan kualitas pendidikan terbaru tahun 2019, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang segera menggunakan Education Public Service (EPS) yang berisi semua sistem keadministrasian berbasis IT.

“Nanti akan langsung terhubung dengan server Dinas Pendidikan,” ujar Kepala Dindik Kabupaten Malang, M. Hidayat.

Dikatakan, seluruh sekolah dan lembaga pendidikan di Kabupaten Malang nantinya  bisa menggunakan EPS. Sebagai percobaan, Hidayat menyebut, saat ini EPS telah digunakan di beberapa sekolah dan lembaga pendidikan.

“Sudah ada beberapa yang diterapkan, nanti dalam kurun waktu 2 minggu hingga 1 bulan akan kami adakan evaluasi,” tambahnya.

Hal ini sangat penting, disamping luasnya  wilayah Kabupaten Malang. Dengan kondisi geografis yang beragam, pihaknya tidak menampik jika dalam menerapkan EPS membutuhkan waktu dan proses yang sedikit lebih lama.

“Wilayah kita (Kabupaten Malang) kan luas sekali, jadi ya harap maklum kalau prosesnya lama. Apalagi untuk persiapan akses internet beserta perangkatnya untuk di beberapa daerah kan juga ada yang masih susah untuk dijangkau,” ulas Hidayat.

Menurutnya, penerapan EPS juga sebagai upaya untuk mengikuti perkembangan jaman dimana saat ini industrialisasi di era digital dan berbasis IT sudah berkembang dengan sangat pesat.

“Ini sebuah keniscayaan, perkembangan industrialisasi di era digital, segala sesuatunya berbasis IT. Dan kita harus bisa mengikutinya,” tambahnya.

Juga dijelaskan, untuk anggaran yang digunakan dalam mempersiapkan EPS adalah kontribusi dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia meyebut, sebesar 20 persen dana BOS yang diperbolehkan untuk menyiapkan EPS.

“2018 sudah kami sosialisasikan melalui koordinator wilayah (Korwil) di 33 kecamatan. 2019 rencananya sudah bisa digunakan oleh 1.165 lembaga. Berhubung akses dan perangkatnya masih belum bisa dijangkau oleh seluruh wilayah, beberapa ada yang offline. Tapi tetep harus ada pelaporannya, ” urainya.

Nantinya, masih kata Hidayat, dalam EPS itu seluruh sistem keadministrasian ada di dalamnya, termasuk pelaporan dana BOS dan sistem pembelajaran. (sur/oso)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional