Connect with us

Kediri

Serangan DB Mengganas, Sebulan 232 Kasus, 9 Meninggal

Diterbitkan

||

Memontum KediriSerangan penyakit demam berdarah di Kabupaten Kediri cukup mengkhawatirkan, dari Awal Januari 2019 Dinas Kesehatan Kabupaten Kedirk mencatat sebanyak 232 kasus. Bahkan dari jumlah tersebut tercatat 9 meninggal dunia.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Nur Munawaroh mengatakan, tren peningkatan kasus demam berdarah dipengaruhi perubahan cuaca. “Tingginya intensitas hujan di siang hari yang diselingi dengan panas memicu perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Selain itu pada tahun ini memasuki puncak siklus tiga tahunan di bulan Januari, ” katanya.

Nur Munawaroh menambahlan, untuk penanggulangan, Dinkes menggalakkan program satu rumah satu jumantik pemberantasan sarang nyamuk serta fogging bagi daerah yang ditemukan penderita demam berdarah. Atas peristiwa ini, Dinkes menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Ketika ditanya data korban meningga akibat DB tersebut, Nur Munawaroh tidak menyebutkan, ia mengatakan data korban belum terinput.

Namun berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyebutkan jumlah kasus demam berdarah pada bulan Desember 2018 sebanyak 205. Sedangkan Januari 2019 hingga pertengahan mencapai 232 kasus, dengan jumlah kematian 9 orang.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, wabah demam berdarah terus mengalami peningkatan. Pada bulan Januari 2017 terdapat 115 kasus. Naik menjadi 151 pada Januari 2018 dan menjadi 232 kasus pada pertengahan Januari 2019.

Seperti diberitakan sebelumnya Siva Mei Nurul (3,7), balita asal Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, salah satu dari 9 korban meninggal akibat serangan DB.(mid/ima/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Terpopuler