Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Puluhan Rumah Warga Situbondo Rusak Dihantam Angin Kencang

  • Kamis, 24 Januari 2019 | 12:07
  • / 17 Jumadil Uula 1440
Puluhan Rumah Warga Situbondo Rusak Dihantam Angin Kencang
BERANTAKAN: Kondisi rumah warga rusak akibat tertimpa pohon di Desa Kendit, Kecamatan Kendit. (im)

Memontum Situbondo Puluhan bangunan rumah rusak akibat terjangan curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang, di beberapa Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Terkait bencana ini Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat, Rabu (23/1/2019) langsung mendatangi lokasi bersama Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo serta bersama pihak – pihak terkait.

Peristiwa angin kencang menyebabkan puluhan rumah rusak dan fasilitas umum juga rusak yang terjadi mulai pukul 17.00 Wib dan berlangsung selama dua jam, Selasa malam. Lokasi terparah terjadi di wilayah barat Desa Tamansari dan Desa Kendit serta beberapa rumah sepanjang jalan pantura Kabupaten Situbondo. Rata-rata rumah rusak berat akibat tertimpa pohon.

HANCUR: Akibat diterjang angin sangat kencang, papan nama Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, hancur berantakan ditimpa Pohon roboh. (im)

HANCUR: Akibat diterjang angin sangat kencang, papan nama Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, hancur berantakan ditimpa Pohon roboh. (im)

Wilayah terdampak Desa Kendit, Desa Tambak Ukir, Desa Bugeman, Desa Curah Kalak, Desa Pesanggrahan, Desa Tamansari, dan Kelurahan Mimbaan, diperkirakan lebih 70 rumah rusak akibat diterjang angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat, saat dikonfirmasi Wartawan Memontum.com, melalui Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo Gatot Trikorawan,SE,.M.Si mengatakan, ada puluhan rumah yang mengalami kerusakan mulai ringan hingga berat.

“Banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalan Pantura dari Banyuglugur hingga Banyuputih. Umumnya bagian atap rumah warga rusak dan ada bangunan yang ambruk dikarenakan angin kencang seperti di Kecamatan Kendit (Desa Kendit, Tambak Ukir, Bugeman, ) dan di Kecamatan Sumbermalang, Desa Taman Sari. Sampai saat ini masih dilakukan assesment”, kata Gatot Trikorawan di Kantornya, Rabu (23/1/2019).

Masih kata Gatot, siang ini tim Pusdalops BPBD bersama TNI/Polri masih melakukan tindakan pembersihan di lokasi bencana. Dan melakukan langkah assesment terhadap kerusakan fasilitas umum serta rumah para korban.

“Hari ini Bupati dan Wakil Bupati Situbondo melalui Dinas PUPR memberikan bantuan bronjong kepada Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, dalam rangka penanggulangan bencana dan Kerusakan tanggul pinggir sungai serta mengevakuasi para korban terjangan cuaca ekstrem. Termasuk dari Anggota Kodim 0823 Situbondo dan dari Anggota Polres Situbondo meninjau langsung ke lokasi bencana”,terang Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.

Gatot menambahkan, Melanjutkan dari imbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya pada tanggal 16 Januari 2019, BMKG kembali memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan SIAGA dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

” Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019, ” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan mulai insetitas rendah hingga lebat akan terjadi di wilayah Jawa Timur khusus di Situbondo, Probolinggo, Bondowoso, Nganjuk dan wilayah lain. Terkait kondisi cuaca ini masyarakat diminta tetap waspada dan berhati – hati melihat kondisi cuaca ekstrem tersebut. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional