Connect with us

Situbondo

Puluhan Rumah Warga Situbondo Rusak Dihantam Angin Kencang

Diterbitkan

||

BERANTAKAN: Kondisi rumah warga rusak akibat tertimpa pohon di Desa Kendit, Kecamatan Kendit. (im)

Memontum Situbondo Puluhan bangunan rumah rusak akibat terjangan curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang, di beberapa Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Terkait bencana ini Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat, Rabu (23/1/2019) langsung mendatangi lokasi bersama Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo serta bersama pihak – pihak terkait.

Peristiwa angin kencang menyebabkan puluhan rumah rusak dan fasilitas umum juga rusak yang terjadi mulai pukul 17.00 Wib dan berlangsung selama dua jam, Selasa malam. Lokasi terparah terjadi di wilayah barat Desa Tamansari dan Desa Kendit serta beberapa rumah sepanjang jalan pantura Kabupaten Situbondo. Rata-rata rumah rusak berat akibat tertimpa pohon.

HANCUR: Akibat diterjang angin sangat kencang, papan nama Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, hancur berantakan ditimpa Pohon roboh. (im)

HANCUR: Akibat diterjang angin sangat kencang, papan nama Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, hancur berantakan ditimpa Pohon roboh. (im)

Wilayah terdampak Desa Kendit, Desa Tambak Ukir, Desa Bugeman, Desa Curah Kalak, Desa Pesanggrahan, Desa Tamansari, dan Kelurahan Mimbaan, diperkirakan lebih 70 rumah rusak akibat diterjang angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat, saat dikonfirmasi Wartawan Memontum.com, melalui Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo Gatot Trikorawan,SE,.M.Si mengatakan, ada puluhan rumah yang mengalami kerusakan mulai ringan hingga berat.

“Banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalan Pantura dari Banyuglugur hingga Banyuputih. Umumnya bagian atap rumah warga rusak dan ada bangunan yang ambruk dikarenakan angin kencang seperti di Kecamatan Kendit (Desa Kendit, Tambak Ukir, Bugeman, ) dan di Kecamatan Sumbermalang, Desa Taman Sari. Sampai saat ini masih dilakukan assesment”, kata Gatot Trikorawan di Kantornya, Rabu (23/1/2019).

Masih kata Gatot, siang ini tim Pusdalops BPBD bersama TNI/Polri masih melakukan tindakan pembersihan di lokasi bencana. Dan melakukan langkah assesment terhadap kerusakan fasilitas umum serta rumah para korban.

“Hari ini Bupati dan Wakil Bupati Situbondo melalui Dinas PUPR memberikan bantuan bronjong kepada Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, dalam rangka penanggulangan bencana dan Kerusakan tanggul pinggir sungai serta mengevakuasi para korban terjangan cuaca ekstrem. Termasuk dari Anggota Kodim 0823 Situbondo dan dari Anggota Polres Situbondo meninjau langsung ke lokasi bencana”,terang Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.

Gatot menambahkan, Melanjutkan dari imbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya pada tanggal 16 Januari 2019, BMKG kembali memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan SIAGA dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

” Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019, ” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan mulai insetitas rendah hingga lebat akan terjadi di wilayah Jawa Timur khusus di Situbondo, Probolinggo, Bondowoso, Nganjuk dan wilayah lain. Terkait kondisi cuaca ini masyarakat diminta tetap waspada dan berhati – hati melihat kondisi cuaca ekstrem tersebut. (im/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Dua Pemotor Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Banyuputih Situbondo

Diterbitkan

||

KECELAKAAN: Kondisi 2 pengendara saat kecelakaan di TKP. (tik)

Memontum Situbondo – BRAAKK! Dua pemotor dari arah yang sama mengalami laka lantas di jalan raya Pantura Banyuputih tepatnya di Km 229.9 arah Surabaya, Keduanya dilarikan ke Puskesmas Banyuputih dengan luka luka disekujur tubuh. Selasa (24/9/2019) siang.

Wahet (30) warga Dusun Blangguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, mengemudikan Sepada motor Honda scoopy nopol. AE 3622 NB melaju dari arah Banyuwangi, tepatnya pada pukul 10.25 Wib di KM 229.9 mendadak sepeda motor pedagang penthol ( tanpa platnomer) yang dikemudikan oleh Kikik (35) asal Dusun dan Desa yang sama, menyebrang jalan, karena jarak terlalu dekat, keduanya hingga terjadi benturan tidak bisa dihindari.

Sehingga membuat keduanya terkapar ditengah jalan, dibantu warga sekitar kedua korban akibat kecelakaan dilarikan ke Puskesmas Banyuputih, sementara dua unit kendaraan diamankan di Mapolsek Banyuputih.

Kapolsek Banyuputih AKP Didik Rudianto SH saat ditemui Wartawan Memontum.com dikantornya membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk sementara ini tidak ada korban jiwa, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Banyuputih untuk mendapatkan perawatan dan dua kendaraan langsung kami amankan di Polsek Banyuputih, ” kata Kapolsek AKP Didik Rudianto. (tik/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Situbondo

Kunjungi Polsek Jajaran, Kasi Propam Tekankan Netralitas dalam Pilkades Serentak

Diterbitkan

||

Kasi Propam Polres Situbondo, IPDA Harsono SH saat kunjungi Polsek Kapongan Situbondo dan tampak memberikan arahan kepada Kapolsek serta pada semua anggotanya. (im)

Memontum Situbondo – Propam Polres Situbondo melaksanakan safari keliling pada Polsek Jajaran dalam rangka sosialisasi dan pemasangan banner penekanan Kapolres Situbondo terkait netralitas Polri dalam Pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten Situbondo, Selasa (24/9/2019) pagi.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasi Propam Ipda Harsono SH yang menindaklanjuti dan meneruskan penekanan Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH terkait netralitas anggota Polri dalam pelaksanaan Pilkades dimana netralitas Polri dalam pilkada diatur dalam pasal 28 UU No.2/2002 tentang Polri.

“Tugas Polri adalah pengamanan, ada sangsi tegas bagi yang melanggar atau tidak netral mulai dari teguran, demosi hingga dipecat, ” terang Ipda Harsono, kepada Memontum.com.

Selain itu, Kasi Propam juga menyampaikan pesan Kapolres Situbondo kepada para Bhabinkamtibmas, bahwa di masing-masing desa agar meningkatkan komunikasi, koordinasi lintas sektoral.

“Untuk mencegah sekecil apapun permasalahan, agar dapat diselesaikan secara bersama-sama sebelum timbul konflik yang besar, ” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi dan pemasangan banner netralitas anggota Polri dalam Pilkades tersebut dilaksanakan di 17 Polsek Jajaran Polres Situbondo. (im/oso)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler