Connect with us

Probolinggo

DLH Probolinggo Rutin Pangkas Dahan

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo—-Cuaca Buruk seperti angin kencang sempat dirasakan di Kota Probolinggo dalam beberapa bulan terakhir, guna menghindari pohon roboh yang membahayakan pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo melakukan pemangkasan setiap hari.

Kabid konservasi dan Pertamanan pada DLH Kota Probolinggo,Neli , mengatakan, permasalahan pohon di Kota Probolinggo sudah di tangani, jadi dalam beberapa bulan kedepan kasus pohon roboh atau ada dahan yang tumbang insya.allah sudah tidak ada lagi.
“Kita bisa lihat kedepannya, adanya angin kencang, tapi pohon roboh itu hampir boleh dikatakan sudah tidak ada lagi, karena kita rutin melakukan pemangkasan biar tidak menggangu lalu lintas,” ucapnya. Sabtu (26/1/2019)

Pemangkasan yang dimaksudkan Neli adalah pengurangan beban, dalam artian kalau ada beberapa pohon yang sudut kemiringannya dengan cabangnya melebihi empat puluh lima derajat dan juga dilihat lagi melalui tekstur cabang pohon tersebut lapuk atau tidak.
“Kalau kemiringannya lebih dari 45 derajat bebannya akan kita kurangi agar pohon itu tumbuh ke atas, atau juga kalau cabang dari pohon itu lapuk juga kita kurangi,” jelasnya.

Jadi bisa dikatakan, Kota Probolinggo,mudah mudahan sudah tidak ada lagi pohon tumbang yang disebabkan angin kencang, karena semua yang bisa mengakibatkan pohon tersebut roboh sudah di tangani Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu Ia juga mengungkapkan, DLH terus melakukan pemangkasan rutin. bekerjasama dengan forum lalu lintas apabila ada pohon, ranting atau tumbuhan yang menutupi rambu-rambu lalu lintas serta menutup lampu PJU akan segera dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup.

“Kalau ada rambu-rambu lalu lintas atau lampu PJU yang terlindung oleh dahan pohon atau tumbuhan lainnya, mereka langsung memberitahu kami dan langsung kita pangkas,”pungkasnya. (geo/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Terpopuler