Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Muatan Terlalu Berat, Truk Mundur, Lindas Warga Parang Argo

  • Senin, 20 November 2017 | 21:56
  • / 1 Rabiul Uula 1439
Muatan Terlalu Berat, Truk Mundur, Lindas Warga Parang Argo

Memontum Kota Malang — Suwartiningsih (64) warga Desa Parang Argo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Senin (20/11/2017) sekitar pukul 10.30, tewas seketika dalam kecelakaan beruntun di Jl Pelabuhan Tanjung Emas, tepatnya depan Polo Gigi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Yakni setelah Motor Honda Revo Nopol Nopol N 6062 EY yang dikendarai Suwartiningsih terseret truk Nopol BG 8721 UN bermuatan batu koral yang dikemudikan Mulyono (54) warga Desa Sukowilanguan, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, yang berjalan mundur. Tak hanya itu truk tersebut juga menghantam Mobil Grand max Nopol 9489 DK yang dikemudikan Yudi Aryanto (45), warga Jl KH Ahmad Dahlan, Kota Malang dan mobil Toyota Rush Nopol N 1190 DI yang dikemudikan Mulyani (39), warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Informasi Memo X menyebutkan bahwa sebelum kejadian truk yang dikemudikan oleh Mulyono melaju dari selatan ke utara. Saat di lokasi yang tanjakannya lumayan tinggi, truknya yang bermuatan koral hilang kendali hingga berjalan mundur. Truk tersebut kelebihan muatan hingga tidak mampu melaju di jalan tanjakan.

Truk tersebut berjalan mundur menghantam Grand Max dan motor yang dikendarai oleh Suwartiningsih yang berjalan searah. Truk tersebut baru berhenti setelah menghantam Mobil Toyota Rush yang sedang di parkir di pinggir jalan. Mobil Rush tersebut terdorong hingga menabrak tiang listrik. Suwartiningsih tewas seketika dengan luka parah pada bagian kaki dan perut.

Menurut keterangan Yudi Aryanto pengemudi Grand Max mengatakan bahwa saat itu Truk tersebut melaju di depannya.

“Saya sudah mengira bahwa truk tersebut tidak akan kuat sehingga saya mengambil jarak. Ternyata benar, truk tersebut tidak kuat menanjak hingga berhjalan mundur. Tadi saya sempat mendengar, suara korban yang mengendarai motor, teriak Pak-pak-pak seperti memberikan peringatan kepada sopir truk supaya tidak mundur. Namun truk itu tetap berjalan mundur menabrak motor dan mobil saya,” ujar Yudi.

Petugas saat melakukan evakuasi. (ist/fb)

Petugas saat melakukan evakuasi. (ist/fb)

Kanit laka Lantas Polres Malang Kota Iptu Junaedi SH mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

“Truk tersebut kurang hati-hati dan waspada. Truk tersebut kelebihan muatan hingga saat melaju ditanjakan, hilang kendali hingga berjalan mundur,” ujar Iptu Junaedi. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional