Connect with us

Sampang

Seri Pertama Liga Perkutut Sampang Bersatu 2019 Sukses Digelar

Diterbitkan

||

Ketua AKN Aksan (pake topi), bersama dengan Wakil Bupati Sampang H.Abdullah Hidayat (tengah).

# Ratu Bilqis, Sabotase, Syahrini, Joko Samudro  Sabet Juara

Memontum Sampang Gelaran lomba yang dikemas dalam Liga Perkutut se Jawa Timur  seri pertama, Minggu (3/2/2019) berlangsung sukses. Sebanyak 285 peserta dari penghobi perkutut se Jatim ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Mohammad Aksan, sebagai Ketua AKN dan penyelenggara liga perkutut mengaku bersyukur atas suksesnya acara. Selain jumlah peserta yang sesuai harapan, jalannya lomba sendiri juga tidak ada kendala berarti. “Alhamdulillah selesai dan semuanya berjalan lancar, amin,” ujar Aksan.

Suasana lomba Liga Perkutut

Suasana lomba Liga Perkutut

Sisyanton alias Anton  sebagai Ketua P3S1 (Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia) Kabupaten Sampang menegaskan lomba perkutut ini sudah diakui dan sudah dapat restu keberadaannya di bumi Kabupaten Sampang oleh pemkab setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang  H. Abdullah Hidayat yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan motivasi dan dukungan moril kepada peternak dan penghobi lomba burung perkutut se Jawa Timur. Orang nomor dua di Pemkab Sampang tersebut berharap dengan maraknya lomba perkutut diharapkan bisa membawa dampak ekonomi baik untuk peternak maupun masyarakat pada umumnya. “Saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada panitia dan para peserta, selamat bertanding, selamat menjalin silaturahim di Sampang,” ujarnya.

Liga Perkutut Sampang Bersatu 2019 diikuti sebanyak 285 orang peserta untuk semua kelas dan untuk juri ada 14 orang. Masing -masing kelas punya juara masing – masing. Untuk kelas dewasa senior disabet RATU BILQIS ( H.Zakki/H.Jakfar) dari Ring ABABIL Sampang. Kelas dewasa junior disabet SABOTASE ( RA.Mahmud ) dari Ring CTP Bangkalan. Kelas piyik junior disabet SYAHRINI (imam /tim PGM) dari Ring AKN Sampang dan di kelas piyik hanging disabet JOKO SAMUDRO ( H.Somhaji ) dari Ring Permata Malang.

Liga Perkutut Sampang 2019 dalam menentukan juara berdasarkan poin. “Semuanya nanti ada 10 kali pertemuan (lomba ). Dari 10 kali pertemuan itu nantinya akan dikumpulkan poinnya  dan di akhir lomba nanti poin tertinggi, dialah sang juara dan berhak mendapatkan doorprice hadiah pertama,” pungkas Aksan, Ketua AKN Kabupaten Sampang. (img/ono )

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Biaya Pemulangan TKI Mendadak Ludes

Diterbitkan

||

LUDES : Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang Agus Sumarso menjelaskan habisnya anggaran bantuan untuk keluarga TKI.

Diskumnaker Berdalih Sudah Terserap

Memontum Sampang – Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang yang meninggal harus menggunakan dana pribadi. Pasalnya, memasuki triwulan ketiga dana bantuan di Diskumnaker mendadak habis. Sehingga, selama ini keluarga TKI harus mengeluarkan biaya sendiri. Terutama angkutan yang mengantarkan jenazah ke rumah TKI. Sayangnya, pihak pemerintah tidak terbuka soal realisasi dana bantuan yang disiapkan untuk tahun 2020.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang Agus Sumarso saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa anggaran bantuan yang sudah terserap tersebut bagi jenazah TKI yang diturunkan di Bandara Jakarta.

Namun, secara mendadak dia menjawab untuk jenazah TKI yang turun di Surabaya anggarannya masih ada. Padahal sebelumnya, keluarga TKI yang menjemput jenazah di Surabaya sudah tidak mendapat bantuan. Dengan alasan anggaran sudah habis. “”Jiika ada jenazah TKI dari Malaysia diturunkan di Jakarta harus biaya secara mandiri,. Kalau yang turun di Surabaya masih ada bantuan dana,” ungkapnya, Kamis (3/9/2020).

Dia mengatakan selama beberapa bulan terakhir belum ada jenazah TKI yang datang. Alasannya karena tidak ada pesawat ke Indonesia, sayangnya sebagian anggaran sudah habis. “Kemudian informasinya kami peroleh pada 15 September ini akan ada pemulangan jenazah dari Surabaya,” imbuh Agus Sumarso.

Ditanya soal realisasi bantuan dana pemulangan jenazah TKI? Pihaknya mengaku sudah tercatat 71 bantuan yang sudah dilakukan. Yakni bantuan fasilitas angkutan.

Terpisah, Misbahul Munir, Ketua Kordinator IKMA Sampang membenarkan, terserapnya anggaran secara total sejak pertengahan Bulan Agustus 2020 kemarin. “Habisnya anggaran dari 14 Agustus 2020 sehingga, bagi jenazah TKI yang dipulangkan dari bandara Jakarta harus secara mandiri, kalau dari Bandara Surabaya tetap mendapatkan bantuan,” ucapnya.

Ia menambahkan, terkait biaya pemulangan jenazah dari Malaysia akan menghabiskan biaya sekitar Rp. 14 juta. Sedangkan, untuk biaya ambulance yang harus disediakan oleh orang ahli waris bila jenazah turun di bandara Jakarta diprediksi akan menghabiskan Rp. 11 juta. “Baiaya ambulan dari Jakarta menuju Madura sebesar Rp. 11 juta. Itu dari bandara ke rumah TKI,” pungkasnya. (fat/syn)

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Dilecehkan, Juhairiyah Polisikan Akun FB Istri Mantan Suaminya

Diterbitkan

||

LAPOR : Juhairiyah menunjukkan berkas laporannya di Mapolres Sampang.

Memontum Sampang – Juhairiyah, 33, warga Dusun Kombang, Desa Ketapang Laok, Kabupaten Sampang, Jawa Timur melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baiknya ke polisi. Perempuan paroh baya itu tidak terima dengan pemakai akun facebook “Indach Manja abiz” yang dinilai melecehkan harga dirinya.

Juhairiyah menilai tulisan pemilik akun “Indah Manja abiz” terhadap dirinya tidak senonoh. Bahkan dia merasa nama baiknya tercemar. Sehingga Juhairiyah melaporkan kasus itu ke Mapolres setempat. Setelah diselidiki, pemilik akun yang dilaporkan diketahui orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya.

Setelah dilakukan pencarian, diduga pemilik akun berasal dari warga Desa Ketapang Timur, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. “Saya tidak terima jika nama baik saya dicemarkan oleh pemilik akun media sosial facebook bernama ‘Indach Manja abiz’. Perlu digaris bawahi, saya di bilang Pelacur,” ujar Juhairiyah di Mapolres Sampang.

Lebih lanjut Juhairiyah mengungkapkan, atas postingan pemilik akun tersebut, dirinya mengaku dicibir bahkan dibully oleh netizen yang lain. Padahal, ia tidak kenal dengan pemilik akun itu dan postingannya baru diketahui beberapa hari yang lalu.

“Sekitar satu jam setelah ditegur, postingan yang berisi kalimat pencemaran nama baik saya itu langsung dihapus. Namun, sudah saya screenshot sebagai bukti, karena akan saya laporkan ke polisi atas pencemaran nama baik,” ungkap Juhairiyah.

Usut demi usut, kata Juhairiyah, hal itu berawal pada saat sebelum hari raya Idul Adha lalu sekitar pukul 06.30, dirinya dicegat oleh salah seorang wanita yang tidak dikenal saat hendak pergi ke toko miliknya di Pasar Batu lenger Sokobanah. “Namun, selang beberapa lama kemudian, datang mantan suami saya dan menghampiri wanita yang tidak dikenal ini. Setelah ditanya berulang kali mantan suami saya ini mengakui bahwa wanita itu adalah istrinya yang sekarang,” ungkap Juhairiyah.

Pada intinya, kata Juhairiyah, dirinya dianggap mengganggu mantan suami yang saat ini telah beristri wanita tersebut. Setelah diselidiki, ia menduga ternyata pemilik akun facebook ‘Indach Manja abiz’ ini adalah istri mantan suaminya.

“Dari kejadian itulah, wanita yang dimaksud tersebut memposting kalimat yang berisi pencemaran nama baik saya di facebook. Oleh karena itu, saya merasa tidak terima dan saya laporkan ke polisi pemilik akun facebook bernama ‘Indach Manja abiz,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Pilliang mengatakan, membenarkan ada pengaduan dari salah satu warga ke pihaknya, terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial. “Langsung ke anggota unit yang menangani, karena pengaduan tersebut belum masuk ke saya. Untuk sementara sifatnya masih Pengaduan Masyarakat (Dumas). Jika memang benar, kami nanti akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Riki. (fat/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler