Connect with us

Kabupaten Malang

Sinergikan BUMDes dalam Pengelolaan dan Manajemen Kopi Dampit

Diterbitkan

||

Pelatihan BUMDes Mitra Abadi Rembun Tentang Manajemem Pengelolaan Kopi Dampit. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

Memontum Malang–Agar berdampak pada banyaknya kebutuhan produk kopi untuk lebih banyak terjual,serta meningkatkan pendapatan para petani khususnya wilayah Kecamatan Dampit,ada program mensinergikan antar BUMDes se-wilayah Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.

“Kami akan sinergikan antar BUMDes penghasil kopi dengan desa bagian kelola manajemen. Seperti halnya Desa Sukodono,salah satu desa penghasil kopi terbesar di wilayah Kecamatan Dampit, dengan Desa Rembun yang dijamin ahli dalam bidang manajemen, ” ujar Moch Sutanto Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Dampit saat ditemui memontum.com.

Sebelum berlangsungnya pelatihan para pelaku BUMDes Rembun tentang manajemen pengelolaan kopi Dampit, Rabu (6/2/2019) siang, Moh Sutanto menguraikan tujuan pelatihan. Dengan pelatihan tersebut diharapkan ada sinergi antara beberapa BUMDes sebagai stekholder kegiatan bisnis berbasis kopi.

“Bersama BUMDes Mitra Abadi Rembun ini  kami melakukan kegiatan manajemen sekaligus pemasaran.Diharapkan,akan berdampak pada banyaknya kebutuhan produk kopi.Lepas dari itu akan lebih banyak terjual termasuk menambah pendapatan petani sekitar,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Istilahwati, Sekretaris BUMDes Mitra Abadi Rembun menjelaskan,ada beberapa jenis usaha yang dia kelola seperti,

usaha persewaan molen, e – warung, pembayaran listrik, air, Bpjs, transaksi keuangan seperti transfer sama tarik tunai agen BNI 46, rencana air bersih, pertanian, peternakan termasuk rencana  pengemasan kopi.

“Berdirinya BUMDes ini belum genap satu tahun, tetapi kami sudah memiliki banyak usaha.Kedepan,kami berharap,BUMDes ini betul-betul eksis sebagai Badan usaha milik desa,” ujar Istilahwati berharap.

 Sementara, Siadi, Kepala quality control kopi Sridonoretno Desa Sukodono Dampit mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan siap bersinergi. Secara dampak ekonomi,kata Siadi,ada sifat saling menguntungkan yang tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

 Ungkapan senada juga disampaikan H Suliadi Kepala Desa Rembun. Pihaknya sangat mendukung program tersebut. “Apapun jenis usaha yang dikelola  BUMDes Mitra Abadi ini kami berharap, kedepan lebih cerah,lebih berkualitas juga  diharapakan dapat melahirkan industri industri kreative yang akan  memberdayakan masyarakat desa, ” ujar  Abah Suliadi singkat. (sur/oso)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Terpopuler