Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Usai Resmi Dilantik, Khofifah-Emil Diarak Keliling

  • Selasa, 12 Februari 2019 | 16:35
  • / 6 Jumadil Akhir 1440
Usai Resmi Dilantik, Khofifah-Emil Diarak Keliling

Memontum SurabayaUsai menjalani prosesi pelantikan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada hari ini, Rabu (13/2/2019), rencananya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak, akan disambut berbagai rangkaian perayaan dari pendukung dan rakyat.

Ketua Tim Kreatif Khofifah-Emil, Helmy M Noor, membenarkan memang ada rangkaian penyambutan yang dilakukan mulai dari Bandara Juanda. “Setibanya di bandara sekitar pukul 12.00 Bu Khofifah dan Mas Emil akan kami sambut,” kata Helmy saat di konfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Helmy melanjutkan, setelah dari Bandara pasangan Khofifah-Emil diarak langsung menuju Masjid Nasional Al Akbar Surabaya untuk menunaikan shalat sunnah Tahiyatal Masjid, jamaah Shalat Dzuhur, doa bersama, dan ditutup dengan sujud syukur.

“Lalu di pintu timur Masjid, bu gubernur akan disambut Shalawat Nabi diiringi 1.000 rebana. Dan usai di Masjid Al Akbar mereka menuju Tugu Pahlawan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Helmy menjelaskan di Tugu Pahlawan, Khofifah-Emil disuguhi  199 penari Remo. Setelah itu mantan Menteri Sosial ini akan memberikan pidato perdannya sebagai gubernur Jatim.

“Selesai di Tugu Pahlawan, pasangan ini menuju Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, dengan naik kereta khas Madura musik Ul-Daul, yang diiringi barisan drumband, barongsai dan banyak kesenian lainnya,” lanjutnya.

Setiba di Gedung Negara Grahadi, mereka disambut oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim, Muslimat NU, dan masyarakat yang dilanjutkan pembacaan doa Khotmil Qur’an.
“Karena sejak siang, di Gedung Negara Grahadi digelar Khotmil Qur’an yang dibaca oleh 99 hafidz dan hafidzah,” imbuh Helmy.

Angka 99 hafidz dan hafidzah ini, itu selaras dengan program 99 hari Khofifah-Emil memimpin Jatim. Menurutnya angka 99 diambil dari semangat Asma’ul Husna yang memiliki makna historis dan spiritual yang tinggi.

“Acara dilanjutkan buka puasa bersama saat Maghrib, karena kebetulan hari itu Kamis, ibu gubernur dan bapak wakil gubernur menunaikan puasa sunnah, jadi sekaligus buka puasa, terus ada juga santunan buat anak yatim dilanjutkan istighosah,” tutup Helmy. (sur/ano/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional