Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Ciptakan Probolinggo Kondusif Habib Hadi Turun Langsung ke Satpol PP… Apa Yang Didapat?

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 19:23
  • / 11 Jumadil Akhir 1440
Ciptakan Probolinggo Kondusif Habib Hadi Turun Langsung ke Satpol PP… Apa Yang Didapat?
Habib Hadi saat melihat dan kroscek hasil sitaan Miras dan berikan pengarahan langsung kepada yang terjaring razia (pix)

Memontum Probolinggo – Untuk menciptakan Kota Probolinggo kondusif, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, langsung datang ke kantor Satpol pp tanpa pengawalan dan ajudan, karena Habib Hadi mengetahui jika Satpol PP mengadakan razia miras, dan di tempat yang di duga rawan. Satpol PP atau penegak perda yang dibawah pimpinan Agus Effendi, dengan Timsus Trantib binaanya, di malam Minggu dan langsung menggelar hunting keliling di pinggiran kota dan targetnya warung remang-remang dirazia petugas Satpol PP.

Mengawali razia tersebut, tim gabungan Satpol PP bersama tim subdenpom V/3-1 langsung bergerak ke arah Alun-alun Kota Probolingo, ditempat tersebut petugas menemukan anak muda mudi sedang asik gelar pesta miras jenis Arak, uniknya untuk mengelabui petugas, minuman Arak yang di campur minuman isotonik ini ditempatkan di plastik, yang di minum dengan sedotan secara bergantian, mirip seperti minuman ringan, namun setelah dicium petugas teryata aroma mirip Methanol, dwngam adanya barang bukti yersebut belasan anak langsung diamankan.

Setelah dari Alun-alun, petugas juga menyisir sejumlah tempat yang di duga menyediakan miras, yang biasanya dijadikan mangkal pemuda untuk tempat pesta miras.

Alhasil dari lokasi tersebut petugas berhasil mengamankan 19 pemuda dan anak jalanan pesta miras dan mabuk akibat miras oplosannya, selain itu juga ada 13 perempuan berada di warung remang-remang. Lokasi tersebut di Jalan Supriadi, Jalan Semeru dan Jalan Prof Dr Hamka. Semua pemilik warung dan anak buahnya langsung di bawa ke kantor satpolPP untuk di data dan di beri pembinaan. Karena di ketahui warung-warung tersebut tidak memiliki ijin berjualan miras.

Seperti yang terjadi saat penangkapan di salah satu warung di Jalan Supriyadi, petugas mengamankan pasangan yang diduga selingkuh, semoga karena tidak tidak bisa menunjukkan identitas kepada petugas, dan saat diamankan si perempuannya menangis histeris. Selain itu juga, perempuan muda di warung Jalan Semeru juga menangis saat dinaikkan ke truk Satpol PP.

Dari penyisihan razia yang di lakukan SatpolPP dan subdenpom tersebut, berhasil mengamankan 42 orang dan sepasang kekasih yang diduga selingkuh, juga mengamankan ratusan botol miras serta alat judi Glodok di cafe yang berada di Jalan Prof Dr Hamka.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional