Connect with us

Bangkalan

Kasus Akun Facebook Mathur Berlanjut, Pelapor Diperiksa Polisi

Diterbitkan

||

Simpatisan bupati Bangkalan saat mendatangi Mapolres Bangkalan.

Memontum BangkalanKasus pelaporan status akun atasnama Mathur rupanya terus berlanjut. Dua kelompok sosial masyarakat yang mengatasnamakan Tim Media Simpatisan Bupati Bangkalan (TMSBB) dan Jaringan Santri Bangkalan (JSB), kembali mendatangi Mapolres Bangkalan, Senin (18/2/2019). Mereka mempertanyakan pengaduan yang mereka lakukan atas akun facebook bernama Mathur. Sebab, dalam status yang ditulis 11 Februari 2019 tersebut diduga telah melecehkan nama baik Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron dan kaum santri.

Pihak polres Bangkalan pun langsung memeriksa atau meminta keterangan dari pelapor. Yakni ketua TMSBB dan Sekretarisnya. Selain itu, ketua JSB dan Sekretarisnya juga diperiksa. Mereka diperiksa selama 4 jam dengan beberapa pertanyaan.

Ketua JSB, Huda Ismail menyampaikan, pihaknya hanya ingin menjaga kondusifitas Bangkalan. Alasannya, para santri dan para ustad sering menanyakan perihal status hukum atas status yang di posting oleh akun facebook bernama Mathur. Sebab, dalam status itu dianggap melecehkan dan mencemarkan nama baik santri. Jika permasalahan ini tidak segera diproses, dirinya khawatir para kaum santri serta asatidz akan turun kejalan.

“Kami berharap pihak kepolisian segera memproses permasalahan ini sesuai dengan proses hukum yang ada. Bangkalan saat ini sudah kondusif, jadi kami mohon dan berharap pihak kepolisian memproses permasalahan ini agar Bangkalan tetap kondusif. Kami yakin pihak kepolisian profesional dalam menangani permasalahan ini,” terangnya.

Saa diperiksa dirinya sudah memberikan keterangan sesuai pertanyaan dari penyidik kepolisian. Bahkan dirinya sudah menyerahkan beberapa bukti screenshot postingan status dari akun facebook Mathur yang diduga telah melecehkan nama baik Bupati Bangkalan dan kaum santri.

“Beberapa bukti sudah kami berikan kepada pihak penyidik, lima lembar screenshot yang sudah kami print,” jelasnya.

Sementara itu, ketua TMSBB Amir Hamzah mengatakan, dirinya melaporkan akun facebook bernama Mathur berdasarkan bukti yang telah dimiliki. Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar kepolisian bisa segera memproses persoalan tersebut. Sebab, pemilik akun juga membenarkan kalau akun tersebut memang asli kepemilikannya.

“Mathur menulis status diakun facebooknya itu kan gak punya bukti. Kalau gak ada bukti kan itu berita bohong. Memang betul yang dirugikan pak bupati, tapi kami sebagai simpatisan juga merasa dirugikan. Kan ini sudah ada bukti. Dan Mathur mengiyakan bahwa itu akunnya. Dia juga yang menulis status itu,” paparnya. (rid/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bangkalan

Tak Ada Transparansi, Warga Banyuning Laok Minta Pendaftaran BPD Diulang

Diterbitkan

||

Perwakilan masyarakat Desa Banyuning Laok Kecamatan Geger melakukan hearing ke komisi A DPRD Bangkalan,(1/10/2019).

Memontum Bangkalan – Pembentukan panitia untuk pemilihan Badan Musyawarah Desa (BPD) di Desa Banyuning Laok Kecamatan Geger,Bangkalan dinilai tak transparan. Sebab, sebagian masyarakat menganggap tak mengetahui pembentukan tersebut, maka mereka mendatangi DPRD Bangkalan dan meminta pendaftaran diulang,(1/10/2019).

Selain tak dilibatkan dalam pembentukan, masyarakat menilai pengumuman pendaftaran pun tak sepenuhnya dilakukan secara terbuka. Bahkan ada dua dusun dari desa tersebut yang tidak memiliki perwakilan.

“Desa kami itu luas dan masyarakatnya banyak. Seharusnya dari tiap dusun ada yang mewakili, tapi ini tidak. Dua dusun di Dusun Beralagibugan, platok budur tidak memiliki perwakilan. Bahkan, pengumuman pendaftaran juga tak jelas,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Mujiburrohman menyampaikan pembentukan dilakukan dengan dua cara. Yakni langsung dan tak langsung. Selain itu, ia mengaku juga akan melakukan komunikasi dua arah ke pihak terkait.

“Kami akan sikapi ini secara prosedural dan tidak bisa langsung menentukan. Yang pasti, kami akan panggil pihak terkait,” paparnya.

Diketahui, tak hanya sekali ini saja pembentukan panitia BPD dilakukan secara tertutup. Sebelumnya, masyarakat juga telah melakukan aksi demonstrasi di DPMD mengenai tak adanya transparansi mengenai hal tersebut. (isn/nhs/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Bangkalan

Tanpa Identitas, Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Dipinggir Laut

Diterbitkan

||

Terbujur kaku : mayat tanpa identitas ditemukan di sekitar dermaga Lanal Batu Poron, Kecamatan Kamal, Kamis (26/9/2019)
Terbujur kaku : mayat tanpa identitas ditemukan di sekitar dermaga Lanal Batu Poron, Kecamatan Kamal, Kamis (26/9/2019)

Bangkalan, Memontum – Petugas Angla Arsenal dikagetkan oleh penemuan mayat pria paruh baya disekitar dermaga Lanal Batu Poron, Kecamatan Kamal pada siang tadi, Kamis (26/9/2019). Mayat pria yang tidak dikenali identitasnya itu kemudian diamankan oleh anggota Polsek Kamal.

Mayat pria ini ditemukan dengan mata membelalak dan mulut terbuka. Pada tubuh mayat tersebut juga terdapat tato yang terletak di sisi kiri dadanya.

Dari saku pria paruh baya ini, ditemukan sebuah ponsel, uang tunai Rp 201 ribu serta beberapa obat ampisilin dan dextim plus. Mayat kemudian dibawa ke RSUD Syamrabu untuk diotopsi.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan, Iptu Suyitno membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dikatakan, perkiraan usia mayat pria tersebut sekitar 50 tahun.

“Kami bawa ke RSUD Syamrabu untuk diotopsi. Masih dikembangkan untuk identitas dan penyebab meninggalnya korban tenggelam ini,” ucapnya. (isn/nhs/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler