Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

7 Kali Pentung, Terkumpul Rp 1 Miliar, Terbesar Jawa Timur?

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 19:54
  • / 14 Jumadil Akhir 1440
7 Kali Pentung, Terkumpul Rp 1 Miliar, Terbesar Jawa Timur?
KOTAK KOIN : H Endy Anantholy Harjo Ketua Lazisnu Turen Bersama Ustadz Syafaat Muhammad Tim Dakwah dan Ustadz M.Mihron Zubaidi Tim Kreatif Lazisnu Turen Tunjukkan Kotak Koin. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)

Resep Jitu Lazisnu MWC Turen

Memontum Malang – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh (Lazisnu) MWC Lazisnu Kecamatan Turen Kabupaten Malang boleh dibilang terbesar di Jawa Timur. Betapa tidak, selama 7 bulan, terhitung sejak bulan Juli 2018 hingga Februari 2019 saat ini, berhasil kumpulkan koin sebesar Rp 1.066.038.550 miliar. Apa resep?

Memontum.Com (Memo X Group) berhasil mewancarai H Endy Anantholy Harjo, Ketua Lazisnu MWC Kecamatan Turen Kabupaten Malang Rabu (20/2/2019) sore tadi. Berikut uraiannya…..

Seperti tertuang dalam sebuah kesepakatan bersama jajaran MWC NU Kecamatan Turen, pembukaan kotak yang populer dengan istilah ‘pentung ini dilakukan setiap selapan atau 35 hari sekali, tepatnya hari Ahad Wage.

“Saat ini Lazisnu MWC Turen memiliki sekitar 20 ribu kotak. Sementara kotak yang sudah dipentung,terhitung sejak bulan Juli 2018 hingga Februari 2019 saat ini sebanyak 13 ribu unit dengan total pendapatan selama 7 bulan sebesar Rp 1.066.038.550 miliar, ” sosok yang akrab disapa Endy ini memaparkan.

Tambah pengusaha toko bangunan di bilangan pasar Turen ini,ada beberapa resep yang dia terapkan, pertama, adanya kekuatan tim, seperti kyai, pemuda termasuk masyarakat dengan satu kata untuk mendukung coin NU,agar semua masyarakat NU bisa mandiri, termasuk memberi bantuan kepada saudara kita yang kurang mampu.

“Sedikit banyak bisa mensejahterakan, meskipun belum total, ” ulasnya.
Selanjutnya, karena sinergi yang kuat antara semuanya,sehingga bisa bekerja dengan baik. Hal yang tak kalah penting, seluruh ranting harus taat aturan.

“Sistem yang kami terapkan itu salah satunya hasil dari study banding dari beberapa daerah. Untuk itu, kami berharap bisa tajam dan tepat sasaran,” tandasnya.

Terlepas dari itu, juga publikasi, itu dilakukan agar masyarakat dengan mudah menerima akses untuk informasi, baik laporan angka dan kegiatan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mengenal coin NU serta manfaatnya yang akhirnya menjadi cepat berkembang.

“Selain itu juga karena dukungan perangkat desa, pemerintah kecamatan sangat mensuport. Karena yang jelas, program kita secara tak langsung turut membantu masyarakat prasejahtera di sejumlah pedesaan,” pungkasnya.

Sementara, Ning Umah, pengurus Lazisnu PW JawaTimur dikonfirmasi melalui sambungan telpon mengatakan, Lazisnu Turen masuk terbesar di Jawa Timur.

“Untuk terbesar sekedar coin adalah Lazisnu Turen.Toh ada beberapa diantaranya masuk katagori besar, itupun meliputi beberapa usaha, ” terangnya. (Sur/oso)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional