Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Juragan Arisan Glagaharum, Tewas Dibacok Begal

  • Kamis, 23 November 2017 | 20:18
  • / 4 Rabiul Uula 1439
Juragan Arisan Glagaharum, Tewas Dibacok Begal
Jenazah Korban,Didik di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.(Memo X/Agus HP)

*Tas Isi Uang Rp 90 Juta Amblas

 

 

Memontum Sidoarjo Didik Murtadho (51) tewas di lokasi kejadian dan istrinya, Istining (45) warga Desa Glagaharum, RT 14 RW 03 Kecamatan Porong, dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Lantaran mereka, menjadi kebrutalan begal di jalan raya petuangan Desa Pejarakan Kecamatan, Jabon,Kamis (23/11/2017) dini hari. Akibatnya, uang sebesar Rp 90 juta serta dua buah handpone merk LG dan merk Lego raib digondol pelaku.

Istining saat menjalani perawatan medis di RS.Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.(Memo X/Agus HP)

Istining saat menjalani perawatan medis di RS.Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.(Memo X/Agus HP)

 

Kapolsek Jabon AKP Subadri menjelaskan, “Pencurian disertai kekerasan, hingga menyebabkan korban meninggal terjadi sekitar pukul 01.10 Wib. Semula Didik Murtadho dan Istining, berboncengan mengendarai motor Honda Mega Pro hitam Nopol W 3974 SF. Saat melintasi jalan raya petuangan menuju pasar porong, tepatnya di kantor balai Desa Pejarakan lama depan spilway,” ucapnya.

 

 

“Setelah itu korban dikuntiti, pelaku dua orang mengendarai motor bebek Honda matic dari belakang. Kemudian dipepet dan ditendang hingga kedua korban terjatuh. Pada saat itu pula, pelaku merampas tas yang dibawa Istining. Mendapatkan perlawanan dari kedua korban, pelaku langsung menyabetkan senjata tajam.Tak pelak Didik Murtadho tersungkur dengan luka bacok di bagian punggung dan bahu kiri ” terangnya, Subadri pada Memo X

Petugas Polsek Jabon,menunjukan lokasi tempat kejadian perkara (Memo X/Agus HP)

Petugas Polsek Jabon,menunjukan lokasi tempat kejadian perkara (Memo X/Agus HP)

Diungkapkan, Subadri, “Korban ini sempat berteriak meminta tolong. Namun kondisi saat itu sepi.Selain sepi,di tempat kejadian perkara tidak ada lampu penerangan jalan (PJU–red). Korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, untuk menjalani perawatan medis. Sedangkan korban yang meninggal, sudah dimakamkan pihak keluarganya. Korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 90 juta dan 2 buah handpone. Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus tersebut.”

 

 

Menurut istri korban,Istining saat di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, “Saya tidak tahu, kalo dirinya bersama suaminya dikuntit pelaku dari belakang. Karena saat melintas, tidak ada orang sama sekali.” (gus/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional