Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Jokowi Pompa Semangat Pengusaha Muda

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 06:59
  • / 19 Rajab 1440
Jokowi Pompa Semangat Pengusaha Muda
Capres nomor urut 01 saat bertemu Repnas, bertempat di Gesibu Taman Blambangan Banyuwangi, Senin (25/3/2019) siang. (ras)

Memontum Banyuwangi—– – Disela-sela kesibukan kampanye, Capres nomor urut 01 Jokowi menemui Relawan Pengusaha Muda Nasional untuk Jokowi (Repnas) bertempat di Gesibu, Taman Blambangan, Banyuwangi, Senin (25/3/2019) siang.
Dihadapan anggota Repnas, Jokowi mengaku sangat senang datang ke Banyuwangi. Bahkan dirinya tidak tahu kenapa bisa senang datang ke Banyuwangi.

“Entah mengapa saya kok seneng datang ke Banyuwangi ini, makanya saya lakukan kampanye di Banyuwangi ini,” cetus Capres nomor urut 01 Jokowi.

Kepada anggota Repnas, Jokowi mengungkapkan saat dirinya masih hidup pas-pasan dahulu, saat itu rumahnya dipinggir sungai Bengawan Solo dan digusur tanpa mendapat ganti rugi.

“Kejadian itu pada tahun 70an, saya bersama keluarga hidup susah, dan rumah saya digusur tanpa mendapat ganti rugi, dan akhirnya menumpang dirumah paman,” ujar Jokowi mengisahkan riwayatnya dulu.

Pengalaman pahit yang dirasakan itu, hingga saat ini masih membekas, dan menjadi penyemangat bagi Jokowi.
“Saya bisa sekolah saja sudah bisa bersyukur, dan bisa menyelesaikan kuliah, saya benar-benar bersyukur sekali dan tidak pernah membayangkan,” ucapannya.

Kisah perjuangan Jokowi untuk berkarya tidak pernah pantang muy, selepas kuliah, dirinya merantau ke Aceh, di negeri serambi Mekkah ini dirinya bekerja di pabrik kertas namun hanya bertahan selama 2 (dua) tahun, setelah itu kembali lagi ke Solo untuk membuka usaha.
“Anak muda kok ngeluh soal modal, alasannya tidak dipercaya bank, saya usaha itu modal kepercayaan dari orang, jangan mengeluh soal modal, yang penting usaha dulu,” ujar. Jokowi memberi spirit anggota Repnas.

Setelah sukses usaha dibidang meubel, tahun 2015 dirinya terjun ke dunia politik, dan mendaftar sebagai walikota Solo melawan incumbent.

Karena saat itu dirinya belum dikenal oleh masyarakat Solo, dirinya mendatangi warga dari pintu ke pintu untuk mencari dukungan, dan hasilnya sangat memuaskan.

“Saat itu orang Solo tidak ada yang mengenal saya, agar saya dikenal warga, saya mendatangi warga dari pintu ke pintu, dan saya tahu siapa orang yang setuju dan mana yang tidak setuju, kan saya sudah salaman,” beber mantan wali kota Solo ini.

Ungkapan yang diucapkan Jokowi kepada anggota Repnas ini sebagai penyemangat kaum muda untuk melakukan usaha. Menurut Jokowi semua peluang usaha itu sangat bagus, tergantung kemasannya saja.

“Barangnya bagus, tapi kemasannya jelek ya nggak laku, begitu dengan makanan, makanannya enak, tapi kemasannya jelek ya tidak laku, semua itu tergantung kemasannya,” kata Jokowi memberi semangat usaha muda tersebut. (ras/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional