Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Akses Jalan Dusun Terpencil Kecamatan Arjasa Situbondo Mengenaskan Dimusim Hujan

  • Minggu, 31 Maret 2019 | 17:57
  • / 24 Rajab 1440
Akses Jalan Dusun Terpencil Kecamatan Arjasa Situbondo Mengenaskan Dimusim Hujan

Memontum Situbondo Akses menuju jalan pedesaan. Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo Jawa- Timur mengenaskan, ratusan Kepala Keluarga dari ribuan jiwa sepanjang jalan itu, berharap adanya perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Infrastruktur jalan di Desa Curah Tatal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, diketahui sejak puluhan tahun, belum dirasakan secara merata, kondisi jalan yang menanjak serta menurun, membuat akses perekonomian warga terganggu, belum lagi dengan ancaman longsor, lantaran akses jalan berada di bawa tebing dan diatas jurang sangat dalam.

Pengamatan Wartawan Memontum.com, dari Dusun Telaga, Cobbuk, Mindi, Batellok, Kacep, Taman Rejo, bukan jarak yang dekat, apalagi menghadapi musim penghujan, tektur tanah yang lembek, membuat jalanan menjadi licin bahkan membuat para pengendara terjatuh beberapa kali.

Dari pusat kota Situbondo, untuk mencapai Dusun tersebut, membutuhkan waktu yang cukup lama, mengunakan sepeda motor membutuhkan waktu antara 1,5 jam sampai 2 jam, dengan roda 4 antara 3 jam sampai 4 jam, tergantung cuaca.

Madina (39) salah satu warga Telaga Desa Curah Tatal, berharap agar, secara bertahap secepatnya ada perbaikan, sekalipun ada beberapa titik jalan sudah diperbaiki dengan jalan rabat bertulang, namun sudah rusak.

“Kalau musim hujan sangat licin dan sulit dilewati, belum lagi dikhawatirkan dengan longsor seperti tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Arwiyatin, mengatakan untuk sarana prasarana yang diusulkan oleh warga kami, sudah diupayakan untuk terealisasi pada tahun ini sesuai dengan anggaran dana desa atau dana desa. Apabila anggarannya besar masih ada kuota Kecamatan dan Kabupaten.

“Untuk tahun 2019, insyaallah ada perbaikan, secara bertahap, itu adalah kuota Kabupaten Situbondo,” kata Kades Srikandi itu saat ditemui Wartawan Memontum.com, Sabtu (30/03/2019). (Tik/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional