Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Malang Super Fight, Petinju Indonesia Hajar Petinju Dunia, Merpati Putih Hancurkan Besi

  • Rabu, 3 April 2019 | 13:10
  • / 27 Rajab 1440
Malang Super Fight, Petinju Indonesia Hajar Petinju Dunia, Merpati Putih Hancurkan Besi
Defri Palulu menyandang sabuk juara WBC Asia Pasific, dan sabuk dari Walikota Malang. (rhd)

Memontum Kota Malang – Dua petinju Indonesia, Defri Palulu dan Tibo Monabesa, berhasil membuktikan dirinya menjadi sang jawara sejati Indonesia, usai menundukkan Ivor Lastrella (Filipina) dan Witawas Basapean (Thailand), dalam Gelar Tinju Dunia Malang Super Fight (MSF) XXVI, yang dihelat seharian di depan Balaikota Malang, Jumat (29/3/2019) mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB. Tak hanya kedua petinju ini, ada sejumlah petinju profesional berlevel nasional dan petinju amatir yang turut tampil di depan publik Malang.

Defri Palulu (Indonesia) mengalahkan Ivor Lastrella (Filipina) yang bertanding di kelas bulu 57,1 kilogram dalam memperebutkan sabuk juara WBC Asia Pasific. Sejak ronde awal pertandingan berlangsung panas. Bahkan saking panasnya, Defri Palulu sempat mengalami luka benturan di pelipis saat tersungkur akibat terpeleset di ronde ketiga. Meski terluka, Defri tetap menjaga semangat bertanding demi nama bangsa Indonesia. Namun, karena luka di pelipis Defri semakin menganga, tim dokter meminta wasit untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju aset bangsa Indonesia ini pada ronde kelima. Sebaliknya, Ivor masih dalam kondisi prima. Meski terluka, Defri dinyatakan menang secara akumulasi angka 59-56, 59-57, 59-56.

Tibo Monabesa dari Indonesia (kanan) melawan Witawas Basapean asal Thailand (kiri). (rhd)

Tibo Monabesa dari Indonesia (kanan) melawan Witawas Basapean asal Thailand (kiri). (rhd)

Aksi baku pukul Tibo Monabesa (kanan) melawan Witawas Basapean (kiri). (rhd)

Aksi baku pukul Tibo Monabesa (kanan) melawan Witawas Basapean (kiri). (rhd)

Sementara itu, Tibo Monabesa (Indonesia) berhasil membuktikan diri usai mengalahkan Witawas Basapean (Thailand), dalam memperebutkan sabuk juara WBC Internasional di kelas terbang ringan 48,8 kilogram. Memulai awal ronde, Witawas Basapean langsung tampil menyerang, Tibo pun sempat dibuat kaget. Memanfaatkan luasan ring, Tibo memancing dan menghindari serangan Witawas. Tibo berhasil memukul balik usai pukulan Witawas melemah dan kehabisan tenaga. Teknik kombinasi hook, long hook, swing hook, straight, upper cut, dan lainnya yang diperagakan keduanya mampu memanaskan emosi penonton. Tenaga muda kedua petinju ini cukup stabil, hingga mereka mampu menyelesaikan pertandingan dalam 10 ronde. Meski secara kasat mata hampir terlihat imbang, Tibo meraih kemenangan tipis dengan hasil 99-91, 98-92, 98-92 poin.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional