Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

UK Petra Ajarkan Pidato Bahasa Inggris ke Siswa-Siswi SD

  • Rabu, 10 April 2019 | 06:47
  • / 4 Sya'ban 1440
UK Petra Ajarkan Pidato Bahasa Inggris ke Siswa-Siswi SD

Memontum SurabayaMahasiswa progam studi Manajemen mata kuliah International Business Manajemen (IBM) Universitas Kristen (UK) Petra menghelat pementasan pidato bahasa inggris yang bertajuk Public Speaking Festival untuk 13 siswa-siswi SD se-Surabaya. Ketua Pelaksana sekaligus dosen pengampuh, Natalia Maer menjelaskan jika acara ini adalah momen puncak dari pelaksanaan progam service learning mata kuliah International Bussines Manajemen.

“Jadi progam serivice learning ini berlangsungnya lima minggu, dimana anak-anak IBM dipasangkan dengan siswa-siswa SD dan kemudian mengajari adek-adek ini dengan publik speaking bahasa inggris,” ungkapnya ketika ditemui usai menghadiri acara, di Ruang Amphitheater Gedung Q UK Petra, Surabaya, Jumat (5/4/2019).

Miss Lia, sapaan lekatnya, menceritakan selama lima minggu tersebut mahasiswanya berproses belajar bersama  demgan siswa-siswi SD. Dan akhirnya dari 13 sekolah itu, masing-masing dipilih satu anak yang kemudian bisa tampil dan menunjukkan kebolehan mereka memberikan pidato dalam bahasa inggris.

Masih Miss Lia, adapun kegitan ini memiliki dua tujuan yang bermanfaat, yang pertama dari IBM sendiri ia berharap mahasiswanya bisa belajar berbagi ilmu pengetahuan dengan adik-adik SD yang tentunya di luar dari lingkungan kampus.

“Dan mereka juga bisa belajar menyederhanakan ilmu pengetahuan jadi lebih fun lebih menyenangkan dan bisa diterima oleh adik-adik SD,” ceritanya.

Selain itu dirinya  juga ingin mahasiswanya bisa membangun persahabatan degan adik-adik SD yang berbeda dengan mereka. Karena ia melihat bamyak sekolah-sekolah muda dan berlatar belakang agama yang berbeda-beda.

Untuk penentuan tema, menurutnya ia merasa selama ini pengetahuan siswa-siswi di Indonesia tentang public speaking sangat minim. Oleh karenanya hal ini menjadi salah satu kesempatan yang bermanfaat untuk mengenalkan public speaking kepada adik—adik SD, supaya meraka juga bisa belajar mengemukakan pendapat.

“Kami berharap dari sini bisa menjadi perjumpaan dan awal pertemanan yang baik. Jadi kedepannya ya bisa jadi jembatan antara hubungan yang baik tapi kita mulainya kecil-kecil dulu,” tutur Miss Lia.

Sepanjang kurang lebih dua jam siswa-siswi SD tersebut berpidato, ia melihat ada progres peningkatan skil yang cukup bagus. Pasalnya ia mengetahui sendiri selama lima minggu proses pembelajarannya itu.

“Respon adik-adik cukup antusias dan luar biasa, karena mereka dalam waktu lima minggu itu saya melihat semdiri prosesnya. Ada yang tidak bisa bahasa inggris sama sekali, tapi mereka dengan tekun dengan belajar mendengarkan kakak-kakak mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Tabitha Tirza, salah satu peserta dari SD Pondok Hayat Orphanage mengaku gugup ketika berpidato di depan banyak orang. Karena ia merasa hal ini adalah momen pertama dalam hidupnya.

“Saya gugup melihat banyak orang di depan saya. Tapi Alhamdulilah saya akhirnya bisa menyelesaikan pidatonya,” tutup Tirza. (sur/ano/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional