Connect with us

Lumajang

Bupati: Satgas Desa Harus Aktif Amankan Pemilu 2019

Diterbitkan

||

Memontum LumajangBupati Lumajang H Thoriqul Haq MML berharap, Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri maupun Satgas dapat saling berkerjasama untuk menciptakan Kabupaten Lumajang aman dan Kondusif. Bupati ingin, Satgas keamanan Desa berperan aktif terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung Rabu (17/04/2019). Sejumlah 5.940 Satgas keamanan desa di lumajang siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum ( Pemilu) 2019. Hal itu disampaikan Thoriqul Haq, Usai melaksanakan Apel
Gelar Pasukan Satgas keamanan Desa, di Alun – alun Lumajang, Selasa (16/04/19) pagi.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan akan mensuport penuh Satuan Petugas (Satgas) keamanan Desa yang ada di seluruh wilayah Lumajang. “Kita suport penuh Satgas keamanan Desa, untuk memberikan jaminan terhadap keamanan masyarakat. Kita juga suport penuh kebutuhan dan perlengkapan Satgas keamanan Desa dari APBD maupun APBDes,” ujar Bupati.

Pada Apel tersebut mengusung tema “Kesiapan Mendukung Pengamanan Pemilu 2019 di Wilayah Kabupaten Lumajang”. Bupati mengatakan, bahwa Pemerintah, TNI maupun Polri akan siap turun di Desa-desa, bersama – sama ikut menciptakan keamanan Desa. Hal tersebut merupakan bentuk partisipasi Pemerintah, TNI maupun Polri dalam menciptakan keaamanann. dan kondusifitas yang ada di Kabupaten Lumajang.

“Kami akan menunjukan kepada Satgas keamanan desa, bahwa kita berkeinginan bersama, berkeringat bersama untuk menjaga keamanan Desa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban., mengungkapkan, bahwa, dengan adanya Pemilu yang akan berlangsung besok (17/4/19) Polres Lumajang akan melibatkan Satgas keamanan Desa untuk bekerjasama membantu pengamanan selama kegiatan pemilu berlangsung. Hal ini bertujuan, supaya pelaksanaan Pemilu di setiap Desa berjalan aman dan kondusif.

“Kita harapkan peran mereka saat ini, utamanya ada beberapa peran Satgas, yaitu menjaga keamanan desa, mendisain keamanan Desa, membantu menyelesaikan permasalahan Kamtibmas, sekaligus membantu pengamanan Pemilu 2019,”katanya.

Kapolres mengatakan, bahwa, total (Satgas) keamanan desa sebanyak 5.940 orang itu, berasal dari 198 Desa yang ada di Kab. Lumajang. Satgas harus sigap mengamankan Pemilu 1019 sesuai tempat tugasnya masing-masing.(adi/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lumajang

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Diterbitkan

||

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Memontum Lumajang – Sebanyak 6.455 Akseptor berhasil dicapai dalam program pelayanan TNI-KB-Kesehatan untuk periode Juli hingga September 2019, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., saat menutup secara resmi pelaksanaan Program Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019, bertempat di Aula Raden Wijaya Makodim 0821 Lumajang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019).

Fauzi juga mengatakan, bahwa Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu, dan sampai saat ini masih terus dilakukan, sebagai upaya untuk menekan lajunya angka pertumbuhan penduduk.

“Dalam pelaksanaannya, Kodim 0821 Lumajang bermitra dengan Disdalduk KB & PP (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, red) untuk membangun kependudukan agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia,” katanya.

Selain itu, dikatakan Fauzi, bahwa kesadaran masyarakat Lumajang akan pentingnya program KB Kesehatan sangat tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan jumlah capaian Akseptor yang cukup bagus di periode Juli hingga September 2019.

“Ini semua adalah hasil kerja keras dari semua jajaran TNI yang bersinergi dengan petugas PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana,red) dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran progran Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019. Ia juga beharap dengan dilakukannya program ini dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di wilayah Kabupaten Lumajang. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Lumajang

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Diterbitkan

||

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menghimbau agar para pendaki tidak melakukan aktifitas pendakian jalur Gunung Semeru dalam beberapa waktu ini. Hal itu disampaikan Wabup saat melakukan peninjauan dan koordinasi terkait upaya pemadaman kebakaran diwilayah TNBTS. Kamis sore (26/9/2019).

“Jalur pendakian dari Ranupani ke Ranu Kumbolo sudah ditutup total sampai batas waktu dinyatakan aman dan api sudah tidak ada lagi, Kepada teman-teman pendaki, jangan coba-coba untuk melanggar aturan ini, karena itu sudah diluar tanggung jawab pemerintah,” himbau Wabup.

Ditemui saat bersama Komandan Kodim 0821 Lumajang, Kolonel Inf. Ahmad Fauzi, S.E., di Ranupani, Wabup mengatakan untuk melakukan upaya pemadaman api, sudah disiagakan 60 personil gabungan dari TNI, POLRI, BPBD Kabupaten Lumajang, Personil TNBTS, relawan dan masyarkat sekitar dengan menggunakan gepyok.

“Semua bergerak setiap hari, di empat titik dengan alat seadanya, karena tidak mungkin menggunakan mobil, dengan alat gepyok,” ujar Wabup.

Wabup menjelaskan sekitar 80 haktere lahan terbakar. Api cepat menyebar melalui alang-alang kering dan semak-semak yang sudah banyak yang kering.

Dari data BPBD Kabupaten Lumajang, per 26 September 2019, Titik api bertambah menjadi 35, masih belum bisa dikendalikan yang tersebar di beberapa Blok Ranu Kembang, Pusung Gendero, Ayek-ayek dan Watu pecah, dan Resort PTN Ranupani. Pengaruh angin yg sangat kencang, lokasi bertebing dan berbukit, menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman. Untuk kondisi di pos Ranupani maupun Ranu Kumbolo sudah tidak ada aktifitas pendakian. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler