Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Sinergi Budaya dan Pariwisata dengan Lintas Kementerian

  • Kamis, 16 Mei 2019 | 15:48
  • / 11 Ramadhan 1440
Sinergi Budaya dan Pariwisata dengan Lintas Kementerian
BERSINERGI: Pertemuan lintas kementerian dengan pihak-pihak terkait di ruang IR (intelegence room) Pemkab Situbondo, kemarin (im)

Memontum Situbondo Pemkab Situbondo akan mensinergikan pengembangan budaya dan pariwisata dengan beberapa kementerian. Di antaranya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT dan Transmigrasi), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudyaaan, serta Kementerian Sosial.

Rabu (15/5) Kemarin, pejabat dari tiga kementerian itu datang ke Situbondo dan bertemu dengan stakholder terkait. Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik Kemendes PDT dan Transmigrasi, Hasrul Edyar mengatakan, melalui sinergisitas tersebut, akan ada kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan dan kepariwisataan.
Nantinya, ada beberapa even. Seperti festival, dan lain sebagaainya.

“Kami hadir dalam rangka penjajakan sekaligus melakukan koordinasi dengan Pemkab Situbondo terkait kegiatan bersama,” ujar Hasrul.

Dalam pertemuan itu telah disepakati tema kegiatan. Yaitu “Sinergi Budaya, Situbondo untuk Harmoni Indonesia. Pelaksanaannya pada Bulan Juni mendatang. Di antara kegiatan yang dilaksanakan, festival pranata budaya, forum perdamaian, dan revitalisasi sarana olaharaga desa.

Hasrul menjelaskan, ada tiga provinsi di Indonesia yang menjadi pilot project sinergi budaya dan pariwisata. Yaitu Provinsi Jawa Timur, NTB, dan Sulawesi Tengah.

“Untuk di Jawa Timur dipusatkan di Situbondo,” imbuhnya.

Ada beberapa alasan memilih Situbondo menjadi pusat kegiatan sinergistas pemerintah daerah dengan lintas kementerian itu. Di antaranya, keragaman struktur masyarakatnya. Dia mengaku, forum komunikasi umat beragama (FKUB) di Situbondo berjalan dengan baik.

Kemudian ada beberapa suku di dalamnya. Indikator lainnya, perusahaan di Situbondo mampu bekerjasama dengan kegiatan kemasyarakatan. Seperti pabrik-pabrik gula.

“Dalam sinergi ini, semaksimal mungkin memberikan penyuluhan dan informasi kepada masyarakat agar menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian dan kerukunan,” jelasnya.

Hasrul menambahkan, sinergisitas ini sejalan dengan konsen pemkab Situbondo. Yaitu pengembangan sektor pariwisata. Dengan begitu, nantinya akan mempublish obyek-obyek wisata yang ada di Kota Santri.

“Kita berharap, akan merangkum dari satu kegiatan, berdampak pada semua kegiatan. Tentunya, sesuai dengan potensi dan kearifan lokal,” imbuhnya.

Hasrul juga berharap, melalui kegiatan intervensi lintas kementerian, berdampak positif terhadap penguatan persatuan, perdamaian di tengah-tengah masyarakat. Kemudian bisa menguatkan perekonomian masyarakat.

“Karena ini akan membuka inovasi dan krestifitas masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekdakab Situbondo, Drs.H.Syaifullah,MM mengatakan, sinergistas lintas kementerian untuk meningkatkan harmonisasi Indonesia dengan budaya Situbondo.

“Anggarannya sudah kita sediakan, dan melekat di Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik),” ujarnya.

Untuk even-even festival, nanti akan disinergikan dengan dengan even di desa-desa. Syaifullah menerangkan, di desa-desa memiliki even kebudayaan tahunan.

“Seperti memadukan dengan festival karang kenek. Nanti akan dihadiri langsung dari kementerian,” imbuh Syaifullah. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional