Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok Di Trenggalek

  • Selasa, 21 Mei 2019 | 13:46
  • / 16 Ramadhan 1440
Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok Di Trenggalek
Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana

Memontum Trenggalek—-Seorang remaja 17 Tahun asal kota Keripik Tempe harus meregang nyawa pasca dikeroyok oleh belasan pemuda di taman Balai Kota Kecamatan Panggul. Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Panggul lantaran luka memerangi dibeberapa bagian tubuh, salah satunya di kepala.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban adalah Deni Kurnia Sandi (17) remaja asal Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Kasus kekerasan yang dilakukan secara bersama – sama ini diketahui terjadi Minggu (19/05/2019) siang hari.

Korban ditemukan warga di Pos Penjagaan Taman Balai Kota Panggul dalam keadaan tak berdaya.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan, korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Puskesmas Panggul. “Saat ditemukan memang kondisi korban sangat mengkhawatirkan. Yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas setempat, namun sudah tidak dapat diselamatkan, ” ungkap Sumi, Selasa (21/05/2019).

Sumi mengatakan, korban meninggal sekitar pukul 05.00 WIB. Dan pihaknya membawa jenazah korban ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk dilakukan proses autopsi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka memar di bagian kepala yang diduga kuat merupakan bekas pukulan yang dilakukan secara berulang – ulang.

Dari pengakuan paman korban yang disampaikan ke pihak kepolisian, sesaat sebelum korban ditemukan tak berdaya di Balai Kota Panggul, korban dihampiri belasan pemuda bermotor. Setelah itu, 2 pemuda dari gerombolan tersebut turun dan mengajak korban keluar.

“Saat itu, Paman korban merasa curiga dengan gerak – gerak gerombolan pemuda yang menjemput korban. Hingga akhirnya, selang beberapa waktu ia membuntuti dan mencari keberadaan korban. Namun sayangnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan yang tidak sasaran diri, ” imbuhnya.

Pasca kejadian nafas tersebut, Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengamankan 21 pemuda yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Sampai saat ini, 21 pemuda yang diamankan masih menjalani proses pemeriksaan pihak kepolisian.

“Nanti akan kita sampaikan hasil penyidikan dan penyelidikan atas kasus kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Intinya, beberapa orang dan sejumlah barang bukti sudah berhasil diamankan, ” pungkas Sumi. (mil/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional