Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Tingkatkan Akreditasi, AUN-QA Assesment Empat Prodi UM

  • Jumat, 24 Mei 2019 | 07:55
  • / 19 Ramadhan 1440
Tingkatkan Akreditasi, AUN-QA Assesment Empat Prodi UM
Para assessor AUN-QA bersama jajaran Rektorat UM, usai assesment. (rhd)

Memontum Kota MalangEmpat program studi (Prodi) Universitas Negeri Malang mengikuti assessment sertifikasi University Network on Higher Education for Quality Assurance (AUN-QA). Empat prodi yang berada di dua fakultas yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, dan Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Sastra (FS); serta Prodi Biologi dan Fisika pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Ketua Satuan Penjaminan Mutu (SPM), Dr. Imam Agus Basuki menyatakan, sertifikasi AUN-QA tersebut sangat penting bagi UM guna meningkatkan mutu dari lulusan UM. Menurutnya, sertifikasi empat prodi tersebut bermula dari tawaran UM untuk lakukan sertifikasi prodinya. Apalagi Asean University Network Quality Asurance (AUN) memberikan sejumlah poin perbaikan untuk prodi yang telah melewati tahap sertifikasi.

“Awalnya kita tawarkan bahasa Inggris karena siap untuk Internasional, namun dalam perjalanannya ada penjelasan bahwa sekali lakukan assesment bisa diikutkan 4 prodi. Tentu saja dengan adanya penjelasan tersebut, UM langsung menyiapkan 4 prodi sekaligus. Nantinya, secara bertahap, UM akan menyiapkan assessment lanjutan yang lain, seperti seni rupa, akutansi, geografi dan administrasi pendidikan,” beber Imam.

Ketua rombongan AUN-QA, Prof. Dr. Ngo Van Thuyen, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)

Ketua rombongan AUN-QA, Prof. Dr. Ngo Van Thuyen, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)

Ditambahkannya, dalam proses persiapan sertifikasi tersebut, secara tak langsung UM dapat memonitor kekurangan dan kelebihan prodi, serta manfaatnya dalam meningkatkan kualitas prodi secara khusus, dan UM secara umum.

Sementara itu, Ketua rombongan AUN-QA, Prof. Dr. Ngo Van Thuyen menyatakan, pihaknya telah memaparkan apa yang harus dilakukan dan ditingkatkan dalam proses ini. Tentu saja ada tahapan masing-masing prodi untuk dilakukan assesment. “Semua assessment sudah selesai dan hasilnya diserahkan pada masing-masing prodi untuk mengumumkan pada masyarakat,” jelas Thuyen.

Disebutkannya, tujuan akhir untuk menilai sejauh mana peran prodi melalui output alumni dan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan obyek yang diassesmen. “Sejauh mana keilmuan dlyang diperoleh mahasiswa dan alumni dalam menerapkan keilmuannya di dunia industri. Nantinya, hasil tersebut juga menjadi rujukan dan evaluasi yang akan diterbitkan dalam jejaring perguruan tinggi di Asean. Sehingga, harapannya dapat membantu sebagai pembanding universitas di Asia Tenggara,” tandasnya.

Masing-masing prodi dinilai oleh dua assessor AUN-QA. Assessor untuk prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah adalah Asst. Prof. Dr. Ornlatcha Sivarak (Thailand) dan Mr. Prem Anand (Malaysia). Sedangkan assessor prodi Pendidikan Bahasa Inggris adalah Prof. Dr. Clatrita Carillo ( Philippines) dan Asst. Prof. Nimit Mengyeha (Thailand). Assessor untuk prodi Biologi adalah Prof. Dr. Yahaya Md. Sam (Malaysia) dan Assoc. Prof. Dr. Gerardo Largoza (Philipines). Selanjutnya assessor untuk prodi Fisika adalah Assoc. Prof. Dr. Ngo Van Thuyen (Vietnam) dan Asst. Prof. Dr. Thasaneeya Ratanaroutai N (Thailand).  (adn/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional