Connect with us

Lumajang

Musfarina Thoriq Santuni Janda dan Duda serta Kaum Dhu’afa Banjarwaru

Diterbitkan

||

Musfarina Thoriq Santuni Janda dan Duda serta Kaum Dhu'afa Banjarwaru

Memontum Lumajang – Ketua Koordinator Kegiatan Kesehjateraan Sosial (K3S) Ny. Musfarina Thoriq, M. Pd., (Ning Farin) menyerahkan bantuan sembako kepada Janda, Duda dan Kaum Dhu’afa, di Yayasan PKBM Cahaya Kurnia Bangsa, Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Sabtu (25/5/2019).

Istri dari Bupati Thoriqul Haq ini mengungkapkan, bahwa, dalam kunjungannya ke Desa Banjarwaru tersebut, merupakan silaturahmi mempererat ikatan persaudaraan dengan warga masyarakat.

Musfarina Thoriq Santuni Janda dan Duda serta Kaum Dhu'afa Banjarwaru

Lebih jauh, Ia menyampaikan, bahwa Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Diharapkan momentum tersebut dapat meningkatkan ketaqwaan dan keimanan bagi masyarakat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang efektif untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Untuk itu, Ia menghimbau kepada masyarakat agar tekun melaksanakan ibadah, seperti misalnya, membaca Alqur’an, agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

“Mudah – mudahan Kita diberikan kesehatan hingga romadhon – romadhon yang akan datang,” katanya.

Di pihak lain, Ketua Yayasan PKBM Cahaya Kurnia Bangsa, Sri Chomsatun., melaporkan bahwa, pihaknya mempunyai beberapa program yang sudah terakreditasi, program itu anataralain, Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) kelompok bermain, Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Tempat Penitipan Anak (TPA) serta Kesejahteraan Anak (LKSA). “Alhamdulilah program program kami sudah terakreditasi,” katanya.(adi/yan)

 

Lumajang

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Diterbitkan

||

Safari TNI-KB-Kesehatan Lumajang Tembus 6.455 Akseptor

Memontum Lumajang – Sebanyak 6.455 Akseptor berhasil dicapai dalam program pelayanan TNI-KB-Kesehatan untuk periode Juli hingga September 2019, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., saat menutup secara resmi pelaksanaan Program Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019, bertempat di Aula Raden Wijaya Makodim 0821 Lumajang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019).

Fauzi juga mengatakan, bahwa Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu, dan sampai saat ini masih terus dilakukan, sebagai upaya untuk menekan lajunya angka pertumbuhan penduduk.

“Dalam pelaksanaannya, Kodim 0821 Lumajang bermitra dengan Disdalduk KB & PP (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, red) untuk membangun kependudukan agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia,” katanya.

Selain itu, dikatakan Fauzi, bahwa kesadaran masyarakat Lumajang akan pentingnya program KB Kesehatan sangat tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan jumlah capaian Akseptor yang cukup bagus di periode Juli hingga September 2019.

“Ini semua adalah hasil kerja keras dari semua jajaran TNI yang bersinergi dengan petugas PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana,red) dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran progran Safari TNI KB Kesehatan tahun 2019. Ia juga beharap dengan dilakukannya program ini dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya keluarga pra sejahtera di wilayah Kabupaten Lumajang. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Lumajang

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Diterbitkan

||

Semeru Kebakaran, Wabup Lumajang Imbau Jangan Lakukan Pendakian

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menghimbau agar para pendaki tidak melakukan aktifitas pendakian jalur Gunung Semeru dalam beberapa waktu ini. Hal itu disampaikan Wabup saat melakukan peninjauan dan koordinasi terkait upaya pemadaman kebakaran diwilayah TNBTS. Kamis sore (26/9/2019).

“Jalur pendakian dari Ranupani ke Ranu Kumbolo sudah ditutup total sampai batas waktu dinyatakan aman dan api sudah tidak ada lagi, Kepada teman-teman pendaki, jangan coba-coba untuk melanggar aturan ini, karena itu sudah diluar tanggung jawab pemerintah,” himbau Wabup.

Ditemui saat bersama Komandan Kodim 0821 Lumajang, Kolonel Inf. Ahmad Fauzi, S.E., di Ranupani, Wabup mengatakan untuk melakukan upaya pemadaman api, sudah disiagakan 60 personil gabungan dari TNI, POLRI, BPBD Kabupaten Lumajang, Personil TNBTS, relawan dan masyarkat sekitar dengan menggunakan gepyok.

“Semua bergerak setiap hari, di empat titik dengan alat seadanya, karena tidak mungkin menggunakan mobil, dengan alat gepyok,” ujar Wabup.

Wabup menjelaskan sekitar 80 haktere lahan terbakar. Api cepat menyebar melalui alang-alang kering dan semak-semak yang sudah banyak yang kering.

Dari data BPBD Kabupaten Lumajang, per 26 September 2019, Titik api bertambah menjadi 35, masih belum bisa dikendalikan yang tersebar di beberapa Blok Ranu Kembang, Pusung Gendero, Ayek-ayek dan Watu pecah, dan Resort PTN Ranupani. Pengaruh angin yg sangat kencang, lokasi bertebing dan berbukit, menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman. Untuk kondisi di pos Ranupani maupun Ranu Kumbolo sudah tidak ada aktifitas pendakian. (adi/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler