Connect with us

Sidoarjo

Ditinggal Mudik, Gudang Rongsokan Ludes Terbakar

Diterbitkan

||

Petugas PMK melakukan pembasahan di gudang rongsokan, Desa Ploso, Krembung (gus)

Memontum Sidoarjo – Gudang rongsokan milik Ahmad Solikin (52), terletak di Dusun Wringin Anom RT. 08 RW. 03, Desa Ploso Krembung, Selasa (04/06) siang ludes dilalap sijago merah. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, diketahui oleh warga sekitar.

Bermula adanya kepulan asap putih dari dalam gudang membumbung tinggi. Mengetahui peristiwa itu, warga berusaha memadamkan api, dengan menggunakan alat seadanya. Namun kencangnya angin, dan kondisi pintu depan gudang terkunci dari luar ditinggal pemiliknya mudik. Sehingga api semakin cepat menjalar, dan membakar seluruh isi gudang.

Kapolsek Krembung AKP Guntoro SE. MH (tengah) bersama perangkat Desa Ploso dilokasi kebakaran gudang rongsokan (gus)

Kapolsek Krembung AKP Guntoro SE. MH (tengah) bersama perangkat Desa Ploso dilokasi kebakaran gudang rongsokan (gus)

” Untungnnya 4 unit mobil PMK Kabupaten Sidoarjo, 2 unit dari Prambon dan 2 unit dari posko Porong untuk melakukan pembasahan. Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa adanya kebakaran. Maka kami langsung menghubungi mobil PMK, dan mensterilkan lokasi dari warga. Sebab saat kebakaran terjadi, didalam terdengar letusan-letusan “, kata Kapolsek Krembung AKP Guntoro SE. MH

Masih kata Guntoro, api cepat membesar dan menjalar. Karena didalam gudang tersebut berisi barang bekas, seperti kaleng, besi, kertas, kardus dan sebagainya mudah terbakar. Ditambah, kencangnya angin. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian belum dapat dipastikan, atau di tafsirkan ” kami masih melakukan penyelidikan, sementara kebakaran terjadi, diduga konsleting listrik “, jelasnya

Menurut Guntoro, dua hari ini telah terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Krembung. Sebelumnya rumah milik Sutomo di kawasan RT. 01 RW. 01, Desa Lemujut, Krembung. Pada Senin 03 Juni 2019, sekitar pukul 09.15 WIB lalu. Adapun kronologinya, Kumaiyah (saksi) mendapati anak kandungnya, yang mengalami keterbelakangan mental. Lari keluar masuk rumah, dari belakang menuju teras memberitahukan adanya api.

Kemudian disusul berlari ke arah belakang, dan terlihat api yang sudah membesar dari kayu atap rumah. Selanjutnya, korban berlari ke arah depan rumah. Meminta tolong bantuan pada warga sekitar, akan tetapi api cepat membesar dan membakar langit-langit atap rumah. Tidak lama, 1 unit mobil Pemadam Kebakaran tiba dilokasi melakukan pembasahan. ” sumber api diduga berasal dari kompor gas, yang di mainkan oleh anak kandung korban “, jelas Guntoro

” Akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian mencapai sebesar Rp. 50 juta Berupa 4 unit motor yang terparkir di dapur rumah serta kerusakan di sejumlah atap rumah”, tambahnya, Guntoro pada Memo X (gus/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *