Connect with us

Jember

Wisatawan Padati Pancer Puger

Diterbitkan

||

Jember, MemontumWisata Pantai Pancer Puger Jember, yang berada  di desa Puger Kulon Kecamatan Puger  Kabupaten Jembe, pada H+6 Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 menjadi tujuan favorit wisatawan Domestik baik dari Kabupaten Jember maupu di luar Kabupaten Jember seperti  Probolinggo, lumajang, kota apel Malang bahkan hingga luar Jawa timur.

Mereka memilih pantai Pancer Puger sebagai tempat berlibur selain ingin tahu indahnya pemandangan alam yang ada di gunung Watangan atau lebih dikenal dengan sebutan Kucur (karena bentuknya menyerupai jajan Kucur) yang berada  sebelah timur dari pantai, juga ingin mengetahui keindahan pantai puger itu sendiri.

Seperti hal yang di katakan Budi wisatawan asal Kabupaten malang yang datang bersama dengan Keluarganya mengaku Pantai Pancer sudah dikenal di Jawa timur, selain ombaknya yang besar dan indah juga pemandangan bukit juga bagus.

“Memang laut Puger ini ombaknya besar tetapi di balik itu, Gulungan ombaknya itu bagus, selain pemandangan alam di pegunungan yang berada di sebelah timur pantai puger sangat indah di tambah dengan adanya kera- kera yang turun ketika ada manusia untuk meminta makanan, Siip, ” jelas Budi sesaat setelah dari pegunungan Watangan.

Sementara itu Bendahara Pokmas ( Kelompok masyarakat) wisata Pantai Pancer Puger Jakfar Shodiq mengatakan, lonjakan kunjungan tahun ini meningkat sekitar 40% di banding tahun 2018 lalu, Hal ini karena pengembangan terus dilakukan oleh Pokmas wisata, di samping itu akses jalan yang sudah aspal menuju destinasi membuat kunjungan semakin meningkat.

”Terima kasih kepada Pemkab Jember yang terus mendukung majunya wisata Pantai Pancer Puger, serta pihak-pihak terkait terutama pihak aparat keamanan TNI-POLRI serta pihak pemerintah Desa Puger Kulon yang memberi support penuh pada pokmas wisata Pantai Pancer Puger. Selain itu, promosi yang gencar kita lakukan melalui media sosial juga mempengaruhi meningkatnya wisatawan di tahun 2019,” pungkasnya.(tog/yud/oso)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jember

Plt Bupati Jember Peletakan Batu Pertama Jembatan IAIN

Diterbitkan

||

Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.
Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan IAIN Jember.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengapresiasi pembangunan jembatan yang dilaksanakan IAIN Jember. Hal itu disampaikannya, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di lingkungan IAIN Jember, awal pekan kemarin (26/10).

“Semoga, jembatan ini memberikan manfaat besar di lingkunagn IAIN Jember,” kata Plt Bupat Jember.

Kyai Muqit-sapaan akrabnya, mengatakan bahwa IAIN merupakan salah satu kampus yang melahirkan sarjana yang paham tentang Pancasila dan kebhinekaan. “Mahasiswa yang lulus dari sini, itu adalah mahasiswa yang inklusi dan toleransi. Mereka, ketika menyebar di masyarakat, akan menjadi benteng persatuan NKRI,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Kyai Muqit berharap, status IAIN bisa segera berubah menjadi UIN. Dengan begitu, keberadaannya akan semakin berkembang.

“Beberapa waktu yang lalu, saya sudah sampaikan kepada Menteri agama untuk ditindak-lanjuti. Semoga saja, tidak sampai lama bisa terealisasi,” ujarnya.

Rektor IAIN Jember, Prof. Babun Suharto, mengatakan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini didanai dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal). Adanya jembatan, ke depan akan menjadi solusi alternatif dalam memperlancar lalu lintas di IAIN.

“Untuk tahap awal, pembangunan yang dilakukan pada posisi pondasi. Baru kemudian, di tahun berikutnya akan dilakukan pembangunan lanjutan. Rencananya, lebar jembatan akan memiliki bentangan sekitar 7 meter,” ungkapnya. (kom/sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Jember

Faida Beri Perhatian Ruang Belajar Ponpes

Diterbitkan

||

Calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.
Calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.

Memontum Jember – Kondisi kurang optimal pada beberapa ruang belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) dan asrama putri di wilayah Kabupaten Jember, mendapat perhatian serius calon Bupati Jember nomor urut 1, dr Hj Faida, MMR.

Merespon kondisi yang banyak ditemuinya selama menyampaikan visi dan misi ke masyarakat, Bupati petahana tersebut berencana melakukan revitalisasi. Dengan begitu, keberadaan pesantren yang memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter generasi muda di Jember, bisa kian optimal.

“Mengapa harus revitalisasi ruang belajar Ponpes dan asrama santri, karena saya ingin Jember sebagai Kota Tahfidz. Yang artinya, pondok pesantrennya memiliki ruang belajar dan asrama yang ideal. Sehingga, santri dapat ngaji dan belajar lebih nyaman,” kata dr Hj Faida, MMR, kemarin (20/10).

Faida menambahkan, ketika nantinya mendapatkan kepercayaan rakyat untuk kembali memimpin perubahan Jember, langkah revitalisasi ruang belajar pesantren dan asrama santri, akan menjadi salah satu prioritas. Sehingga, rencana revitalisasi segera terwujud.

Dalam kunjungannya ke Ponpes Fatihul Ulum Putra di Manggisan Tanggul dan bertemu langsung Kyai Muhson – pengasuh Ponpes, banyak hal yang disampaikan oleh dr Faida. Termasuk, mengenai janji kerja dan skema kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. (fai/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler