Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Banjir Ikan, ibu-ibu ‘Serbu’ Ranu Klakah Lumajang

  • Rabu, 17 Juli 2019 | 13:33
  • / 14 Djulqa'dah 1440
Banjir Ikan, ibu-ibu ‘Serbu’ Ranu Klakah Lumajang

Memontum Lumajang – Ranu Klakah adalah sebuah Danau yang berada di kaki Gunung Lemongan tepatnya berada di Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Dalam tiap tahunnya terjadi sebuah fenomena alam yang disebut oleh masyarakat sekitar dengan istilah ‘Koyo’, dimana saat itu ikan yang berada di danau mabuk dan mengapung ke permukaan.

Seperti pada Rabu (17/7/2019). Ranu Klakah dipadati Ribuan pengunjung, utamanya ibu-ibu warga sekitar juga masyarakat dari Lumajang bahkan luar daerah berbondong – bondong ke Ranu Klakah guna membeli ikan, pasalnya saat fenomena ‘koyo’ terjadi harga ikan turun drastis.

Ikan yang biasanya di jual dengan harga Rp 35 ribu perkilo bisa turun sampai RP 15 ribu. Sementara udang yang biasa dijual Rp 40 ribu dijual 20 ribu sampai 25 ribu bahkan untuk ikan yang ukuran kecil dijual 5 ribu, hal ini terjadi karena saat fenomena itu terjadi, di Ranu Klakah ‘ Banjir Ikan ‘.

Warga sekitar mempercayai fenomena ‘koyo’ ini sebagai peristiwa naiknya belerang yang berada di dasar danau ke permukaan sehingga meracuni ikan yang hidup di danau tersebut, Fenomena ini juga menjadi penanda akan datangnya musim kemarau.

“Dulunya fenomena ini sebagai penanda datangnya musim kemarau. Tapi saat ini hujan terkadang juga masih turun, Warna air danau agak berubah keabu-abuan. Bau belerang juga terasa di danau,” kata Hermanto Warga Klakah.

Masih kata Hermanto, peristiwa semacam ini biasanya berlangsung hingga beberapa hari, pernah kejadian koyo dimana hujan tidak kunjung turun sehingga dampaknya bertahan lama bisa sampai delapan hari. “Kadang koyo ini bisa sampai delapan hari mas” ujarnya.

Sementara itu, Heny warga Tanggul Jember sengaja datang ke ranu klakah untuk melihat fenomena koyo ini juga sekaligus beli ikan, ia mengetahui hal ini dari media sosial.

“Saya mengetahui dari media sosial lalu saya mengajak teman-teman kesini, untuk melihat langsung sekalian beli ikan mumpung harganya murah”, terang Heny.

Penjaga Loket Ranu Klakah, Sawir, menceritatan pengunjung Danau kali ini cukup ramai dibanding hari biasa dan menurutnya pada setiap fenomena koyo pengunjung memang selalu ramai, utamanya ibu-ibu yang mau membeli ikan.

“Kalau pas koyo memang selalu ramai mas, utamanya ibu-ibu yang mau membeli ikan, mumpung harganya murah meriah” ungkapnya. (adi/yan)

 

1 Komentar

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional