Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Mahasiswa asal Jakarta Edarkan Tembakau Gorila di Kota Malang

  • Senin, 27 November 2017 | 20:07
  • / 8 Rabiul Uula 1439
Mahasiswa asal Jakarta Edarkan Tembakau Gorila di Kota Malang
Tersangka AQ saat dirilis oleh Kapolres Malang Kota AKBP Dr Hoiruddin Hasibuan SH MH. (ist)

Memontum Kota MalangSeorang pengedar tembakau Gorila, berinisial AQ (20) mahasiswa di Kota Malang, warga asal DKI Jakarta, Senin (27/11/2017) siang, dirilis di Humas Polres Malang Kota. Dia ditangkap oleh petugas Reskoba Polres Malang Kota pada Selasa (21/11/2017) siang di tempat kosnya di kawasan Jl Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

 

Adapun BB (Barang Bukti) yang dapat diamankan petugas berupa 10 poket tembakau gorilla dengan total seberat 15,11 gram. Kini petugas masih terus melakukan pengembangan dikarenakan 10 bungkus tembakau gorilla lainnya sydah diedarkan di kampusnya.

 

 

Informasi Memo X menyebutkan bahwa peredaran tembakau Gorila di lingkungan kampus ini terungkap setelah Kapolres Malang Malang AKBP Yade Ujung Setiawan memberikan informasi ke Polres Malang Kota. AKBP Yade memberikan informasi ini kepada Kapolres Malang Kota AKBP Dr Hoiruddin Hasibuan SH MH.

 

 

Atas informasi ini, AKBP Hoiruddin segera bergerak cepat meminta Kasat Reskoba Polres Malang Kota AKP Imam Mustadji segera melakukan penyelidikan. “Beberapa waktu lalu saya mendapat informasi dari Kapolres Malang kalau ada peredaran tembakau gorilla. Kami perintahkan Kasat untuk melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelakunya yang masih berstatus mahasiswa,” ujar AKBP Hoiruddin.

 

 

Petugas berhasil menangkap AQ di rumahnya dengan barang bukti 10 bungkus tembakau gorilla yang dimasukan kedalam kotak kecil. Kotak tersebut ditemukan oleh petugas di dalam kamar tersangka.

 

 

Dari hasil pengembangan petugas, tersangka mengaku kalau dia mendapat pasokan Tembakau Gorila dari temannya berinisial AC di Tangerang.  Dia mendapat kiriman 20 bungkus Tembakau Gorila. Perbungkusnya AQ membeli seharga Rp 150 ribu. Sistemnya AQ mentranfer uang, baru tembakau tesebut dikirim dari Tangerang.

 

 

Sebanyak 10 bungkus Tembakau Gorila yang kini berhasil diamankan adalah sisa yang belum sempat dijual. Sebab 10 bungkus lainnya sudah terjual di lingkungan kampus dengan perbungkusnya dijual seharga Rp 250 ribu. Dengan demikian, dia mendapatkan laba Rp 100 ribu perbungkusnya. Selain pengedar, dia juga sebagai pengguna Tembakau Gorila.

 

 

“Tersangka kami kenakan Pasal 112 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 14 tahun penjara. Kami masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap para pelaku lainnya,” ujar AKBP Hoiruddin.

 

Sementara itu Kasat Reskoba Polres Malang Kota AKP Imam Mustadji mengatakan bahwa pihaknya akan terus bergerak untuk membongkar jaringan ini. “Kami akan membongkar jaringan ini. Sudah ada 10 bungkus Tembakau Gorila yang sudah diedarkan oleh tersangka. Tembakau gorilla adalah tembakau yang dicampuri narkotika. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi,” ujar AKP Imam. (gie/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional