Connect with us

Lumajang

Oknum Jaksa Lumajang Pesta Narkoba

Diterbitkan

||

Oknum Jaksa Lumajang Pesta Narkoba

Memontum Lumajang – Polres Lumajang Jawa Timur berhasil menangkap pengedar Narkoba asal Pulau Madura. Dari tangan pelaku Polisi mengamankan Shabu seberat 77,7 gram pada penggerebekan yang dilakukan Rabu (1/8/2019) di sebuah rumah di Kelurahan Rogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang.

Informasi yang dihimpun media ini, penangkapan kali ini adalah yang terbesar, bahkan yang menghebohkan saat penggerebekan tersebut seorang oknum Jaksa juga diamankan. Pemilik Shabu adalah Ali Wafa (26) warga Dusun Nongkesan, Desa Tamberu Jaya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Sementara oknum Jaksa itu RF yang bertugas di Kejaksaan Negeri Lumajang. Selain Ali Wafa, oknum Jaksa yang diamankan waktu itu, sedang asik pesta shabu bersama Nur Hidayat warga Kelurahan Rogotrunan dan Didit warga Jl Suwandak Kota Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban pada press releasenya Kamis (15/8/2019).Pihaknya menduga Ali Wafa merupakan jaringan peredaran Narkoba dari Madura yang sebelumnya telah diungkap oleh Polda Jatim. Barang bukti dari jaringan itu 50 Kg Sabu atau senilai Rp 74 milliar.

“Jadi namanya Ali Wafa, ini merupakan pengungkapan terbesar yang pernah terjadi di wilayah lumajang dengan total 77,7 gram. Kalau kita tahu rata-rata beberapa kali penangkapan itu kalau 0,1 gram dijual Rp 200 ribu di lumajang. Berarti kalau 77,7 gram itu nilainya lebih dari Rp 150 juta” jelas Arsal.

“Kami duga, sindikat ini merupakan jaringan sokobanah yang baru saja diungkap oleh Polda Jatim, yang jumlah barang buktinya fantastis. Untuk itu kami akan segera berkoordinasi dengan Polda Jatim, BNNP Jatim dan BNNK Lumajang untuk mengungkap jaringan besar di balik ini,” imbuhnya.

Melihat Ali Wafa berasal dari Sokobanah Sampang Madura, menurut Arsal ada dugaan ini jaringan yang sama. Karena konsepnya sama. Dari jaringan sokobanah itu ada terkait jaringan Jember juga, pernah ada yang di ungkap juga pelaku dari Jember kemudian ngaku juga ada yang ngambil dari jember.

“Berarti saya kira ini ada keterkaitan dan baru saja juga ada diungkapkan dari BNNP terkait dengan Narkoba yang akan masuk ke Lumajang seberat 1,2 kg dari Malaysia. Jaringan Malaysia itu menggunakan dua kurir, satu ke sampang, satunya rencana ke lumajang dengan total yang ke lumajang 1,2 kg dan yang ke Sampang sekitar 10 Kg yang berhasil ditangkap di Sidoarjo,” ungkapnya.

Sementara itu pihak Kejaksaan Negeri Lumajang saat dikonfirmasi awak media dihari yang sama membenarkan, jika ada Oknum Jaksa bernama Rifki Firmansyah (RF) ditangkap Reskoba Polres Lumajang karena kedapatan menggelar pesta Shabu. “Kita dapat info ada oknum jaksa yang ditangkap karena pesta Shabu oleh polisi,” ujar Ferdy Siswandana SH,. M.H, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang.

Ferdy membenarkan jika RF adalah jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Lumajang. Namun, yang bersangkutan juga sedang dalam pemeriksaan internal karena banyak melakukan pelanggaran. RF juga sudah tidak masuk sekitar 1 tahun dan proses pemecatannya sudah diajukan ke Kejaksaan Tinggi. “Ini jelas mencoreng nama baik Kejaksaan Lumajang. Yang bersangkutan sedang proses pemeriksaan internal dan dalam proses pengajuan pemecatan,” jelas Kasi Intel.

Ferdy merasa sangat terkejut dengan kasus RF, oknum Jaksa tersebut tertangkap Polisi saat pesta shabu. Pihaknya menyerahkan semua proses hukum kepada polisi. “Apakah RF hanya pengguna saja atau terlibat jaringan narkoba lain, Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” tukas Ferdy. (adi/yan)

 

Lumajang

Peringati HSN, ASN Lumajang Kenakan Busana Muslim

Diterbitkan

||

Sejumlah ASN di Pemkab Lumajang memakai busana muslim.
Sejumlah ASN di Pemkab Lumajang memakai busana muslim.

Memontum Lumajang – Sesuai dengan surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Nomor 451/1960/427.13/2020 perihal Pemberitahuan Hari Santri Nasional Tahun 2020. Sejumlah ASN Pemerintah di Kabupaten Lumajang, memakai busana muslim.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, bersama Wakil Bupati Lumajang, mengucapkan Selamat Hari Nasional Tahun 2020 secara virtual melalui chanel Youtube ‘Lumajangkab’. Bupati yang juga seorang santri, menyampaikan rasa bangganya. Menurutnya, santri adalah calon pemimpin masa depan.

“Bangga menjadi santri, karena santri adalah agen perubahan untuk pemimpin yang akan datang,” katanya, Kamis (22/10) tadi.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam kesempatan itu berpesan agar para santri yang saat ini sedang belajar di pesantren, tetap semangat dalam menuntut ilmu. Termasuk, juga menjaga kesehatan selama pandemi dan menjalankan protokol kesehatan.

“Tetaplah belajar di pesantren, jaga kesehatan tetap semangat belajar dan mengaji. Jadilah santri dan satriwati yang unggul dan hebat, kalian adalah calon pemimpin bangsa,” ujar Wabup.

Dalam video tersebut, juga disampaikan Ucapan Selamat Hari Santri oleh Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin. Dirinya yang juga seorang santri, berharap agar santri menjadi bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sudah saatnya santri menjadi pelopor dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Gus Mas’ud, dalam kesempatan itu juga menyampaikan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2020.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Lumajang, untuk berpartisipasi dan mengikuti serangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020.

“Tetap semangat dan bergairah untuk melaksanakan Hari Santri tahun ini. Di situasi pandemi yg ada, kita akan menyesuaikan diri, segala kegiatan yg ada dilakukan secara virtual. Kita akan gelar instighosah secara virtual, ayo ikuti semuanya,” pungkasnya. (adi/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Lumajang

Wabup Lumajang Perkenalkan Potensi Ubi Madu Pasrujambe

Diterbitkan

||

Wabub Lumajang, Indah Amperawati saat pelaksanaan panen raya ubi madu di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe.
Wabub Lumajang, Indah Amperawati saat pelaksanaan panen raya ubi madu di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe.

Identik Buahnya Yang Kesat dan Manis

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Ir Indah Amperawati M.Si, mengenalkan potensi ubi madu Pasrujambe. Hal itu dilakukannya usai pelaksanaan temu lapang dan panen raya Ubi Jalar di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kamis (15/10) tadi.

Wabup dalam kesempatan itu berharap, para petani terus berinovasi dalam melakukan budidaya ubi jalar dan kegiatan usaha taninya. Sehingga, hasil panen dari budidaya ubi jalar bisa terus meningkat.

“Rasa dari ubi ini manisnya luar biasa. Ubi ini adalah ubi madu Pasrujambe atau jenisnya sama dengan ubi Cilembu dan rasanya persis sama. Jadi, bapak ibu cukup ke Pasrujambe saja, untuk menikmati ubi madu yang luar biasa nikmat,” kata Wakil Bupati.

Ubi madu Pasrujambe memiliki jenis dan rasa yang sama dengan ubi Cilembu.

Ubi madu Pasrujambe memiliki jenis dan rasa yang sama dengan ubi Cilembu.

Wabup menambahkan, bahwa ubi madu di Pasrujambe, berpotensi bagus dengan luas tanam sekitar 600-700 hektar. Melihat potensi yang tinggi tersebut, Bunda Indah-sapaan Wakil Bupati, berharap Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan berkolaborasi memastikan produksi pertanian dan akses pasarnya.

“Tinggal nantinya, peran petani jaga kontinuitasnya dan jaga kualitasnya. Ini yang penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Hari salah satu petani Ubi Madu Pasrujambe, menjelaskan bahwa potensi Ubi Madu Pasrujambe, cukup menjanjikan. Pihaknya kini berhasil memasok PT. Indowoo yang salah satu industri olahan di Cirebon, dengan kisaran harga untuk ubi Grade A sekitar Rp 5 ribu per kilogram.

“Dengan luasan sekitar 600-700 hektar di Pasrujambe, petani ubi di sini bisa menjadi penyuplai terbesar di Jawa Timur,” jelasnya. (adi/sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler