Connect with us

Kota Malang

Razia Gabungan Patuh 2019, Sebanyak 170 Pelanggar Ditilang

Diterbitkan

||

Petugas Lantas Polres Malang Kota Razia Patuh 2019 di Terminal Landungsari. (gie)

Memontum Kota Malang – Di hari terakhir Operasi Patuh 2019, Petugas Lantas Polres Malang Kota gelar razia gabungan di Terminal Landungsari Jl Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (11/9/2019) pukul 09.00. Kali ini petugas Lantas melakukan razia bersama TNI dan Dishub. Selain itu juga hadirkan Jaksa dan hakim untuk sidang tilang bagi kendaraan roda 4 yang tidak layak jalan atau yang kelengkapannya tidak sesuai.

Kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 (angkutan umum, pikup) yang melaju dari arah timur dimasukan oleh petugas ke dalam Terminal Landungsari. Mereka diperiksa kelengkapan berkendara. Tentunya masih ada saja pengendara kendaraan bermotor yang tidak memakai helm, tidak membawa SIM, STNK. Bahkan dalam razia selama selama 90 menit ini sebanyak 170 pengendara kendaraan roda 2 ditilang petugas.

Kanit Turjawali Lantas Polres Malang Kota Iptu M Saichu, mengatakan bahwa razia ini tetap memprioritaskan 8 point operasi Patuh 2019.

” Prioritas pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan berlalu lintas. Pengendara dengan kecepatan tinggi, tidak memakai helm, melawan arus, pengendara motor di bawah umur, penggunaan strobo dan beberapa pelanggaran lainnya,” ujar Iptu Saichu.

Diharapkan pasca Operasi Patuh 2019, masyarakat semakin mematuhi peraturan lalu lintas. ” Harapannya masyarakat bisa meningkatkan kesadaran berlalu lintas, mematuhi peraturan lalu lintas dan juga mentaati rambu rambj yang sudah ada. Kami juga imbau supaya masyarakat sebelum berangkat berkendara, sebaiknya melakukan pengecekan kelengkapan kendaraan, cek roda, lampu, surat-suratnya baru melakukan perjalanan. Selain itu saling menghargai, menghormati sesama pengendara di jalan raya, selalu berhati-hati selamat sampai tujuan,” ujar Iptu Saichu.

Seringnya melalukan razia kepada pengguna kendaraan bermotor, jumlah angka Laka Lantaa semakin berkurang. Bahkan berkurang sampai 55 persen.

” Angka laka lantaa semakin berkurang. Kami akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat saat berkendara di jalan raya. Selalu mematuhi peraturan berlalu lintas,” ujar Iptu Saichu. (gie/yan)

 

Advertisement

Terpopuler