Connect with us

Kota Malang

UM Tuan Rumah KMHE 2019, Dipakai Lintasan, Jalan Jakarta dan Simpang Ijen Ditutup

Diterbitkan

||

Salah satu mobil KMHE 2019 milik UM, mencoba ruas jalan Jakarta. (ist)

Memontum Kota Malang – Sebagai tuan rumah pelaksanaan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019, Universitas Negeri Malang (UM) mohon maaf kepada pengguna jalan Jakarta dan Simpang Ijen kota Malang, selama event berlangsung Selasa-Sabtu (24-28/9/2019) mulai pukul 07.00-18.00, jalan ditutup sementara. Pasalnya, jalan tersebut akan digunakan sebagai race KMHE 2019.

“Panitia KMHE 2019 Universitas Negeri Malang (UM) mempersilahkan pengguna jalan melewati jalan alternatif. Bisa melewati kampus UM dari Gerbang jalan Surabaya menuju Gerbang jalan Veteran (Depan MATOS), dan sebaliknya. Semoga aktivitas segenap warga kota Malang dan sekitarnya tetap dapat berjalan dengan baik,” ungkap Kasubag Humas UM, Ifa Nursanti, mewakili Panitia KMHE 2019.

Pengumuman penutupan sementara jalan Jakarta dan Simpang Ijen. (ist)

Pengumuman penutupan sementara jalan Jakarta dan Simpang Ijen. (ist)

Nantinya, para peserta akan memutari Jalan Jakarta dan Jalan Simpang Ijen Kota Malang. Dan kemudian oleh dewan juri akan dinilai, seberapa iritkah mobil yang telah dirancang oleh para peserta tersebut. Dikarenakan, ajang perlombaan sendiri dilakukan di jalan raya, maka bagi pengguna jalan yang akan melintas dipersilahkan mempergunakan jalan alternatif melewati kampus UM.

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 merupakan ajang perlombaan mobil irit bahan bakar tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti dan Universitas Negeri Malang (UM) sebagai tuan rumah KMHE 2019.

Tiap tahunnya, KMHE memperlombakan mobil kreasi mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi. Perlombaan dibagi menjadi dua kategori kendaraan, yaitu Urban dan Prototype. Kelas mobil dalam KMHE dibagi menjadi 4 kelas, berdasarkan motor penggerak yang digunakan, di antaranya Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline, MPD Etanol, MPD Diesel dan Motor Listrik.

Saat ini, jumlah peserta yang telah mendaftar ada 80-an tim dari 40-an kampus se-Indonesia. Wakil Rektor III UM, Dr Mu’arifin MPd mengatakan, alasan UM menjadi tuan rumah ajang bergensi ini dikarenakan UM pernah meraih medali emasi di ajang KMHE 2018.

“Satu tim berjumlah tujuh orang yang akan dinilai oleh 5 dewan juri, masing-masing dari ITS, UB, UGM, UI dan ITB,” terangnya.

Sementara itu, dewan juri lomba KMHE 2019, Dr Ir Iman K Reksowardojo mengatakan, tujuan diadakannya lomba ini, untuk memberikan wadah bagi mahasiswa teknik di seluruh Indonesia.

“Kami ingin mahasiswa bisa memberikan alternatif solusi bagi masalah energi nasional saat ini. Solusi yang dimaksud ialah dengan memberikan efek positif dengan mengembangkan kendaraan masa depan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan,” ujarnya. (rev/adn)