<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Desa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/category/kabar-desa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2026 15:05:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kabar Desa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>41 Tahun Tinggal di Rumah Bocor, Buruh Lepas di Kota Malang Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/41-tahun-tinggal-di-rumah-bocor-buruh-lepas-di-kota-malang-akhirnya-dapat-bantuan-bedah-rumah</link>
					<comments>https://memontum.com/41-tahun-tinggal-di-rumah-bocor-buruh-lepas-di-kota-malang-akhirnya-dapat-bantuan-bedah-rumah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233583</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selama 41 tahun, Mohammad Jailani bersama keluarganya bertahan di rumah sederhana yang kondisinya kian memprihatinkan. Atap yang bocor, kayu yang lapuk dimakan rayap, hingga dapur berdinding anyaman bambu menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu. Harapan memiliki rumah yang lebih layak, pun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selama 41 tahun, Mohammad Jailani bersama keluarganya bertahan di rumah sederhana yang kondisinya kian memprihatinkan. Atap yang bocor, kayu yang lapuk dimakan rayap, hingga dapur berdinding anyaman bambu menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapan memiliki rumah yang lebih layak, pun akhirnya datang setelah Jailani menjadi salah satu penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). &#8220;Alhamdulillah, saya sudah diberi bantuan. Saya bersyukur sekali,&#8221; ujar Jailani saat ditemui, Jumat (03/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas itu, mengatakan rumahnya dipilih setelah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh petugas yang menilai kondisi bangunannya. Sementara untuk kondisi rumah, hampir seluruh bagian mengalami kerusakan. Saat hujan turun, air masuk dari berbagai sisi karena banyak genteng yang pecah dan bergeser. Kondisi bangunan juga semakin rapuh akibat kayu penyangga yang dimakan rayap.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau hujan, bocor semua. Kayunya juga sudah dimakan rayap. Gentengnya banyak yang pecah,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui program BSPS, rumah berukuran sekitar 5 x 8 meter tersebut akan dibongkar dan dibangun kembali. Perbaikan dijadwalkan dimulai pada 10 Juli hingga 10 Oktober 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semuanya diperbaiki. Dibongkar semua,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama proses pembangunan berlangsung, nantinya Jailani bersama istri dan anaknya yang masih berusia 11 tahun akan tinggal di rumah ibunya yang berada tepat di sebelah rumah mereka. Di tengah keterbatasan ekonomi, Jailani mengaku hanya mengandalkan pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapannya dengan rumah yang lebih layak nanti, dapat hidup dengan lebih nyaman, tenang dan aman,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/41-tahun-tinggal-di-rumah-bocor-buruh-lepas-di-kota-malang-akhirnya-dapat-bantuan-bedah-rumah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bedah Rumah CSR Ubah Hunian Jamia, Kini Tak Lagi Khawatir Kehujanan</title>
		<link>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan</link>
					<comments>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[kehujanan]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kabupaten Malang &#8211; Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Jamia, warga Dusun Loandeng Kidul, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Rumah yang selama bertahun-tahun ditempatinya bersama keluarga kini berubah menjadi hunian layak berkat program bedah rumah hasil kolaborasi CSR CitraLand Puncak Tidar dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Jamia mengaku tidak pernah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kabupaten Malang</strong> &#8211; Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Jamia, warga Dusun Loandeng Kidul, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Rumah yang selama bertahun-tahun ditempatinya bersama keluarga kini berubah menjadi hunian layak berkat program bedah rumah hasil kolaborasi CSR CitraLand Puncak Tidar dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jamia mengaku tidak pernah menyangka rumahnya menjadi salah satu penerima bantuan. Bahkan, saat pertama kali didatangi rombongan untuk melakukan survei, dia sempat merasa khawatir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu itu saya pulang kerja, terus ada tamu datang. Rumah saya difoto-foto, katanya izin mau memotret rumah. Saya tidak tahu kalau mau dapat bantuan. Saya sempat takut karena yang datang banyak, pakai mobil dan motor,&#8221; kata Jamia, Rabu (01/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses pendataan dilakukan sekitar Februari 2026. Sekitar lima bulan kemudian, rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak itu dibangun kembali. Pengerjaannya telah rampung sekitar sepekan lalu. Seluruh bangunan lama rumah nya dibongkar dan dibangun ulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semuanya diperbaiki. Bangunan yang lama dirubuhkan semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum direnovasi, kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. Atap rumah masih menggunakan genteng dengan rangka eksisting yang menggunakan kayu kondisi rapuh dan keropos, sehingga rawan bocor saat hujan. Dapur dan kamar mandi juga masih berlantai tanah, meski dinding rumah sudah menggunakan bata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pakai genteng atap. Dapur sama kamar mandi masih tanah,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehari-hari, Jamia bekerja sebagai buruh tani sekaligus mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Suaminya bekerja sebagai kuli bangunan, sementara salah satu anaknya juga menekuni pekerjaan yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang tinggal di rumah ini ada empat orang, saya, suami dan anak dua,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan rumah yang kini lebih layak, Jamia mengaku keluarganya bisa menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan aman. Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar renovasi bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk hidup dengan kualitas yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini,&#8221; imbuh Jamiah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi DWP Setwan, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Peningkatan Sumber Daya Anggota</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-dwp-setwan-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-peningkatan-sumber-daya-anggota</link>
					<comments>https://memontum.com/kunjungi-dwp-setwan-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-peningkatan-sumber-daya-anggota#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[setwan]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233498</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP), Budiar Anwar, bersama Ketua DWP Kabupaten Malang, melakukan kunjungan ke DWP Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Malang di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Rabu (01/07/2026) tadi. Turut hadir mendampingi, Pembina DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP), Budiar Anwar, bersama Ketua DWP Kabupaten Malang, melakukan kunjungan ke DWP Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Malang di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Rabu (01/07/2026) tadi. Turut hadir mendampingi, Pembina DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Ketua DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Malang, Isa Aminda Nur Fuad Fauzi, serta seluruh anggota DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan organisasi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Adapun tujuannya, untuk memperkuat sinergi organisasi, meningkatkan kapasitas dan peran anggota, serta mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP di setiap perangkat daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen itu, Sekda Budiar mengapresiasi para pengurus dan anggota DWP Setwan, atas kreativitasnya dengan menggelar pameran lokakarya hasil kreativitas anggota DWP Setwan. &#8220;Terima kasih atas peran aktif DWP dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, serta penguatan peran keluarga di lingkungan aparatur sipil negara,&#8221; kata Sekda Budiar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, Dharma Wanita Persatuan harus terus menjadi organisasi yang solid, aktif dan produktif. Selain mempererat silaturahmi, DWP juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Anggota DWP Kabupaten Malang harus aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan. Termasuk pada kesempatan ini, anggota DWP sudah aktif dengan membuat lokakarya seperti roti, bunga dan Batik Garudeya,” imbuhnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kunjungi-dwp-setwan-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-peningkatan-sumber-daya-anggota/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinggal di Rumah Berdinding Banner, Keluarga Aktivis Pramuka Kini Miliki Hunian Layak</title>
		<link>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak</link>
					<comments>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[berdinding]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233408</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Senyum bahagia terpancar dari wajah Adhi Darma Sisworo dan istrinya, Hanim Ainun Jariah. Pasangan yang aktif sebagai pembina Pramuka di Kota Malang, itu akhirnya memiliki rumah yang lebih layak dihuni setelah mendapat bantuan program renovasi rumah dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang. Sebelum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Senyum bahagia terpancar dari wajah Adhi Darma Sisworo dan istrinya, Hanim Ainun Jariah. Pasangan yang aktif sebagai pembina Pramuka di Kota Malang, itu akhirnya memiliki rumah yang lebih layak dihuni setelah mendapat bantuan program renovasi rumah dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum direnovasi, sebagian rumah yang mereka tempati masih berdinding banner dan anyaman bambu. Kondisi tersebut membuat rumah jauh dari kata layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwarda Jawa Timur dan Kwarcab Kota Malang yang sudah melaksanakan renovasi rumah di tempat tinggal kami. Semoga menjadi berkah bagi semua yang terlibat,&#8221; ujar Adhi, Jumat (26/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adhi menjelaskan, rumah yang kini ditempatinya merupakan bagian dari rumah orang tuanya, yang kemudian dibagi untuk ditempati bersama keluarganya. Sebelum direnovasi, ruang dapur, kamar mandi, hingga salah satu kamar hanya ditutup menggunakan banner dan bambu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kondisinya memang belum layak. Dapur, kamar dan kamar mandi masih ditutup banner dan bambu. Untuk listrik sekarang masih belum tersambung, begitu juga PDAM masih menunggu,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui program renovasi rumah, bagian ruang tamu, satu kamar tidur, dapur dan kamar mandi kini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Proses pembangunan dimulai pada 9 Juni dan rampung pada 20 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi pengerjaan hanya dua minggu, cepat sekali,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik rasa syukur tersebut, Adhi juga tengah menghadapi tantangan ekonomi. Setelah mengabdi selama 20 tahun sebagai tenaga pengamanan di sebuah perusahaan, dia harus berhenti bekerja pada Oktober 2025 karena kebijakan batas usia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah sekitar delapan bulan saya tidak bekerja. Sekarang saya membantu istri dalam kegiatan kepramukaan sambil menunggu rezeki pekerjaan berikutnya,&#8221; tuturnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-muharram-pc-fatayat-nu-situbondo-bagikan-bingkisan-untuk-pasien-rsar</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-muharram-pc-fatayat-nu-situbondo-bagikan-bingkisan-untuk-pasien-rsar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bingkisan]]></category>
		<category><![CDATA[fatayat]]></category>
		<category><![CDATA[muharram,]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233402</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Situbondo bersama Pembina PC Fatayat NU Situbondo, menggelar kegiatan Istiqomah Sepuluh Muharrom (Ihrom) dengan membagikan bingkisan untuk pasien di Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo, Jumat (26/06/2026) tadi. Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di Bulan Muharram, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Situbondo bersama Pembina PC Fatayat NU Situbondo, menggelar kegiatan Istiqomah Sepuluh Muharrom (Ihrom) dengan membagikan bingkisan untuk pasien di Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo, Jumat (26/06/2026) tadi. Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di Bulan Muharram, itu untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen itu, penyerahan bingkisan diserahkan langsung Pembina PC Fatayat NU, Hj Djuwairiyah Fawaid dan Hj Zeiniye. Pelaksanaan sendiri, dilakukan secara bergiliran dengan mendatangi ruang perawatan pasien di ruang Inap RSAR Situbondo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Fatayat NU Situbondo, Silina Efendi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Khususnya, bagi mereka yang sedang menjalani rawat inap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semenjak kepemimpinan Nyai Hj Djuwairiyah Fawaid sebagai Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Situbondo, kegiatan Istiqomah Sepuluh Muharrom hingga saat ini terus dilaksanakan. Selain berbagi bingkisan, kita juga mendoakan para pasien cepat sembuh dari penyakitnya,” kata Silina Efendi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Diharapkan, semangat berbagi pada 10 Muharram yang dilaksanakan Fatayat NU Situbondo, dapat terus menginspirasi berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Sekretaris PC Fatayat NU Situbondo, Nuril Hashinah, mengatakan kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari pasien, keluarga pasien, serta pihak rumah sakit. &#8220;Program Fatayat NU Ihrom ini terus konsisten menyelenggarakan bagi-bagi santunan untuk masyarakat, terutama bagi para pasien di rumah sakit. Program yang telah berjalan sejak kepemimpinan Ibu Nyai Hj Juwairiyah ini, kini bertransformasi dengan nama baru, yaitu &#8216;Fatayat NU Ihrom&#8217;,&#8221; ujar Nuril.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskannya, bahwa program ini sebelumnya dikenal dengan nama Baksos (bakti sosial) Fatayat NU. Perubahan nama menjadi Ihrom sendiri merupakan singkatan dari Istiqomah Sepuluh Muharram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tujuan utama dari program ini, menerapkan sikap saling peduli terhadap sesama, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dan mengajak masyarakat untuk bersedekah di momentum 10 Muharram,&#8221; terang Nuril.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua 1 Fatayat NU yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, mengatakan bahwa momentum 10 Muharram untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada sesama di kalangan anggota PC Fatayat NU Situbondo. &#8220;Program ini juga membawa pesan moral bagi masyarakat luas. Dengan menjenguk orang sakit, kita diingatkan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT. Karena kesehatan merupakan anugerah terbesar yang sering kali terlupakan oleh manusia,&#8221; jelas Wabup Situbondo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Wakil Ketua, bahwa harta, jabatan dan uang, tidak akan berarti apa pun tanpa tubuh yang sehat. &#8220;Selain itu, program ini juga menjadi sarana untuk menyadari bahwa sakit adalah ujian dari Allah SWT. Kita diajarkan untuk menghadapinya dengan penuh syukur dan ikhlas serta menerima dengan lapang dada,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-muharram-pc-fatayat-nu-situbondo-bagikan-bingkisan-untuk-pasien-rsar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233402</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gebyar 10 Muharram, Baznas Pasuruan Santuni 100 Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-10-muharram-baznas-pasuruan-santuni-100-anak-yatim</link>
					<comments>https://memontum.com/gebyar-10-muharram-baznas-pasuruan-santuni-100-anak-yatim#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[muharram,]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Santuni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Gebyar 10 Muharram 1447 Hijriah, yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/06/2026) tadi. Gelaran yang bertemakan &#8216;Bahagia bersama Anak Yatim&#8217; itu, dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko dan anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Gebyar 10 Muharram 1447 Hijriah, yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/06/2026) tadi. Gelaran yang bertemakan &#8216;Bahagia bersama Anak Yatim&#8217; itu, dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko dan anggota Forpimda hingga alim ulama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi pelaksanaan sendiri, diawali dengan hiburan berupa mendongeng oleh Kak Hilmi Ramadhan, pendongeng yang juga sekaligus founder Kampung Dongeng Surabaya. Aksinya itu, membuat ratusan anak yatim hingga para undangan tertawa terbahak-bahak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor, mengatakan dalam acara ini sebanyak 100 anak yatim dari perwakilan 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan sengaja dikumpulkan untuk menerima santunan hingga menikmati hiburan yang jarang mereka dapatkan. &#8220;Semua ini dilakukan semata-mata membuat mereka bahagia. Makanya kita namakan bahagia bersama anak yatim,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan yang akrab dipanggil Gus Nasih ini beranggapan, 10 Muharram lebih dari sekedar peringatan biasa. Melainkan, pengingat kembali betapa mulianya sebuah amalan seorang muslim dan muslimah yang selalu menyantuni, membahagiakan dan memuliakan anak yatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Seperti yang Rosululloh SAW contohkan, maka dari itu sudah sepatutnya kita semua umat Muslim menjadikan 10 Muharram sebagai atau lebarannya anak yatim. Memberikan kepedulian pada anak yatim memang harus dibantu oleh umat Islam lainnya yang lebih mampu,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan terima kasih kepada Baznas dan seluruh elemen masyarakat yang menjadikan 10 Muharram sebagai momentum membahagiakan anak yatim. &#8220;Kami atas nama Pemkab Pasuruan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas dan seluruh OPD, camat dan semuanya, terima kasih kepada ibu pendamping mengantarkan hadir di acara syiar as syuro ini dan semua masyarakat yang peduli pada anak yatim,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Shobih ini berharap, agar pelaksanaan Gebyar 10 Muharram dengan santunan anak yatim tetap dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. &#8220;Karena ini momen menjadikan kita sebagai makhluk sosial yang peduli pada sesama, jadi harus dilanjutkan hingga tahun-tahun selanjutnya,&#8221; harapnya. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gebyar-10-muharram-baznas-pasuruan-santuni-100-anak-yatim/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ASN Banyuwangi Peringati Muharram dengan Berbagi dan Tebar Kepedulian</title>
		<link>https://memontum.com/asn-banyuwangi-peringati-muharram-dengan-berbagi-dan-tebar-kepedulian</link>
					<comments>https://memontum.com/asn-banyuwangi-peringati-muharram-dengan-berbagi-dan-tebar-kepedulian#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[muharram,]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar peringatan 1 Muharram 1448 H di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/06/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti ratusan ASN Banyuwangi, bupati mengajak memanfaatkan momentum tersebut untuk berbagi dan menebar kepedulian pada sesama. Salah satunya, bergotong royong menyalurkan donasi untuk menghadirkan alat bantu gerak bagi saudara-saudara yang membutuhkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar peringatan 1 Muharram 1448 H di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/06/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti ratusan ASN Banyuwangi, bupati mengajak memanfaatkan momentum tersebut untuk berbagi dan menebar kepedulian pada sesama. Salah satunya, bergotong royong menyalurkan donasi untuk menghadirkan alat bantu gerak bagi saudara-saudara yang membutuhkan, baik berupa kursi roda, alat bantu jalan serta memberikan santunan kepada anak yatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bulan Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan. Sehingga, umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu cara untuk memperbanyak amal kebaikan, tambah Bupati Ipuk, adalah dalam bentuk kepedulian sosial. Secara khusus, bisa dengan berdonasi alat bantu gerak bagi mereka yang membutuhkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berbagi kepada sesama menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">ASN Banyuwangi sendiri, rutin melakukan program &#8216;ASN Berbagi&#8217; setiap bulannya di tanggal cantik. Donasi yang diberikan, mulai dari bantuan peralatan sekolah, tambahan protein untuk penanganan stunting hingga Bansos untuk Hari Raya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus 1 Muharram, Bupati Ipuk mengajak ASN berdonasi untuk memberikan santunan anak yatim dan mebelikan bantuan alat gerak mobilitas. Selain itu, dirinya meminta tahun baru Islam ini para ASN terus meningkatkan produktifitas dan kinerja dalam membangun daerah dan memberikan pelayanan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi. Seperti Nabi dan para sahabat yang membangun masyarakat Madinah dengan semangat kebersamaan, ASN pun dituntut untuk menebar kepedulian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram tersebut, juga dirangkai dengan penyerahan sebagian donasi ASN Berbagi berupa bantuan kusi roda kepada tiga orang penerima dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Acara juga dirangkai dengan tausiah agama dan doa akhir tahun dan doa awal tahun. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/asn-banyuwangi-peringati-muharram-dengan-berbagi-dan-tebar-kepedulian/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian</title>
		<link>https://memontum.com/temukan-batu-batolit-yang-diduga-watu-dakon-disparbud-kabupaten-malang-sebut-perlu-kajian</link>
					<comments>https://memontum.com/temukan-batu-batolit-yang-diduga-watu-dakon-disparbud-kabupaten-malang-sebut-perlu-kajian#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[batolit]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233047</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menilai bahwa temuan Batu Batolit dan batu yang diduga sebagai Watu Dakon di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, masih perlu dilakukan identifikasi. Hal ini karena, baru yang ditemukan memiliki potensi nilai geologi, sejarah dan budaya, yang menarik untuk diteliti lebih lanjut melalui kajian ilmiah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menilai bahwa temuan Batu Batolit dan batu yang diduga sebagai Watu Dakon di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, masih perlu dilakukan identifikasi. Hal ini karena, baru yang ditemukan memiliki potensi nilai geologi, sejarah dan budaya, yang menarik untuk diteliti lebih lanjut melalui kajian ilmiah yang komprehensif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, batu berukuran besar tersebut diduga merupakan Batu Batolit yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik purba yang berkaitan dengan Gunung Sang Hyang Kemukus (Arjuna Purba). Selain itu, ditemukan pula batu dengan sejumlah cekungan yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai Watu Dakon dan berpotensi memiliki nilai budaya maupun sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Yossy Indra Hardyanto, menjelaskan bahwa identifikasi terhadap temuan tersebut saat ini masih bersifat dugaan awal. Sehingga, memerlukan penelitian lebih lanjut oleh para ahli terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Temuan ini menarik untuk diteliti karena dapat memberikan informasi mengenai sejarah geologi maupun budaya di kawasan Singosari. Namun, untuk memastikan asal-usul, fungsi, usia dan keterkaitannya dengan peradaban masa lalu, diperlukan penelitian lebih mendalam oleh ahli yang berkompeten agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara akademis,&#8221; ujar Cak Yossi-sapaannya, Selasa (09/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait temuan ini, Disparbud mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan melestarikan lokasi temuan, serta tidak melakukan pemindahan maupun perubahan pada objek yang ditemukan. Karena dari hasil kajian ilmiah nantinya, diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pelestarian, edukasi, serta pengembangan potensi warisan budaya dan geologi di Kabupaten Malang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/temukan-batu-batolit-yang-diduga-watu-dakon-disparbud-kabupaten-malang-sebut-perlu-kajian/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233047</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Kesehatan, Kormi Kabupaten Pasuruan bersama DP3KB Ajak Warga Cek Tingkat Kebugaran</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-kesehatan-kormi-kabupaten-pasuruan-bersama-dp3kb-ajak-warga-cek-tingkat-kebugaran</link>
					<comments>https://memontum.com/peduli-kesehatan-kormi-kabupaten-pasuruan-bersama-dp3kb-ajak-warga-cek-tingkat-kebugaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kebugaran,]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Kesehatan Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Pasuruan memiliki cara menarik dalam mengajak masyarakat peduli kesehatan. Melibatkan warga perwakilan dari 24 kecamatan, keduanya kolaborasi dengan melakukan cek &#8216;tingkat kebugaran&#8217; yang berlangsung di GOR Sasana Krida Anoraga Raci Bangil, Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Kesehatan Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Pasuruan memiliki cara menarik dalam mengajak masyarakat peduli kesehatan. Melibatkan warga perwakilan dari 24 kecamatan, keduanya kolaborasi dengan melakukan cek &#8216;tingkat kebugaran&#8217; yang berlangsung di GOR Sasana Krida Anoraga Raci Bangil, Selasa (9/6/2026) tadi. Pelaksanaan sendiri, dilakukan dengan berjalan kaki dan berlari selama 6 menit, yang selanjutnya diteruskan dengan pengecekan kesehatan, mulai dari tensi darah, gula, kolesterol dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, mengatakan bahwa tujuan digelarnya cek kebugaran masyarakat tidak lain adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang teratur dan penerapan pola hidup sehat. &#8220;Cara ini penting untuk kita bisa tahu, bagaimana tingkat kebugaran secara objektif. Dan hasilnya, ini jadi dasar untuk merancang program Kormi agar lebih meluas dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan Merita, bahwa olah raga rekreasi yang dikembangkan Kormi tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kebugaran. Melainkan, juga diharapkan dapat memperkuat interaksi sosial dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pelaksanaan kegiatan cek kebugaran, tambahnya, Kormi akan dapat memperoleh data yang akurat mengenai kondisi kebugaran masyarakat Kabupaten Pasuruan. Data tersebut, akan digunakan sebagai dasar penyusunan program olah raga rekreasi yang lebih luas dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat.</p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h4 class="wp-block-heading">Baca juga :</h4>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar semakin banyak warga yang terlibat dalam aktivitas olah raga dan menerapkan pola hidup sehat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan, dr Arif Junaedi, menambahkan bahwa cek kebugaran sangat penting dilakukan oleh semua. Itu karena, akhir-akhir ini banyak masyarakat yang cenderung menjadi &#8216;kaum rebahan&#8217; dengan aktifitas gadget tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebiasaan ini, ungkapnya, sangat berdampak pada menurunnya kesehatan dan kebugaran masyarakat. &#8220;Akhir-akhir ini, semakin banyak yang kurang aktifitas. Akibatnya, hasilnya baik atau kurang baik, tergantung dari pola dan gaya hidup kita. Kalau dirasa kurang baik, berarti ada pola hidup yang harus dirubah, yakni dengan membiasakan olahraga,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui, cek kebugaran masyarakat merupakan kegiatan yang digagas dalam rangka mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Sementara pelalsanaan kegiatan sendiri, bertemakan &#8216;Masyarakat Bugar, Pasuruan Sehat dan Produktif&#8217;, yang pesertanya diikuti berbagai elemen masyarakat serta Kepala OPD di Kabupaten Pasuruan. <strong>(kom/puj/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peduli-kesehatan-kormi-kabupaten-pasuruan-bersama-dp3kb-ajak-warga-cek-tingkat-kebugaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233038</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
