<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/category/pendidikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 15:09:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pendidikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peduli Sektor Pendidikan, Pemkab Banyuwangi Buka Pendaftaran Beasiswa Banyuwangi Progresif</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-sektor-pendidikan-pemkab-banyuwangi-buka-pendaftaran-beasiswa-banyuwangi-progresif</link>
					<comments>https://memontum.com/peduli-sektor-pendidikan-pemkab-banyuwangi-buka-pendaftaran-beasiswa-banyuwangi-progresif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233732</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi telah mulai membuka pendaftaran beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro). Beasiswa ini, memberikan kesempatan bagi putra dan putri daerah untuk belajar di berbagai bidang strategis, termasuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Beasiswa Banyuwangi Progresif sendiri, adalah program pendidikan terbaru yang diluncurkan oleh Pemkab Banyuwangi, untuk membiayai pendidikan tinggi, khususnya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi telah mulai membuka pendaftaran beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro). Beasiswa ini, memberikan kesempatan bagi putra dan putri daerah untuk belajar di berbagai bidang strategis, termasuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beasiswa Banyuwangi Progresif sendiri, adalah program pendidikan terbaru yang diluncurkan oleh Pemkab Banyuwangi, untuk membiayai pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan dan bidang prioritas daerah lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan beasiswa ini diberikan kepada calon mahasiswa selama tahun akademik 2026/2027 dan mahasiswa yang sedang menempuh studi minimal semester ketiga dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas atau penghafal Al-Qur&#8217;an. &#8220;Pendaftaran dibuka mulai tanggal 6 &#8211; 18 Juli. Rinciannya dapat ditemukan di akun media sosial Dinas Pendidikan atau langsung di Kantor Dinas Pendidikan. Bagi yang memenuhi syarat, segera daftar. Jangan sampai ketinggalan, manfaatkan program ini untuk mengakses pendidikan tinggi secara gratis,&#8221; kata Bupati Ipuk, Kamis (09/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga mengatakan, bahwa beasiswa B-Pro merupakan bagian dari upaya pemerintah distrik untuk memperluas akses ke pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memenuhi kebutuhan tenaga profesional di wilayah tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Oleh karena itu, program studi yang ditawarkan disesuaikan dengan bidang prioritas distrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk sektor kesehatan, program studi meliputi keperawatan, kebidanan, gizi, sanitasi, psikologi, farmasi, kedokteran umum, hingga PPDS dan dokter gigi spesialis sesuai kebutuhan regional. Beasiswa juga mencakup bidang pendidikan, teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, ilmu sosial, hukum dan perikanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Alfian, menambahkan bahwa pihak yang berminat dapat mendaftar mulai 6-18 Juli melalui kode QR yang tersedia di brosur resmi atau melalui tautan https://script.google.com/macros/s/AKfycbykIzuz54sb7-kuVrUwvnz9kVH 8NMbciOtlTuCMxbroC4GNLVhKCg5efdGKiXT_TIjog/exec.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, seleksi administratif dan seleksi substansi akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli hingga 8 Agustus. Sementara itu, penentuan penerima beasiswa pada tanggal 14 Agustus dan pengumuman hasil akhir seleksi pada tanggal 18 Agustus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pendaftar harus warga Banyuwangi, bukan pegawai negeri sipil atau penerima beasiswa lainnya. Untuk dokumen lengkap, silakan lihat tautannya,&#8221; kata Alfian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beasiswa diberikan sejak saat lulus seleksi hingga menyelesaikan pendidikan di semester 12 untuk jurusan kedokteran dan semester 8 untuk jurusan lainnya. Alfian menambahkan, salah satu peserta prioritas beasiswa ini adalah mereka yang bersedia kembali untuk mengabdi di daerah asal mereka, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebagai contoh, kami memprioritaskan putra dan putri yang berada di wilayah Pesanggaran, Tegaldlimo, Wongsorejo agar setelah lulus mereka kembali mengabdi di wilayah asal mereka, dekat dengan tempat tinggal mereka,” kata Alfian. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peduli-sektor-pendidikan-pemkab-banyuwangi-buka-pendaftaran-beasiswa-banyuwangi-progresif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Kondisi SDN 2 Pakisjajar, Bupati Malang Rencanakan Renovasi di 2027</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-kondisi-sdn-2-pakisjajar-bupati-malang-rencanakan-renovasi-di-2027</link>
					<comments>https://memontum.com/tinjau-kondisi-sdn-2-pakisjajar-bupati-malang-rencanakan-renovasi-di-2027#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pakisjajar]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233704</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, meninjau kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di SDN 2 Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (09/07/2026) tadi. Peninjauan itu dilakukan, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang membutuhkan penanganan prioritas. Berdasarkan hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, meninjau kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di SDN 2 Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (09/07/2026) tadi. Peninjauan itu dilakukan, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang membutuhkan penanganan prioritas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hasil peninjauan, bangunan sekolah yang telah berusia cukup tua itu, direncanakan akan dibongkar. Kemudian, akan dibangun kembali pada tahun 2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi menjelaskan, bahwa pembangunan nantinya tidak hanya mengganti bangunan yang sudah tidak layak, tetapi juga akan dilakukan dengan konsep bangunan bertingkat. Hal ini, sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan ruang belajar yang selama ini dihadapi SDN 2 Pakisjajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bangunan SDN 2 Pakisjajar ini sudah cukup tua sehingga perlu dilakukan penanganan secara menyeluruh. InsyaAllah pada tahun 2027 akan kita bangun kembali. Bangunan lama akan dibongkar dan nantinya dibangun menjadi gedung bertingkat agar dapat menambah ruang kelas. Dengan begitu, selain mendapatkan bangunan yang lebih aman dan representatif, kebutuhan ruang belajar yang selama ini masih kurang juga dapat terpenuhi,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Selama menunggu pelaksanaan pembangunan, tambahnya, Pemkab Malang memutuskan untuk tidak menggunakan ruang-ruang kelas yang berada di bangunan lama, demi mengutamakan keselamatan peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan. “Untuk sementara, ruang kelas di bangunan lama tidak digunakan terlebih dahulu, karena kami mengutamakan keselamatan siswa dan para guru. Nanti akan diatur mekanisme kegiatan belajar mengajarnya agar tetap berjalan dengan baik sampai pembangunan dilaksanakan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga menegaskan, bahwa peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Malang. Menurutnya, tersedianya fasilitas pendidikan yang aman, nyaman dan memadai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap proses perencanaan pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan sehingga nantinya SDN 2 Pakisjajar memiliki gedung sekolah yang lebih representatif, aman, serta mampu mengakomodasi kebutuhan ruang kelas bagi para siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninjauan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Camat Pakis, serta unsur Forkopimcam Pakis. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tinjau-kondisi-sdn-2-pakisjajar-bupati-malang-rencanakan-renovasi-di-2027/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233704</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angkat Relief Candi Jago Jadi Motif Batik Baru, Mahasiswa Binus Malang Siap Kembangkan ke UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/angkat-relief-candi-jago-jadi-motif-batik-baru-mahasiswa-binus-malang-siap-kembangkan-ke-umkm</link>
					<comments>https://memontum.com/angkat-relief-candi-jago-jadi-motif-batik-baru-mahasiswa-binus-malang-siap-kembangkan-ke-umkm#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[relief]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233698</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Relief Candi Jago di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menjadi inspirasi karya tugas akhir mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) BINUS University @Malang. Melalui riset selama berbulan-bulan, Arka Rasika Damara, mahasiswa angkatan 2022, mengembangkan identitas visual berbasis relief Candi Jago yang kemudian diterapkan menjadi motif batik dan berbagai produk suvenir. Pria [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Relief Candi Jago di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menjadi inspirasi karya tugas akhir mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) BINUS University @Malang. Melalui riset selama berbulan-bulan, Arka Rasika Damara, mahasiswa angkatan 2022, mengembangkan identitas visual berbasis relief Candi Jago yang kemudian diterapkan menjadi motif batik dan berbagai produk suvenir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria semester delapan itu, mengatakan bahwa gagasan tersebut berangkat dari minimnya pemanfaatan visual relief Candi Jago sebagai identitas budaya. Selama ini, cerita yang terkandung dalam relief lebih banyak dikenal melalui narasi, sementara visualnya belum banyak diadaptasi ke berbagai media kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Potensi Candi Jago sangat besar, tetapi visual reliefnya belum banyak diterapkan pada media lain. Saya ingin membuatnya lebih fleksibel sehingga bisa digunakan pada berbagai produk,&#8221; ujar Arka, Kamis (09/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arka sengaja memilih Candi Jago, setelah melakukan survei ke sejumlah situs cagar budaya di Jawa Timur. Dibandingkan candi lain yang sudah cukup sering diangkat menjadi inspirasi karya, kata Arka, Candi Jago masih jarang dieksplorasi, padahal memiliki nilai sejarah dan cerita yang kuat, seperti kisah Angling Dharma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi prosesnya mulai dari nol, di bulan Februari 2026. Mulai dari mengambil foto, survei dan sampai riset beberapa cerita yang mungkin lebih cocok untuk diterapkan,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Arka mengaku dalam proses yang dijalani tidaklah mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah merekonstruksi bagian-bagian relief yang telah rusak atau aus dimakan usia. Dia harus menginterpretasikan kembali sejumlah motif agar tetap merepresentasikan bentuk aslinya sekaligus menarik secara visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam proses rekonstruksi memang cukup menantang karena ada beberapa relief yang sudah tidak utuh. Saya mencoba mengolahnya menjadi visual yang tetap mencerminkan karakter Candi Jago, tetapi lebih relevan dengan kebutuhan saat ini,&#8221; tutur Arka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arka berharap, hasil karyanya tidak berhenti sebagai proyek akademik, melainkan dapat dimanfaatkan masyarakat melalui berbagai produk kreatif yang mengangkat identitas budaya lokal. &#8220;Untuk saya sendiri sebenarnya ingin menerapkannya ke masyarakat dan kemudian mungkin bisa dijadikan sebuah media bentuk lain kedepannya,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pemilik UMKM Batik Pandan Arum, Halimah, menyambut positif kolaborasi yang dia jalin dengan mahasiswa Binus Malang. Motif yang dikembangkan Arka, menawarkan perspektif baru dalam pengembangan batik khas Malangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau motif khas Malang biasanya topeng atau singa. Motif Candi Jago seperti ini belum pernah ada, sehingga menjadi sesuatu yang baru dan punya potensi pasar,&#8221; ucap Halimah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menilai, desain tersebut tidak hanya dapat diterapkan pada kain batik, tetapi juga dikembangkan menjadi berbagai produk suvenir atau merchandise khas Malang. &#8220;Harapannya dengan kolaborasi ini dapat terus berlanjut. Terlebih, selama menjadi mitra binaan banyak sekali manfaat yang saya dapat, mulai dari pengembangan desain hingga pemasaran digital yang membantu meningkatkan daya saing usahanya,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/angkat-relief-candi-jago-jadi-motif-batik-baru-mahasiswa-binus-malang-siap-kembangkan-ke-umkm/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>94 Mahasiswa DKV Binus Malang Pamerkan Karya Citrapata, Angkat Isu Mental Health hingga Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/94-mahasiswa-dkv-binus-malang-pamerkan-karya-citrapata-angkat-isu-mental-health-hingga-budaya</link>
					<comments>https://memontum.com/94-mahasiswa-dkv-binus-malang-pamerkan-karya-citrapata-angkat-isu-mental-health-hingga-budaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[citrapata]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[pamerkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233692</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 94 mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) dan Interactive Design Technology (IDT) BINUS University @Malang menggelar pameran karya bertajuk Citrapata. Pameran yang berlangsung pada 6 hingga Juli 2026 itu, menjadi ajang bagi mahasiswa memamerkan hasil pembelajaran selama satu semester hingga satu tahun yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 94 mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) dan Interactive Design Technology (IDT) BINUS University @Malang menggelar pameran karya bertajuk Citrapata. Pameran yang berlangsung pada 6 hingga Juli 2026 itu, menjadi ajang bagi mahasiswa memamerkan hasil pembelajaran selama satu semester hingga satu tahun yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rektor Binus University, Nelly, mengatakan bahwa pameran karya merupakan agenda rutin yang digelar setiap akhir semester, khususnya bagi mahasiswa School of Design. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperoleh masukan dari dosen, masyarakat, maupun sesama mahasiswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Event seperti ini memberikan kesempatan kepada Binusian untuk memperlihatkan karya dan idenya. Harapannya mereka mendapatkan masukan sehingga karya yang dihasilkan terus berkembang,&#8221; ujar Nelly, dalam press conference, Kamis (09/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, bahwa Binus Universty juga terus mendorong setiap proses pembelajaran menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif. Namun, memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hasil akhirnya kami selalu mendorong mahasiswa memiliki karya, ide dan inovasi yang benar-benar bisa digunakan di masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktur Kampus Binus University @Malang, Robertus Tang Herman, menilai pameran tersebut menjadi bukti komitmen kampus sebagai digital entrepreneur campus yang menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri. &#8220;Kami ingin menunjukkan bahwa karya mahasiswa Binus Malang memiliki nilai tinggi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri. Kampus harus menjadi penghubung antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat,&#8221; kata Robert.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Head of Visual Communication Design Binus University @Malang, Victor Adiluhung Abednego, menjelaskan bahwa tajuk Citrapata berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti lembar karya. Pameran tersebut, menjadi puncak perjalanan akademik mahasiswa dalam menghasilkan karya berbasis penyelesaian masalah (problem solving).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum merancang karya, mahasiswa diwajibkan melakukan riset langsung ke lapangan, mulai dari UMKM, industri, perusahaan, komunitas hingga instansi pemerintah. Bahkan, riset dilakukan di berbagai daerah, seperti Malang, Surabaya, Manado hingga Papua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami meminta mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi masyarakat, kemudian menawarkan solusi melalui pendekatan desain sesuai kompetensi mereka,&#8221; ucap Victor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menyebut, terdapat lima bidang karya yang dipamerkan, yakni motion graphic, ilustrasi, advertising and brand campaign, branding, serta interactive design atau UI/UX. Seluruh karya memadukan pendekatan desain, teknologi dan budaya agar tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk isu yang paling banyak diangkat mahasiswa dalam pameran tahun ini adalah kesehatan mental dan pelestarian budaya. Kedua tema tersebut dikembangkan dalam berbagai bentuk, mulai dari komik, animasi, film, aplikasi digital, website hingga kampanye sosial. Relevansinya itu juga sangat tinggi karena seluruh karya berangkat dari real case. Mahasiswa mengkaji persoalan yang benar-benar dialami masyarakat sehingga solusi yang ditawarkan bisa langsung diterapkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak sekadar menjadi ajang pameran, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari sidang tugas akhir mahasiswa. Selama empat hari pelaksanaan, setiap peserta mempresentasikan karyanya di hadapan dosen penguji untuk dinilai dari aspek kemampuan menyelesaikan masalah, kualitas estetika, hingga pemanfaatan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setiap karya yang dihasilkan ini tidak hanya berhenti setelah ujian saja, mahasiswa juga wajib mendiseminasikan hasil karyanya kepada mitra atau pemangku kepentingan yang menjadi objek riset sehingga hasil desain dapat dimanfaatkan secara langsung,&#8221; imbuh Victor. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/94-mahasiswa-dkv-binus-malang-pamerkan-karya-citrapata-angkat-isu-mental-health-hingga-budaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233692</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Murid, Disdikbud Kaji Opsi Merger Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/sd-negeri-di-kota-malang-kekurangan-murid-disdikbud-kaji-opsi-merger-sekolah</link>
					<comments>https://memontum.com/sd-negeri-di-kota-malang-kekurangan-murid-disdikbud-kaji-opsi-merger-sekolah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[kekurangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Merger]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mulai mengkaji kemungkinan penggabungan atau merger sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri. Langkah tersebut dilakukan, menyusul masih adanya lebih dari 10 SD negeri yang kekurangan peserta didik pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Disdikbud [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mulai mengkaji kemungkinan penggabungan atau merger sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri. Langkah tersebut dilakukan, menyusul masih adanya lebih dari 10 SD negeri yang kekurangan peserta didik pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Disdikbud Kota Malang, Muflikh Adhim, mengatakan bahwa sejumlah sekolah bahkan hanya memperoleh lima hingga enam siswa baru. Angka itu jauh di bawah kuota ideal sebanyak 28 siswa per rombongan belajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada beberapa SD negeri yang memang kekurangan murid. Bahkan ada yang hanya terisi lima sampai enam siswa. Kalau secara normal pagunya 28 siswa per kelas sesuai Dapodik,&#8221; ujar Adhim, Selasa (07/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ditambahkannya bahwa kondisi itu tidak hanya terjadi di Kota Malang, tetapi juga menjadi fenomena di sejumlah daerah lain. Karena itu, Disdikbud masih melakukan analisis sebelum memutuskan langkah lanjutan, termasuk opsi penggabungan sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami melihat dulu hasil analisisnya. Bisa saja kemungkinan merger, tetapi saat ini masih menjadi opsi dan belum diputuskan,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Berkurangnya jumlah siswa baru, kata dia, dipengaruhi perubahan pola permukiman masyarakat. Apalagi, kawasan pusat Kota Malang kini lebih banyak dimanfaatkan sebagai kawasan usaha maupun rumah kos sehingga jumlah keluarga yang memiliki anak usia sekolah dasar semakin berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Justru yang banyak kekurangan murid berada di wilayah tengah kota. Sekarang kawasan tengah kota bukan lagi wilayah hunian, tetapi lebih banyak untuk fungsi lain. Wilayah hunian bergeser ke daerah pinggiran,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Disdikbud memastikan sekolah yang belum memenuhi kuota masih memiliki kesempatan menerima peserta didik melalui mekanisme pendaftaran secara offline setelah tahapan SPMB daring selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sesuai ketentuan, kalau masih ada kekurangan pagu nanti bisa diisi secara offline sampai kuotanya terpenuhi. Kalau dari Kota Malang sudah tidak ada, nanti bisa diisi oleh siswa dari luar daerah, termasuk Kabupaten Malang,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Adhim memastikan kekurangan jumlah siswa tidak akan berdampak langsung terhadap beban kerja guru. Selama guru masih memenuhi ketentuan minimal 24 jam mengajar, hak mereka, termasuk sertifikasi, tetap dapat dipenuhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama masih memenuhi 24 jam mengajar tidak ada masalah. Yang biasanya menjadi perhatian memang terkait sertifikasi, bukan karena sekolah kekurangan murid,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sd-negeri-di-kota-malang-kekurangan-murid-disdikbud-kaji-opsi-merger-sekolah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Ditargetkan Beroperasi Juli, Bus Halokes Akan Dievaluasi</title>
		<link>https://memontum.com/angkutan-pelajar-gratis-kota-malang-ditargetkan-beroperasi-juli-bus-halokes-akan-dievaluasi</link>
					<comments>https://memontum.com/angkutan-pelajar-gratis-kota-malang-ditargetkan-beroperasi-juli-bus-halokes-akan-dievaluasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[dievaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[ditargetkan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[halokes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan program angkutan pelajar gratis akan mulai beroperasi pada Juli 2026. Saat ini, seluruh persiapan terus dimatangkan, mulai dari regulasi, sosialisasi kepada pengemudi, hingga finalisasi sistem operasional. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar hukum penyelenggaraan angkutan pelajar telah mendapatkan persetujuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan program angkutan pelajar gratis akan mulai beroperasi pada Juli 2026. Saat ini, seluruh persiapan terus dimatangkan, mulai dari regulasi, sosialisasi kepada pengemudi, hingga finalisasi sistem operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar hukum penyelenggaraan angkutan pelajar telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam proses harmonisasi. Karena itu, program tersebut ditargetkan bisa segera diluncurkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah disetujui kemarin oleh provinsi terkait Perwalnya. Dalam waktu dekat akan beroperasi. Targetnya pada tahun ajaran baru ini,&#8221; ujar Wali Kota Wahyu, Selasa (07/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, keberadaan angkutan pelajar nantinya akan menjadi layanan feeder bagi para siswa dengan memanfaatkan jaringan Angkutan Kota (Angkot) yang sudah ada. Sementara, keberadaan Bus Halokes milik Pemkot Malang akan dievaluasi setelah program baru tersebut berjalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nanti kita lihat dulu penerapan feeder angkutan pelajar ini. Kalau memang nantinya masih diperlukan untuk mengatasi persoalan di lapangan, bus sekolah akan kita manfaatkan kembali. Tapi sementara kita evaluasi dulu,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pihaknya kini tinggal menunggu Perwal diundangkan oleh Bagian Hukum Setda Kota Malang. Di sisi lain, Dishub juga terus melakukan sosialisasi kepada para pengemudi Angkot yang akan bergabung dalam program tersebut, terutama terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekarang tinggal menunggu Perwal diundangkan. Selain itu kami masih melakukan sosialisasi kepada para pengemudi mengenai SOP. Minggu ini juga akan kami undang lagi untuk finalisasi,&#8221; kata Jaya, sapaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Jaya menegaskan, bahwa layanan angkutan pelajar tidak dipungut biaya bagi siswa. Sebagai gantinya, Pemkot Malang akan membeli jasa angkutan berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dibayarkan kepada koperasi Angkot, bukan langsung kepada sopir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tarif untuk pelajar gratis. Pemerintah nanti membayar berdasarkan BOK sekitar Rp 6.700 perkilometer melalui koperasi. Ketentuannya memang tidak boleh dibayarkan langsung kepada sopir,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk rute angkutan pelajar, nantinya akan memanfaatkan trayek angkot yang sudah ada. Namun, Dishub juga menambahkan jalur menuju sekolah-sekolah yang selama ini belum terlayani angkutan umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rutenya menggunakan trayek eksisting, kemudian ditambah ke sekolah-sekolah yang belum terjangkau. Misalnya ada sekolah yang selama ini belum ter-cover, maka angkot akan masuk sampai ke lokasi tersebut,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/angkutan-pelajar-gratis-kota-malang-ditargetkan-beroperasi-juli-bus-halokes-akan-dievaluasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media</title>
		<link>https://memontum.com/terus-tingkatkan-inovasi-pendidikan-dan-ekonomi-kreatif-bupati-jember-raih-dua-penghargaan-dari-insan-media</link>
					<comments>https://memontum.com/terus-tingkatkan-inovasi-pendidikan-dan-ekonomi-kreatif-bupati-jember-raih-dua-penghargaan-dari-insan-media#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233622</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas dua penghargaan yang baru saja diterimanya dari insan media Kabar Terdepan dan Lingkar Daerah Belajar. Yaitu, Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif Mendunia dan Tata Kelola Pemberdayaan Agraris Terbaik dan sebagai daerah yang Menumbuhkan Benih Kepedulian dan Keberanian Membuka Ruang Belajar Bersama Demi Kemajuan Pendidikan. Baginya, apresiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas dua penghargaan yang baru saja diterimanya dari insan media Kabar Terdepan dan Lingkar Daerah Belajar. Yaitu, Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif Mendunia dan Tata Kelola Pemberdayaan Agraris Terbaik dan sebagai daerah yang Menumbuhkan Benih Kepedulian dan Keberanian Membuka Ruang Belajar Bersama Demi Kemajuan Pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baginya, apresiasi tersebut merupakan vitamin atau suntikan motivasi untuk terus konsisten melahirkan terobosan bagi kemajuan daerah. Meski demikian, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menegaskan bahwa orientasi utamanya dalam bekerja dan berinovasi bukanlah demi meraih predikat atau penghargaan, melainkan demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan yang diraih Gus Fawait menyoroti dua bidang krusial yang menjadi fokus perhatiannya. Pertama, Gus Fawait berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan terobosan di bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah instrumen strategis jangka panjang yang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan derajat hidup masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Secara teori, pendidikan adalah sebuah instrumen untuk mengangkat derajat hidup masyarakat, termasuk terkait masalah ekonomi, khususnya pengentasan kemiskinan,&#8221; ujarnya, Sabtu (04/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, yakni penghargaan Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif Mendunia dan Tata Kelola Pemberdayaan Agraris Terbaik. Apresiasi ini diberikan atas perhatiannya terhadap potensi besar ekonomi kreatif di Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait menilai Jember memiliki akar ekonomi kreatif yang kuat sejak puluhan tahun lalu, bahkan sebelum istilah tersebut populer seperti sekarang. Salah satu bukti nyatanya adalah kesuksesan Jember Fashion Carnaval (JFC), yang kini menjadi karnaval terbesar kedua di dunia setelah Rio de Janeiro, Brasil, dan kerap mewakili Indonesia di kancah internasional. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/terus-tingkatkan-inovasi-pendidikan-dan-ekonomi-kreatif-bupati-jember-raih-dua-penghargaan-dari-insan-media/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Pastikan Bus Sekolah Tetap Beroperasi, Nasib Aset Dikaji</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-pastikan-bus-sekolah-tetap-beroperasi-nasib-aset-dikaji</link>
					<comments>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-pastikan-bus-sekolah-tetap-beroperasi-nasib-aset-dikaji#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[dikaji,]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menegaskan bahwa armada Bus Halokes atau Sekolah masih akan tetap beroperasi di tengah rencana berjalannya layanan angkutan pelajar gratis yang digagas oleh Pemerintah Kota Malang. Hal itu, dikatakan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana. Pria yang akrab disapa Suwarjana itu, mengatakan bahwa hingga saat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menegaskan bahwa armada Bus Halokes atau Sekolah masih akan tetap beroperasi di tengah rencana berjalannya layanan angkutan pelajar gratis yang digagas oleh Pemerintah Kota Malang. Hal itu, dikatakan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang akrab disapa Suwarjana itu, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai pengalihan fungsi Bus Halokes. Nantinya, pembahasan terkait pemanfaatan armada tersebut akan dilakukan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) karena status bus merupakan aset milik Pemkot Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang jelas nanti pasti ada penanganan. Itu aset Pemkot Malang, nanti akan dikoordinasikan dengan bidang aset di BKAD. Kalau memang sudah tidak digunakan, akan kami kembalikan,&#8221; ujar Suwarjana, Kamis (02/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan Suwarjana, sampai dengan saat ini pun Bus Halokes masih melayani masyarakat seperti biasa. Terlebih, total jumlah Bus Halokes saat ini ada sekitar 13 armada, dengan tujuh bus dan enam Elf.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih jalan. Masih beroperasi sampai detik ini,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ditanya mengenai respon masyarakat terhadap rencana angkutan pelajar gratis, Suwarjana enggan berkomentar. Dirinya menilai, penilaian terhadap program tersebut sebaiknya disampaikan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nanti biar yang berbicara adalah masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suwarjana juga meluruskan, anggapan masyarakat terkait beberapa armada yang terlihat sudah tidak lagi bertuliskan Bus Halokes. Menurutnya, perubahan tersebut hanya dilakukan karena proses peremajaan dan pengecatan kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu hanya renovasi. Tulisannya memang diperbarui karena catnya sudah kurang baik. Tidak ada kaitannya dengan penghentian operasional atau hal lainnya,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-pastikan-bus-sekolah-tetap-beroperasi-nasib-aset-dikaji/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Guru Gedangan Sukses Rambah Dunia Kreator Digital dan Pelaku Usaha Berbasis Konten</title>
		<link>https://memontum.com/guru-gedangan-sukses-rambah-dunia-kreator-digital-dan-pelaku-usaha-berbasis-konten</link>
					<comments>https://memontum.com/guru-gedangan-sukses-rambah-dunia-kreator-digital-dan-pelaku-usaha-berbasis-konten#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[konten]]></category>
		<category><![CDATA[kreator]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[rambah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233495</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Darmaji membuktikan bahwa profesi guru dapat berjalan beriringan atau merambah ke dunia kreativitas di era digital. Lahir di Malang 20 Agustus 1990 lalu, sosoknya dikenal sebagai guru PNS yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran sekaligus membangun berbagai aktivitas kreatif di luar tugas utamanya. Darmaji sendiri merupakan anak pertama dari keluarga sederhana, dengan keterbatasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Darmaji membuktikan bahwa profesi guru dapat berjalan beriringan atau merambah ke dunia kreativitas di era digital. Lahir di Malang 20 Agustus 1990 lalu, sosoknya dikenal sebagai guru PNS yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran sekaligus membangun berbagai aktivitas kreatif di luar tugas utamanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Darmaji sendiri merupakan anak pertama dari keluarga sederhana, dengan keterbatasan ekonomi. Sementara kesehariannya, dirinya berdomisili di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, bersama istri dan dua putrinya, Metta dan Tita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya mengajar Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan (PJOK) di SDN 01 Sidodadi, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan,” ujar Darmaji, Rabu (01/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Darmaji menjelaskan, bahwa tugas utama di dunia pendidikan adalah tetap prioritas. Sementara berbagai inovasi yang dikembangkannya dalam proses pembelajaran selama ini, telah mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan di bidang pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat belajar yang tinggi, membawanya menyelesaikan pendidikan Magister pada 2026. Darmaji berhasil lulus dari Prodi Magister Pendidikan Olah Raga (MPO) di Universitas Insan Budi Utama (UIBU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah, tahun ini saya wisuda S2. Tetap mengajar jadi prioritas utama, tapi belajar harus terus jalan,” terang ayah dua anak ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitasnya sebagai kreator digital, tidak mengurangi dedikasinya sebagai guru. Justru, menjadi sarana untuk memperluas manfaat teknologi dalam dunia pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Di luar profesinya sebagai guru, Darmaji dikenal sebagai YouTuber, Content Creator, sekaligus pemilik jasa produksi video RK Media. Melalui RK Media, dirinya melayani berbagai kebutuhan dokumentasi profesional, seperti Live Streaming, Wedding Content Creator atau WCC, Multicam Production, Cinematic Video, hingga berbagai layanan produksi konten digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kiprahnya semakin dikenal, melalui kanal YouTube Rojo Koyo Channel yang telah memiliki lebih dari 300 ribu subscriber. Akun media sosialnya dengan nama Darmaji Rojo Koyo juga diikuti ratusan ribu pengikut. “FB: Darmaji Rojo Koyo Channel. Tiktok: Darmaji Rojo Koyo. IG: Darmaji Rojo Koyo Channel,” sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepercayaan terhadap kualitas kontennya, juga datang dari dunia usaha. Darmaji dipercaya menjadi brand endorser bagi dua perusahaan, yaitu HR Farm dan Konsentrat GF, sebagai bentuk apresiasi atas kredibilitas dan pengaruhnya di media digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan tidak hanya di bidang pendidikan dan media kreatif, Darmaji juga aktif mengembangkan usaha peternakan, khususnya penjualan sapi secara online. Melalui konten YouTube dan berbagai platform media sosial, dirinya juga mempromosikan sapi ternak kepada masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Layanan yang dibangunnya itu, mampu melayani pengiriman sapi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa. “Jadi masyarakat tidak perlu datang langsung ke lokasi, sapi bisa dikirim,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Darmaji, media sosial bukan sekadar sarana hiburan. Namun, juga sebagai alat untuk berbagi ilmu, membuka peluang usaha, serta memberikan inspirasi kepada masyarakat. Dirinya berharap, kiprahnya dapat memotivasi generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dedikasi sebagai guru PJOK, semangat berinovasi, serta keberhasilannya membangun usaha kreatif dan peternakan berbasis digital. Darmaji sendiri tentunya menjadi contoh bahwa profesionalisme, pendidikan dan kewirausahaan, dapat berjalan berdampingan demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat. <strong>(had/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/guru-gedangan-sukses-rambah-dunia-kreator-digital-dan-pelaku-usaha-berbasis-konten/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233495</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
