<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/category/sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 16:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kapolsek Gedangan Beri Dukungan Moril untuk Korban Rumah Rusak Diterjang Angin</title>
		<link>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin</link>
					<comments>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin. Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin.</p>



<p>Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang Asmuni, serta Tim BPBD Kabupaten Sidoarjo, pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan membantu warga terdampak. Tidak hanya memastikan evakuasi dan perbaikan berjalan lancar, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada pemilik rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolsek bersama tim juga menurunkan dan memberikan trauma healing, agar korban tetap tabah dan kuat menghadapi musibah di Bulan Suci Ramadan. Selain pendampingan psikologis, pihaknya juga menyalurkan bantuan sosial untuk meringankan beban korban.</p>



<p>“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bersyukur dan tetap semangat. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap,” ujar Kompol Anak Agung GPW.</p>



<p>Menyikapi kejadian ini, Kompol Anak Agung GPW mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang belakangan ini, kerap terjadi di wilayah Sidoarjo, meski saat ini tengah berlangsung Bulan Suci Ramadan. <strong>(hms/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Basarnas Beri Penghargaan Pemkab Sidoarjo dalam Keterlibatan Operasi SAR Bangunan Ponpes Al-Khoziny</title>
		<link>https://memontum.com/basarnas-beri-penghargaan-pemkab-sidoarjo-dalam-keterlibatan-operasi-sar-bangunan-ponpes-al-khoziny</link>
					<comments>https://memontum.com/basarnas-beri-penghargaan-pemkab-sidoarjo-dalam-keterlibatan-operasi-sar-bangunan-ponpes-al-khoziny#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231076</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menerima penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Republik Indonesia, atas dukungannya dalam Operasi SAR peristiwa runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut, diserahkan Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit dan diterima Bupati Sidoarjo, H Subandi, di Kantor Pemkab Sidoarjo, Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menerima penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Republik Indonesia, atas dukungannya dalam Operasi SAR peristiwa runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut, diserahkan Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit dan diterima Bupati Sidoarjo, H Subandi, di Kantor Pemkab Sidoarjo, Senin (16/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Dirinya menilai, penghargaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara Pemkab Sidoarjo dengan berbagai pihak, khususnya Basarnas dalam menangani musibah runtuhnya bangunan di Ponpes Al-Khoziny.</p>



<p>“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama, bantuan dan semangat bahu-membahu dalam menolong para korban. Tanpa kerja sama yang baik dari semua pihak, penanganan musibah tersebut tentu tidak dapat berjalan dengan cepat,” kata Bupati Subandi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, bupati juga menyampaikan bahwa salah satu pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, adalah penanganan banjir di wilayah timur Kabupaten Sidoarjo. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Sidoarjo telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan membangun rumah pompa di beberapa titik rawan banjir.</p>



<p>“Jika sewaktu-waktu terjadi banjir akibat hujan deras atau pasang air laut, tidak menutup kemungkinan bantuan dari Basarnas juga diperlukan, misalnya untuk membantu proses evakuasi warga terdampak,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Basarnas Nanang Sigit menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Sidoarjo selain untuk menyerahkan penghargaan juga dalam rangka mempererat silaturahmi dengan pemerintah daerah. Dirinya juga menyampaikan salam dari Kepala Basarnas RI kepada Bupati Sidoarjo, sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama Pemkab Sidoarjo dalam proses penanganan korban pada peristiwa runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran.</p>



<p>“Tanpa bantuan serta kerja sama yang maksimal dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, proses penanganan dan evakuasi tentu tidak akan berjalan dengan mudah dan cepat,” tambahnya. <strong>(puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/basarnas-beri-penghargaan-pemkab-sidoarjo-dalam-keterlibatan-operasi-sar-bangunan-ponpes-al-khoziny/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231076</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem yang Berpotensi Banjir hingga Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/bmkg-juanda-peringatkan-cuaca-ekstrem-yang-berpotensi-banjir-hingga-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[berpotensi]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[juanda]]></category>
		<category><![CDATA[peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya pada Rabu (21/01/2026) hingga Jumat (30/01/2026) mendatang. Karena kondisi tersebut, akan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya pada Rabu (21/01/2026) hingga Jumat (30/01/2026) mendatang. Karena kondisi tersebut, akan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.</p>



<p>Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang rawan bencana. Sejumlah daerah di Jawa Timur yang perlu meningkatkan kewaspadaan, diantaranya meliputi Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Magetan, Mojokerto, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Lumajang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Madiun, Sidoarjo, Bangkalan, Gresik, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, Pacitan, serta Kota Batu, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya dan Kota Madiun.</p>



<p>“Saat ini seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan. Bahkan, beberapa daerah diprakirakan sudah berada pada puncak musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, potensi cuaca ekstrem diprediksi meningkat,” ujar Taufiq, dalam rilis Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa potensi cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia, adanya pola pertemuan angin (konvergensi), gangguan atmosfer Equatorial Rossby, serta prakiraan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan dan kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.</p>



<p>&#8220;Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Berdasarkan analisis angin gradien lapisan 3.000 kaki pada 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 32 knot di wilayah Jawa Timur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, khususnya di wilayah dengan topografi curam, pegunungan, dan tebing yang rawan banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang. &#8220;Masyarakat juga harus aktif memantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di laman resmi BMKG Juanda, peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini 2–3 jam ke depan yang disampaikan melalui website dan media sosial infobmkgjuanda,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Pencarian Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup, Korban Meninggal 67 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-pencarian-korban-runtuhnya-bangunan-ponpes-al-khoziny-resmi-ditutup-korban-meninggal-67-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[runtuhnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR Hadir juga dalam apel penutupan ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR</p>



<p>Hadir juga dalam apel penutupan ini, Sekda Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Direktur DSDD BNPB, Agus Rianto, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo. Termasuk, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, Forkopimda Sidoarjo, perwakilan Ponpes Al Khoziny, serta jajaran pimpinan tinggi Basarnas.</p>



<p>Penutupan operasi SAR ini, diputuskan setelah tidak ada lagi korban yang ditemukan setelah penemuan korban terakhir pada Senin (06/10/2025) pukul 21.03 kemarin. Pembongkaran material reruntuhan demi pencarian korban, juga telah mencapai 100 persen.</p>



<p>“Atas dasar Undang Undang serta pertimbangan dan masukan dari semua pihak maka saya Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selaku Search Coordinator, pada hari ini, Selasa 7 Oktober 2025, dengan ini menyatakan operasi SAR kondisi membahayakan manusia bangunan runtuh atau collapse structure Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo ditutup,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada tahap akhir pencarian, Tim SAR melakukan pengecekan ulang dan memastikan lagi tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR sendiri, ditutup dengan data korban terakhir dalam kejadian ini tercatat ada 171 orang korban.</p>



<p>Dengan rincian, 104 orang selamat dan 67 korban meninggal dunia, diantaranya termasuk 8 body part yang ditemukan. Seluruh jenazah korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi reruntuhan, juga telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Jawa Timur untuk dilakukan proses identifikasi.</p>



<p>Dalam apel penutupan ini, Kabasarnas juga memberikan apresiasi kepada seluruh instansi dan unsur SAR yang tergabung dalam proses pencarian sejak hari pertama. Kabasarnas memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan unsur SAR atas kerja keras dan kolaborasi selama operasi SAR ini. “Selaku Kepala Basarnas, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim Gabungan SAR Nasional yang telah bekerja tanpa kenal lelah” ucapnya.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini antara lain Basarnas, BNPB, Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, unsur TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kota Surabaya, SAR Surabaya, BDRT 27, PMI, Damkar Kabupaten Sidoarjo, Damkar Kota Surabaya.</p>



<p>PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, Rendan, TSA Gerpik, SAR MTA, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, IOF Rescue, Rescue 79, Resob, Baznas, LPBI NU, SDI, SAR Astra, MDMC, Jasa Marga, Resita, Rescue 020, Relawan Sese, Semar, SAR Kanjuruhan, SAR Relindo, BJC, RBC, Nawasena, dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-korban-reruntuhan-bangunan-ponpes-al-khoziny-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[reruntuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Upaya pencarian korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, masih berlangsung hingga Sabtu (04/10/2025) tadi. Pada hari keenam pencarian ini, SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban dalam kondisi meninggal dunia. Setelah membutuhkan waktu untuk menghancurkan beton dan rangka dengan menggunakan alat ekstrikasi dan peralatan las, akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Upaya pencarian korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, masih berlangsung hingga Sabtu (04/10/2025) tadi. Pada hari keenam pencarian ini, SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Setelah membutuhkan waktu untuk menghancurkan beton dan rangka dengan menggunakan alat ekstrikasi dan peralatan las, akhirnya korban ke 28 berhasil di evakuasi sekitar pukul 14.35 WIB dan korban ke 29 dievakuasi sekitar pukul 16.15 WIB.</p>



<p>Pada pukul 17.35 WIB, Tim SAR gabungan mendapatkan penemuan berupa satu body part. Kedua korban dan satu body part tersebut ditemukan dari sektor pencarian A4.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH, selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi kali ini tidak mudah. Tim harus bekerja hati-hati, karena korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan.</p>



<p>“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian baru bisa mengevakuasi korban dari timbunan material,” jelas Nanang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam prosesnya, tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi. Penggunaan alat berat sendiri, sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi faktor keselamatan.</p>



<p>Setelah berhasil dievakuasi, tambahnya, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya, untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur. Dengan temuan terbaru ini, total korban reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny mencapai 121 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, sementara 17 orang lainnya meninggal dunia.</p>



<p>Dalam operasi SAR ini, unsur SAR yang terlibat antara lain Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, unsur TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kota Surabaya, BPBD Kabupaten Jombang, PMI, DAMKAR Kabupaten Sidoarjo. Termasuk, dari unsur Damkar Kota Surabaya, PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, BDRT 27, TSA Gerpik, SAR MTA, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, IOF Rescue, Rescue 79, Sarnatra, Baznas, LPBI NU, SDI, SAR Surabaya, SAR Astra, MDMC, Jasa Marga, Baznas, Resita, Rescue 020, Relawan Sese, Semar, SAR Kanjuruhan, SAR Relindo, BJC, RBC, Nawasena, dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.</p>



<p>Hingga berita ini dikabarkan, alat berat tampak masih bekerja untuk mengurangi material reruntuhan. <strong>(hms/sar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Musala Pondok Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk dan Dilaporkan Timpa Santri Usai Salat Ashar</title>
		<link>https://memontum.com/bangunan-musala-pondok-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-dan-dilaporkan-timpa-santri-usai-salat-ashar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[musala]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah. Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi. Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah.</p>



<p>Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi.</p>



<p>Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus dilakukan karena dilaporkan masih ada yang tertimbun reruntuhan. Bahkan, sebanyak dua Tim Rescue Kantor Basarnas Surabaya yang terdiri dari 13 personel, telah dikerahkan untuk menuju Pondok Pesanteren Al-Khoziny. Sedangkan tim pertama yang tiba di lokasi, segera melakukan assessment awal di lokasi kejadian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut keterangan Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, bahwa Tim SAR masih terus berupaya melakukan evakuasi. &#8220;Setelah melakukan asessment, Tim SAR gabungan mendapati adanya tanda tanda dua korban dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tim kedua sendiri, tiba dengan bantuan peralatan tambahan dan Tim SAR gabungan langsung melakukan pembukaan akses dengan menggunakan peralatan ekstrikasi. &#8220;Saat ini Tim SAR gabungan masih berupaya untuk membuka akses ke lokasi santri yang tertimpa reruntuhan saat melakukan salat di lantai bawah. Sementara itu, jumlah korban dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebelumnya, didapat informasi kejadian ini bermula adanya aktivitas pengecoran di lantai 4, sejak Senin (29/09/2025) pagi. Diduga, pondasi tidak kuat sehingga bangunan dari lantai 4 runtuh hingga lantai dasar. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional, Ribuan Warga Sidoarjo Padati Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-keterbukaan-informasi-nasional-ribuan-warga-sidoarjo-padati-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbukaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222434</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ribuan warga memadati Alun-Alun Sidoarjo, guna mengikuti serangkaian acara puncak Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (Hakin) 2025, Minggu (25/05/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah itu, menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti senam massal, bazar UMKM, cek kesehatan gratis, donor darah dan talkshow seputar keterbukaan informasi publik. Hakin 2025 di Sidoarjo menjadi momentum bersejarah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ribuan warga memadati Alun-Alun Sidoarjo, guna mengikuti serangkaian acara puncak Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (Hakin) 2025, Minggu (25/05/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah itu, menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti senam massal, bazar UMKM, cek kesehatan gratis, donor darah dan talkshow seputar keterbukaan informasi publik.</p>



<p>Hakin 2025 di Sidoarjo menjadi momentum bersejarah, karena untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terbuka di ruang publik di wilayah Jawa Timur. Bahkan, disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia. Kegiatan ini, menjadi bagian dari kampanye nasional untuk membumikan pentingnya keterbukaan informasi publik (KIP) sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.</p>



<p>Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan komitmen serius pemerintah daerah. “Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk membuka ruang-ruang partisipasi masyarakat. Peringatan Hakin 2025 adalah salah satu wujud nyata bagaimana Sidoarjo benar-benar memiliki komitmen keterbukaan informasi di pemerintahan dan pelayanan publik,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, Edi Purwanto, menegaskan bahwa transparansi tidak hanya menjadi tanggung jawab birokrasi, namun juga merupakan hak yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat. “Ini bentuk nyata pelaksanaan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi. Kami mengapresiasi Pemkab Sidoarjo sebagai pionir dalam menyelenggarakan kampanye keterbukaan di ruang terbuka seperti ini,” kata Edi.</p>



<p>Dirinya berharap, peringatan Hakin 2025 mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak atas informasi yang dijamin oleh negara. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pengawasan dan proses pemerintahan.</p>



<p>Dalam serangkaian acara puncak Hakin 2025, itu juga dimeriahkan dengan penyerahan simbolis Pohon KIP sebagai simbol tumbuhnya semangat keterbukaan informasi Ketua KI Jatim kepada Wakil Bupati Sidoarjo, Kadis Kominfo Jatim kepada Kadis Kominfo Sidoarja dan anggota KI Jatim kepada Kapolres Sidoarjo. Acara juga diisi senam massal, donor darah, cek kesehatan gratis, dialog publik, layanan informasi dan bazar UMKM.</p>



<p>Puncak Hakin 2025 diakhiri dengan&nbsp; pembagian doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik serta tiga sepeda gunung. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222434</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bijak Bermedsos Tanpa Cyberbullying Jadi Tema Kemenkominfo di Gelaran Webinar bersama Pelajar Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/bijak-bermedsos-tanpa-cyberbullying-jadi-tema-kemenkominfo-di-gelaran-webinar-bersama-pelajar-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2024 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bermedsos]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[cyberbullying]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212380</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Hampir semua remaja dan generasi milenial dapat dipastikan kini memiliki akun media sosial (Medsos). Ironisnya, banyak di antara mereka yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan cyberbullying atau perundungan siber. Padahal, remaja dan generasi milenial dapat memanfaatkan media sosial sebagai gaya hidup yang positif tanpa perundungan. Agar dapat bijak bermedia sosial [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Hampir semua remaja dan generasi milenial dapat dipastikan kini memiliki akun media sosial (Medsos). Ironisnya, banyak di antara mereka yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan cyberbullying atau perundungan siber. Padahal, remaja dan generasi milenial dapat memanfaatkan media sosial sebagai gaya hidup yang positif tanpa perundungan.</p>



<p>Agar dapat bijak bermedia sosial tanpa perundungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (30/07/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Bijak Bermedsos Tanpa Cyberbullying&#8217;, webinar yang akan diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan menggelar nonton bareng (Nobar) itu rencananya menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah praktisi IT, Ardiansyah, dosen Sekolah Tinggi Ilmu komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA AWS), E Rizky Wulandari dan influencer Azmy Zen selaku key opinion leader, dengan moderator Anissa Rilia.</p>



<p>&#8220;Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftaransidoarjo3007" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftaransidoarjo3007</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama webinar,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Senin (29/07/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema webinar, Kemenkominfo menjelaskan dengan kemudahan dan kecepatannya mengirim informasi, media sosial kini telah menjadi pilihan dan gaya hidup berinteraksi dengan orang lain. Fitur yang disediakan media sosial seperti ruang chatting dan kolom komentar di berbagai macam platform dapat memudahkan siapa pun menjadi korban bully dan pelaku bully.</p>



<p>”Belakangan ini banyak pengguna media sosial dengan mudah mendapat perlakuan cyberbullying, walaupun bisa jadi hal itu karena kesalahannya sendiri. Cyberbullying adalah perilaku penindasan melalui perangkat elektronik, baik melalui pesan singkat seperti SMS atau whatsapp, pesan elektronik (e-mail), atau melalui laman media sosial,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, cyberbullying kini telah menjadi hal yang biasa kita temukan ketika membuka media sosial. Bahkan, ada orang-orang yang mendukung perilaku bullying di internet jika memang korban bully tersebut benar bersalah.</p>



<p>”Masyarakat kita memiliki kecenderungan menilai dari sudut pandangnya sendiri. Ketika seseorang melihat perilaku orang lain yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip umum atau prinsip pribadi, maka terdapat kecenderungan melakukan penghakiman,” imbuh Kemenkominfo.&nbsp;</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Sidoarjo, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Sampai dengan akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212380</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libatkan Siswa dan Pengajar, Kemenkominfo Webinar di Sidoarjo Bahas Dasar Keamanan Akun Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/libatkan-siswa-dan-pengajar-kemenkominfo-webinar-di-sidoarjo-bahas-dasar-keamanan-akun-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[pengajar,]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Revolusi teknologi informasi dan komunikasi (internet) telah merambah ke seluruh lini kehidupan manusia. Di bidang pendidikan, kehadiran teknologi internet banyak membantu dalam proses belajar dan mengajar. Proses belajar dan mengajar berlangsung lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi yang tepat untuk pembelajaran siswa. Untuk mendukung sukses pembelajaran bidang pendidikan, Kementerian Komunikasi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Revolusi teknologi informasi dan komunikasi (internet) telah merambah ke seluruh lini kehidupan manusia. Di bidang pendidikan, kehadiran teknologi internet banyak membantu dalam proses belajar dan mengajar. Proses belajar dan mengajar berlangsung lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi yang tepat untuk pembelajaran siswa.</p>



<p>Untuk mendukung sukses pembelajaran bidang pendidikan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, Senin (29/07/2024) besok sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Digital Safety 101: Dasar Keamanan Akun Media Sosial&#8217;, webinar akan diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan menggelar nonton bareng (Nobar) yang menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi, dosen Universitas Islam Negeri Yogyakarta, Waryani Fajar Riyanto, key opinion leader influencer, Tya Yistia dan Chichi Zakaria selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaransidoarjo2907. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama webinar,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Minggu (28/07/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, harus diakui jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter memudahkan kita untuk berbagi konten secara online. Namun berbagi konten di jejaring sosial agak berbeda dibanding media komunikasi online yang lain.</p>



<p>”Tidak seperti email atau pesan instan yang cenderung priva. Sebaliknya sesuatu yang Anda posting melalui medsos bersifat lebih publik. Artinya, lebih banyak orang dapat melihat konten yang Anda bagikan melalu medsos,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Menurut Kemenkominfo, platform media sosial, telah muncul sebagai titik fokus utama bagi para penjahat di dunia maya. Mereka mengeksploitasi platform tersebut untuk melakukan aktivitas negatif seperti perolehan data pribadi tanpa izin, penyebaran perangkat lunak berbahaya, dan melakukan skema penipuan terhadap yang menggunakannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari potensi risiko tersebut, antara lain: penggunaan kata sandi yang kuat dan menerapkan otentikasi dua faktor (2FA) atau otentikasi beragam faktor (MFA) sebagai langkah keamanan,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, pengguna media digital hendaknya selalu berhati-hati saat mengungkapkan informasi, khususnya di setiap platform media sosial. ”Jangan memposting rincian pribadi seperti alamat tempat tinggal, nomor kontak, dan tanggal lahir,” papar Kemenkominfo.&nbsp;</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Sidoarjo, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Sampai dengan akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212326</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
