<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tulungagung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/category/tulungagung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Feb 2025 11:48:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tulungagung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Miliki Berbagai Program, Baznas Tulungagung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-berbagai-program-baznas-tulungagung-komitmen-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu. Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu.</p>



<p>Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar Rp1,5 juta perorang, budidaya kambing dalam sistem berkelompok serta beasiswa bagi pelajar dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sementara salah satu program unggulan Baznas, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang telah membiayai pendidikan 80 mahasiswa dari keluarga tidak mampu di beberapa perguruan tinggi. Seperti di UIN Tulungagung, STAI Diponegoro, STAI Muhammadiyah, Universitas Tulungagung dan Universitas Bhineka PGRI Tulungagung.</p>



<p>Selain itu, Baznas juga menjalankan program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak dengan anggaran Rp 12,5 juta per unit dari Baznas Tulungagung, Rp 15 juta dari Baznas Provinsi, serta Rp 20 juta dari Baznas Pusat.</p>



<p>Program lainnya, mencakup pembangunan sanitasi bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban, santunan bulanan Rp 300 ribu bagi Lansia sebatang kara, serta bantuan Sembako dan modal usaha bagi penyandang disabilitas, penderita HIV/AIDS dan pasien TBC. Baznas juga secara rutin melakukan evaluasi dampak program melalui survei triwulanan untuk mengukur efektivitas bantuan dalam mengentaskan kemiskinan.</p>



<p>“Kami melihat ada peningkatan ekonomi pada penerima bantuan, seperti pedagang kecil yang omzetnya bertambah setelah mendapatkan modal usaha,” ujar H Abdul Wachid, Kamis (13/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana akibat masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menyalurkan zakat melalui Baznas. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat, khususnya ASN di Tulungagung yang berjumlah sekitar 10.500 orang, untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas guna mendukung program sosial yang berkelanjutan.</p>



<p>Untuk memastikan transparansi, Baznas melaporkan pemasukan dan penyaluran dana kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para muzaki setiap tiga bulan sekali. Lembaga ini, juga diaudit secara berkala oleh Inspektorat, Kantor Akuntan Publik, serta Irjen Kemenag Pusat.</p>



<p>Sementara menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Baznas Tulungagung akan menyalurkan santunan bagi penjaga palang pintu kereta api yang tidak memiliki palang resmi serta bagi pekerja informal seperti pengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Bantuan akan diberikan dalam bentuk Sembako dan uang saku.</p>



<p>Selain itu, Baznas akan mengadakan Gerakan Cinta Zakat dengan melibatkan ASN, Bupati dan Forkopimda untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Santunan bagi anak yatim dan pendistribusian zakat fitrah juga akan dilakukan ke seluruh desa di Kabupaten Tulungagung.</p>



<p>Ke depan, Baznas Tulungagung berupaya bersinergi dengan OPD dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi warga Tulungagung yang membutuhkan,” jelasnya. <strong>(kom/tul/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Warga Bijak dalam Pinjaman Online, Kemenkominfo Gelar Diskusi Digital di Kalidawir Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/ajak-warga-bijak-dalam-pinjaman-online-kemenkominfo-gelar-diskusi-digital-di-kalidawir-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kalidawir]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pinjaman online (Pinjol) kini menjadi opsi bagi orang-orang yang butuh dana cepat. Meski begitu, sebelum melakukan pinjaman, masyarakat hendaknya tahu cara bijak untuk menggunakan Pinjol. Apalagi, tidak semua pinjol memiliki izin resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk mengedukasi masyarakat saat hendak melakukan pinjaman online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Pinjaman online (Pinjol) kini menjadi opsi bagi orang-orang yang butuh dana cepat. Meski begitu, sebelum melakukan pinjaman, masyarakat hendaknya tahu cara bijak untuk menggunakan Pinjol. Apalagi, tidak semua pinjol memiliki izin resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>



<p>Untuk mengedukasi masyarakat saat hendak melakukan pinjaman online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Karang Taruna Tunas Muda, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Desa Winong Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Minggu (13/08/2023) besok malam, pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-78, itu akan dimeriahkan dengan berbagai macam lomba. Diantaranya, lomba kreasi voli plastik, baris kreasi, cerdas cermat TK, SD, dan SMP, lomba azan dan kaligrafi, shalawat dan pentas seni.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Bijaksana Melakukan Pinjaman Online&#8217;, diskusi kali ini akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Konsultan IT, Ary Sunaryo, Pelatih Pusdiklatcab, Mohamad Subaweh, Entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/DaftarTulungagung1308" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/DaftarTulungagung1308</a>. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (12/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, aplikasi pinjaman online saat ini cukup menjamur dan populer di kalangan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang akhirnya menjadi ketergantungan menggunakan pinjaman online hingga punya banyak utang.</p>



<p>”Sebelum mulai menggunakannya, masyarakat harus tahu plus minus dari pinjol. Dengan begitu, mereka jadi tahu apa saja yang perlu dihindari saat meminjam dana di sana,” Jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menegaskan, sebelum melakukan pinjaman online, tak ada salahnya masyarakat mau mempertimbangkan secara matang dan mengetahui terlebih dulu cara bijak penggunaannya. Salah satunya, pinjaman dana hanya untuk kebutuhan yang mendesak.</p>



<p>Pinjaman online, lanjut Kemenkominfo, memang sangat berguna saat kita membutuhkan suatu dana yang mendesak. Apalagi, dengan proses pengajuan hingga pencairan yang relatif cepat membuat banyak orang menyukainya. ”Sebelum memutuskan untuk meminjam sejumlah uang ke sebuah aplikasi pinjol, sebaiknya pastikan kita memiliki tujuan yang jelas,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Selain itu, masih menurut Kemenkominfo, pertimbangan lain sebelum melakukan pinjol, yakni pilih aplikasi pinjol yang sudah terdaftar di OJK, cari tahu besaran bunga, biaya tambahan dan tenor yang ditawarkan. ”Juga, buat kalender pembayaran tagihan dan jangan meminjam lagi saat masih memiliki utang,” paparnya.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Tips dan Trik Cek Berita Palsu, Kemenkominfo Gelar Diskusi Kuring di Acara Tenggur Expo Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-tips-dan-trik-cek-berita-palsu-kemenkominfo-gelar-diskusi-kuring-di-acara-tenggur-expo-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kuring]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[tenggur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pandemi memang sudah berlalu. Tapi &#8216;penyakit&#8217; ini tidak kalah berbahaya kalau dibiarkan terus menyerbu lingkungan kita. Terlebih, di jagat digital yang makin berjubel penghuninya. Data Hootsuite menyebut, di awal tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 212,9 juta orang atau 77 persen populasi nyata penduduk Indonesia yang sudah terakses internet. Menilik super padatnya warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Pandemi memang sudah berlalu. Tapi &#8216;penyakit&#8217; ini tidak kalah berbahaya kalau dibiarkan terus menyerbu lingkungan kita. Terlebih, di jagat digital yang makin berjubel penghuninya. Data Hootsuite menyebut, di awal tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 212,9 juta orang atau 77 persen populasi nyata penduduk Indonesia yang sudah terakses internet.</p>



<p>Menilik super padatnya warga pengakses internet dengan beragam dampak yang ditimbulkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyelenggarakan diskusi literasi digital membahas tema &#8216;Tips dan Trik Cek Berita Palsu di Dunia Digital&#8217;. Diskusi luring ini, akan digelar chip in dalam acara Tanggur Expo memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-78 di Lapangan Desa Tenggur, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (12/08/2023) besok mulai pukul 19.00 WIB.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di http://s.id/DaftarTulungagung1208. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Kepala Bidang Publikasi Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mei Santi, Pelatih Pusdiklatcab RTIK Tulungagung, Muhamad Subaweh dan influencer, Faysal Antonio serta dipandu, Ary Utami sebagai moderator.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Hajatan malam nanti juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit, menampilkan dalang Ki Minto Sudarsono. Sementara, dalam rangkaian kegiatan Tenggur Expo, juga diselenggarakan parade shalawat, parade reog kendang, senam dan tari Jaranan Satrio Kusumo Yudho serta beragam pentas band anak bangsa yang digelar tiga hari berturut-turut sejak 10 hingga 12 Agustus 2023.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, apabila masyarakat tidak sadar dan kurang bijak saat beraktivitas di ruang digital, niscaya akan mudah terjangkit kebiasaan meneruskan berita palsu dalam beragam isu. Bukan cuma politik, tetapi juga kesehatan, agama, dan isu-isu lainnya.</p>



<p>”Kalau kebiasaan ini tidak distop, sangat berisiko mengancam kebersamaan, persatuan masyarakat dan berbangsa. Hobi meneruskan konten dan info palsu (hoaks) harus dihentikan. Pastikan informasi hoaks stop sampai di jarimu. Karena jarimu bisa menjadi harimaumu,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, lewat diskusi literasi digital, masyarakat makin terbuka wawasannya. Juga, makin bijak memahami banjir informasi yang bergulir cepat dengan akses mudah di ponsel kita, bahkan membersamai kita 6/8 jam sehari, diakses terus menerus. ”Warganet harus makin kritis, tidak mudah menjadi pelaku penerus hoaks yang masif,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Masih menurut Kemenkominfo, warganet harus cakap dan cerdas dalam berkarya, membuat konten yang bermanfaat untuk lingkungan sosial. ”Warganet juga mesti sadar, tidak semua berita yang beredar di ruang digital bermanfaat dan dibutuhkan. Jangan biasakan menyebar tanpa membaca judul yang tak akurat. Sadari hal itu berbahaya buat teman dan saudara kita kalau salah tafsir,” pesan Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga 2024.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrakan Dua Perahu di Pantai Gladak Tulungagung, Empat Korban Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tabrakan-dua-perahu-di-pantai-gladak-tulungagung-empat-korban-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 10:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perahu]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing perahu memuat empat orang ABK,&#8221; ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, M Hariyadi, yang sekaligus menjadi SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR ini.</p>



<p>Pasca terjadinya laka laut ini, dua ABK dari Perahu Exel dan dua ABK dari Perahu Wilwo, berhasil selamat. &#8220;Dimana dua ABK dari masing masing perahu ditemukan dalam keadaan selamat. Sehingga, tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap empat orang lain yang dilaporkan hilang,” ujar Hariyadi.</p>



<p>Data ABK yang ditemukan selamat dari perahu Exel milik Hendy warga Trenggalek yakni Imam dan Rokhim. Sementara dua orang selamat dari perahu Wilwo milik Supar warga Trenggalek adalah Abu Siswoyo dan Aris.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap empat ABK yang tenggelam. Pencarian dilakukan dengan penyisiran laut dan juga daratan di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p>Pada pencarian hari kedua ini, Yim SAR gabungan menemukan seluruh korban. Dua korban atas nama Hendy Purnomo, ABK Perahu Exel, dan Mukono, ABK Perahu Wilwo, ditemukan sekitar pukul 11.30.</p>



<p>Kurang lebih 1 jam kemudian, korban ketiga ditemukan atas nama Kukuh yang merupakan ABK Perahu Exel. Selanjutnya sekitar pukul 13.20, korban terakhir ditemukan yakni Suparni yang merupakan ABK Perahu Wilwo. “Keempat korban ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi menuju Pantai Prigi untuk diserahkan ke pihak Keluarga Korban,&#8221; terang Hariyadi.</p>



<p>Setelah ditemukannya seluruh korban, tim SAR gabungan menutup operasi SAR hari ini. Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek, BPBD Tulungagung, DitPolAir Pos BKO Polres Trenggalek, Syahbandar Pantai Prigi, Pos TNI AL Pantai Popoh Tulungagung, Pos TNI AL Pantai Prigi Trenggalek.</p>



<p>Selanjutnya, juga ada PSDKP Pantai Prigi Trenggalek, paguyupan nelayan, BPBD Trenggalek, Polsek Tanggung Gunung Tulungagung, Koramil Tanggung Gunung Tulungagung, Resob Blitar, Damkar Tulungagung, BP 1303 Trenggalek, Orari Lokal Trenggalek, Rapi Lokal Watulimo, Damkar Kab. Trenggalek, Pemdes Tasikmadu, Dinas Sosial Trenggalek, Dinas Perikanan Trenggalek, Koramil Watulimo, Polsek Watulimo dan nelayan sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Bahas Tantangan Transformasi Digital bagi Kemajuan Perekonomian di Balai Desa Pojok</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-bahas-tantangan-transformasi-digital-bagi-kemajuan-perekonomian-di-balai-desa-pojok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[tantangan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195266</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Transformasi digital telah bergerak maju dengan sangat cepat. Nilai industri digital Indonesia tumbuh secara signifikan dari US$ 41 miliar pada tahun 2019 menjadi US$ 77 miliar pada tahun 2022 dan diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 130 miliar pada tahun 2025. Hal itu, terutama didorong oleh e-commerce, transportasi dan pengiriman makanan, perjalanan online [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Transformasi digital telah bergerak maju dengan sangat cepat. Nilai industri digital Indonesia tumbuh secara signifikan dari US$ 41 miliar pada tahun 2019 menjadi US$ 77 miliar pada tahun 2022 dan diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 130 miliar pada tahun 2025. Hal itu, terutama didorong oleh e-commerce, transportasi dan pengiriman makanan, perjalanan online dan media online</p>



<p>Untuk menjaga akselerasi pertumbuhan mencapai target, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Panitia Bersih Desa, akan menggelar diskusi literasi digital di Balai Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (08/08/2023) besok malam pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara bersih desa dan dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit bersama dalang Ki Eko Kondho Prisdianto itu, mengusung tema &#8216;Tantangan Transformasi Digital bagi Kemajuan Perekonomian&#8217;. Diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber, yakni Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STIA Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi, direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung0808. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Senin (07/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, transformasi digital mengubah paradigma ekonomi dan masyarakat global. Banyak hal positif yang dibawa oleh transformasi digital ini. Termasuk di antaranya, memanfaatkan digitalisasi untuk mencapai tujuan ekonomi dan bisnis.</p>



<p>”Transformasi digital adalah masa depan ekonomi dan bisnis. Meskipun digitalisasi memiliki banyak manfaat bagi bisnis dan ekonomi, namun digitalisasi juga memiliki tantangan yang perlu diatasi,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Tantangan tersebut, lanjut Kemenkominfo, pertama, kurangnya literasi digital masih menjadi PR besar bagi kita semua. Kedua, pemerataan akses dan kesetaraan dalam literasi digital di antara warganya. ”Selain itu, masih banyak tantangan lain ekonomi digital seperti keamanan siber, sumber daya manusia, akses internet, dan regulasi yang harus diselesaikan bersama secara bertahap,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, pandemi Covid-19 juga mempercepat transformasi digital, dan membuat masa depan datang lebih cepat dari yang dibayangkan. Hasil survei mengkonfirmasi pergeseran cepat interaksi pelanggan dengan saluran digital.</p>



<p>”Rata-rata, 58 persen interaksi pelanggan di dunia setelah pandemi Covid-19 bersifat digital dibandingkan dengan 36 persen pada periode sebelum pandemi, bahkan sekarang menjadi 80 persen,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi di Masjid Baiturrohim Tulungagung, Kemenkominfo Ajak Promosikan Komunitasmu via Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-di-masjid-baiturrohim-tulungagung-kemenkominfo-ajak-promosikan-komunitasmu-via-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[baiturrohim]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[komunitasmu]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[promosikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195047</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ Baiturrohim, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Masjid Jami’ Baiturrohim Krandegan, Tulungagung, Minggu (06/08/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara Sholawatan dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ Baiturrohim, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Masjid Jami’ Baiturrohim Krandegan, Tulungagung, Minggu (06/08/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara Sholawatan dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah dan Milad Masjid Jami’ Baiturrohim ke-41 itu, mengusung tema &#8216;Mempromosikan Komunitasmu dengan Sosial Media&#8217;. Diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber, yakni Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, dosen Universitas Tulungagung, Mokhamad Eldon, direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam dan Ari Utami selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung0608. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, jumlah pengguna media sosial di Indonesia yang mencapai 167 juta orang atau 60 persen dari populasi (2023), dianggap memiliki kelebihan sebagai sarana untuk kegiatan promosi dan menyampaikan informasi. ”Kini, banyak komunitas mulai melakukan promosi melalui media sosial (medsos). Selain efektif, dengan aktif di medsos, komunitas akan mendapatkan perhatian masyarakat dalam menjaga eksistensinya,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Promosi komunitas melalui media sosial, lanjut Kemenkominfo, selain dapat memperkenalkan aktivitas komunitas, juga menaikkan ’brand awareness’. ”Karena memiliki banyak pengguna, wajar jika medsos kini tidak hanya digunakan untuk promosi produk dan jasa, tapi juga komunitas,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kelebihan media sosial sebagai sarana promosi, menurut Kemenkominfo, di antaranya fleksibel, biaya pengoperasian mudah dan murah, serta jangkauan akses yang luas. ”Luas, karena dapat diakses dengan jangkauan nasional maupun internasional,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun media sosial yang lazim dijadikan sarana promosi, sambung Kemenkominfo, misalnya Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, hingga aplikasi percakapan paling populer seperti WhatsApp. ”Selain itu juga tersedia aplikasi khusus berbayar lain yang dapat dijadikan media sarana berpromosi,” pungkas Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi, acara peringatan Tahun Baru Islam 1445 ini juga akan diisi dengan santunan anak yatim, sholawat bersama diiringi grup Hadroh Al-Muayyad, dan pengajian oleh Gus Muhammad Iqdam Khalid – pengasuh Majlis Ta’lim Sabilu Taubat dari Kabupaten Blitar.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195047</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pekan Budaya di Tulungagung, Kemenkominfo Ajak Masyarakat Waspadai Phising dan Doxing</title>
		<link>https://memontum.com/pekan-budaya-di-tulungagung-kemenkominfo-ajak-masyarakat-waspadai-phising-dan-doxing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[doxing]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Phising]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194959</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital masuk desa. Kali ini, diskusi luring (offline) tersebut dihelat dengan bekerja sama Komunitas Keris Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung. Mengusung topik &#8216;Mengenal Phising dan Doxing, Kejahatan Baru di Ruang Digital&#8217;, diskusi akan digelar &#8216;chip in&#8217; dalam acara Pekan Budaya Wayang Kulit di Nangkula Park, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital masuk desa. Kali ini, diskusi luring (offline) tersebut dihelat dengan bekerja sama Komunitas Keris Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung.</p>



<p>Mengusung topik &#8216;Mengenal Phising dan Doxing, Kejahatan Baru di Ruang Digital&#8217;, diskusi akan digelar &#8216;chip in&#8217; dalam acara Pekan Budaya Wayang Kulit di Nangkula Park, Desa Kendalbulur, Tulungagung, Sabtu (05/08/2023) besok mulai pukul 19.00 WIB. &#8220;Diskusi literasi digital masuk desa lintas komunitas ini bisa diikuti gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar secara online ke link pendaftaran di https://s.id/DaftarTulungagung0508. Peserta akan mendapat e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (04/08/2023) tadi.</p>



<p>Sebanyak tiga nara sumber, telah siap hadir menjadi pembicara. Mereka adalah Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, pelatih Pusdiklat RTIK Tulungagung, Muhamad Subaweh dan influencer Faysal Antonio. Diskusi akan dipandu oleh Ari Utami selaku moderator.</p>



<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, transformasi digital telah menjadikan ruang digital dihuni 73 persen warganet, atau setara dengan hampir tiga perempat warga dunia nyata. Mereka dibanjiri oleh informasi yang kian tak terbendung dan tanpa batas. ”Kewaspadaan diperlukan, karena tidak semua penghuni ruang digital punya niat baik. Tak sedikit yang berniat jahat, di antara lewat modus phising dan doxing,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Phising, lanjut Kemenkominfo, adalah modus memancing informasi untuk mendapatkan data pribadi lewat pengelabuan. Antara lain dengan iming-iming hadiah yang mengecoh. ”Ujungnya hanya memanfaatkan data pribadi kita. Phising tidak cuma merugikan kita secara moral, tapi juga berpotensi menguras saldo pribadi kita di m-banking. Modus ini sudah menelan banyak korban,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Selain phising, ada kejahatan digital lain yang disebut doxing. Yakni, kebiasaan mengumbar data pribadi tokoh atau pribadi tanpa izin pihak yang bersangkutan. Doxing bisa mempermalukan seseorang di ruang publik lewat media sosial, yang memicu rusaknya nama baik.</p>



<p>”Ini berbahaya kalau tak dibendung. Belum lagi, jutaan informasi kini membanjir tiap detik di ruang digital. Banyak yang bernilai positif dan bermanfaat. Tapi tak sedikit yang bernilai hoaks, sampah informasi yang justru merusak kebersamaan, mengganggu ketenteraman, dan berisiko memecah belah masyarakat,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Karena itu, lewat diskusi literasi digital, Kemenkominfo mengajak warga masyarakat dan utamanya warganet, untuk bersikap kritis. Juga, mau melakukan cek dan ricek terhadap setiap informasi yang diterima. Ini perlu dilatih dan dipahami tata kramanya.</p>



<p>”Selain itu, apa senjata penangkis yang mesti dikuiasai saat kita mencerna banjir informasi itu. Sebab, dengan banyaknya akun media sosial yang kita akses, dengan sendirinya sampah informasi akan membludak, sehingga perlu ekstra hati-hati,” tambah Kemenkominfo, seraya menambahkan, sejak 2018 hingga Agustus 2022, terdapat 9.548 berita dan informasi hoaks yang tersebar di berbagai platform media sosial.</p>



<p>Melalui diskusi di Kendalbulur-Tulungagung, Kemenkominfo berharap, warga akan mendapatkan ilmu yang membuat mereka makin cerdas dan mumpuni, utamanya untuk menangkis phising dan doxing. Usai diskusi, Komunitas Keris Kendalbulur, selaku mitra penyelenggara akan menghadirkan pergelaran wayang kulit, sebagai bentuk pelestarian budaya tradisional Jawa. Sementara, terkait hajatan Pekan Budaya Wayang Kulit, panitia juga telah bersiap menampilkan beragam kesenian tradisional dan lomba-lomba.</p>



<p>Sebagai informasi, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas itu sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga 2024.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194959</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi Luring di Tulungagung, Kemenkominfo Bahas Keamanan Data Pribadi dalam Transaksi Online</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-luring-di-tulungagung-kemenkominfo-bahas-keamanan-data-pribadi-dalam-transaksi-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[bahas]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Banyak kejahatan digital yang memanfaatkan data pribadi. Meski demikian, tidak sedikit warga masyarakat yang belum paham data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, masyarakat perlu paham literasi keamanan digital terkait perlindungan data pribadi. Untuk meningkatkan pemahaman terkait keamanan dan perlindungan data pribadi itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Banyak kejahatan digital yang memanfaatkan data pribadi. Meski demikian, tidak sedikit warga masyarakat yang belum paham data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, masyarakat perlu paham literasi keamanan digital terkait perlindungan data pribadi.</p>



<p>Untuk meningkatkan pemahaman terkait keamanan dan perlindungan data pribadi itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas Sehat Pagi Sawo akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman TK Plus Baitul Huda Buret Sawo, Kabupaten Tulungagung, Minggu (30/07/2023) besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Keamanan Data Pribadi dalam Transaksi Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Deny Yudiantoro, pelatih Pusdikatcab Tulungagung, Mohamad Subaweh, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STAI Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi dan Muhammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung3007. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan bahwa penggunaan media digital tanpa disertai kompetensi pemahaman keamanan digital dan perlindungan data pribadi, hanya akan merugikan diri sendiri serta orang lain. Apalagi, mengingat masyarakat kita yang sering berbagi dan berinteraksi.</p>



<p>”Jadi, tantangan sebagai pengguna platform digital sebaiknya bisa melakukan pelindungan data diri kita maupun orang lain. Masyarakat kita senang berbagi dan berinteraksi, sehingga terkadang lupa bahwa ada orang lain yang memanfaatkan data diri kita,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Lemahnya pelindungan data pribadi, lanjut Kemenkominfo, mengakibatkan maraknya kebocoran data. Hal itu dibuktikan dengan sering terjadinya kasus kejahatan siber, seperti hacking (peretasan) maupun cracking (pembajakan) media sosial yang berujung pada pembobolan data pribadi, pemerasan hingga penipuan daring.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, data pribadi saat ini ibarat ’the new oil’. Misalnya dalam transaksi online, terkadang kita memberikan data nama lengkap dan nomor telepon. Di lain waktu, kita memberikan data alamat rumah dan e-mail. ”Perpaduan data tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara jalan sehat pagi itu, bertujuan memberikan kesadaran pentingnya menjaga dan melindungi data pribadi saat bertransasksi online kepada masyarakat luas. ”Jadi, selain dapat sehat, masyarakat juga dapat pintar,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gandeng Katar Blendis Tulungagung Gelar Pengembangan Seni Budaya di Media Digital</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gandeng-katar-blendis-tulungagung-gelar-pengembangan-seni-budaya-di-media-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[blendis]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194110</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Tidak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi digital telah menyusup masuk ke seluruh sendi kehidupan manusia. Bahkan, tidak satupun aspek kehidupan manusia dapat menghindari derasnya serbuan teknologi informasi dan telekomunikasi, termasuk bidang seni dan budaya. Adaptasi bidang seni dan budaya, pun perlu dilakukan agar tidak makin tergilas roda zaman. Menyadari pentingnya adaptasi dan pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Tidak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi digital telah menyusup masuk ke seluruh sendi kehidupan manusia. Bahkan, tidak satupun aspek kehidupan manusia dapat menghindari derasnya serbuan teknologi informasi dan telekomunikasi, termasuk bidang seni dan budaya. Adaptasi bidang seni dan budaya, pun perlu dilakukan agar tidak makin tergilas roda zaman.</p>



<p>Menyadari pentingnya adaptasi dan pengembangan seni dan budaya dengan teknologi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Karang Taruna (Katar) Desa Blendis akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Blendis, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Selasa (25/07/2023) besok malam, pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Pengembangan Budaya dan Seni Indonesia di Media Digital&#8217;, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Pelatih Pusdikatcab Tulungagung, Mohamad Subaweh, konsultan IT, Ary Sunaryo dan Ari Utami, selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/DaftarTulungagung2507" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/DaftarTulungagung2507</a>. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Senin (24/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang demikian pesat telah memudarkan nilai-nilai kultural seni dan budaya Indonesia. Media digital pembawa nilai identitas asing mampu menggeser nilai identitas kultural Indonesia yang sebelumnya dipegang masyarakat dengan sangat kuat.</p>



<p>”Kemajuan teknologi digital membuat nilai-nilai identitas asing dengan mudah dan cepat masuk ke rumah-rumah penduduk melalui transformasi informasi. Sehingga, nilai-nilai identitas kultural Indonesia tampak makin terkikis,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk itu, lanjut Kemenkominfo, agar seni dan budaya Indonesia tetap dapat dipertahankan maka dibutuhkan pengelolaan, pendokumentasian dan penyebarluasan informasi dan pengetahuan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi atau media digital.</p>



<p>”Agar tidak punah, nilai-nilai luhur seni budaya lokal dan nasional harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Dengan cara itu, seni dan budaya dari setiap suku bangsa dapat diwariskan ke setiap generasi agar tetap mempertahankan budaya,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara bersih desa, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni Wayang Kulit, bazar murah UMKM dan seni hiburan lainnya. Literasi digital di tengah hajatan bersih desa itu, diharapkan mampu berperan dalam upaya pengembangan dan pelestarian seni dan budaya yang ada di masyarakat.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website <a href="http://info.literasidigital.id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">info.literasidigital.id</a>. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194110</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
