Kabar Desa

Deal..Masa Jabatan Kades Jadi Delapan Tahun dan Maksimal Dua Periode

Diterbitkan

-

Memontum Lumajang – Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang, Suhanto, menyampaikan apresiasinya yang luar biasa terhadap revisi undang-undang desa. Itu karena, undang-undang desa telah direvisi dan disetujui oleh Baleg dan Kemendagri.

“Sudah disepakati dan sudah final tadi malam oleh Baleg dan Kemendagri. Yakni, terkait revisi undang-undang desa, salah satu pointnya masa jabatan Kades jadi delapan tahun dan maksimal dua periode,” kata Suhanto kepada Memontum.com, Selasa (06/02/24) tadi.

AKD Lumajang, paparnya, secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baleg dan Kemendagri. Itu karena, sudah mendengarkan suara AKD.

“Kami ucapkan terima kasih. Menyetujui revisi undang-undang desa ini dan kami juga sampaikan terima kasih kepada teman-teman kepala desa yang sudah mendukung dan berkontribusi terhadap perjuangan dalam rangka revisi UU desa ini,” paparnya.

Advertisement

Baca juga :

Selaku Ketua AKD Lumajang, Suhanto mengatakan bahwa dengan adanya revisi UU desa ini, diharapkan seluruh Kades dapat meningkatkan kinerjanya. Tentunya, bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Keberhasilan ini patut kita syukuri. Karena dari awal perjuangan teman-teman Kepala Desa, tetap kompak hingga membuahkan hasil. Oleh karena itu, dengan adanya revisi UU desa ini, kami berharap teman-teman Kepala Desa lebih giat lagi di dalam menimba ilmu tentang tata kelola desa. Terkait pelayanan, tetap kita optimalkan karena kepala desa itu memang tugasnya melayani masyarakat,” ujarnya.

Diperoleh informasi, bahwa Badan Legislasi (Baleg) DPR dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyetujui revisi Undang-Undang (UU) tentang Desa. Salah satu poin krusial dalam revisi UU itu, mengatur masa jabatan kepala desa (kades) menjadi delapan tahun maksimal dua periode. (adi/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas