<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>1 Suro &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/1-suro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jul 2022 05:07:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>1 Suro &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Vakum Dua Tahun, Mas Dhito Berangkatkan Kirab Ritual 1 Suro Sri Aji Joyoboyo</title>
		<link>https://memontum.com/vakum-dua-tahun-mas-dhito-berangkatkan-kirab-ritual-1-suro-sri-aji-joyoboyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2022 05:07:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[1 Suro]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172940</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kejayaan Kerajaan Kediri tidak lepas dari kemasyhuran Prabu Sri Aji Joyoboyo. Raja yang memerintah pada 1135-1157 Masehi, itu namanya begitu dikenal luas oleh masyarakat Jawa, bahkan nusantara salah satunya lewat kitab Jangka Jayabaya. Raja Joyoboyo dengan kejernihan batinnya, dipercaya mampu melihat jauh ke depan, membaca peristiwa atau gejala alam dengan menembus dimensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kejayaan Kerajaan Kediri tidak lepas dari kemasyhuran Prabu Sri Aji Joyoboyo. Raja yang memerintah pada 1135-1157 Masehi, itu namanya begitu dikenal luas oleh masyarakat Jawa, bahkan nusantara salah satunya lewat kitab Jangka Jayabaya.</p>



<p>Raja Joyoboyo dengan kejernihan batinnya, dipercaya mampu melihat jauh ke depan, membaca peristiwa atau gejala alam dengan menembus dimensi waktu ratusan hingga ribuan tahun yang akan datang. Mengenang kebesaran Sri Aji Joyoboyo, setiap awal tahun baru Islam diperingati dengan kirab upacara ritual 1 Suro di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo. Upacara adat yang dimulai dari Desa Menang, Kecamatan Pagu, itu diberangkatkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.</p>



<p>&#8220;Saya selaku kepala daerah sangat mensuport kegiatan-kegiatan yang sifatnya untuk instropeksi diri, untuk melihat apa yang sudah kita lakukan dan akan kita lakukan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, Minggu (31/07/2022) tadi.</p>



<p>Upacara adat yang pertama kalinya digelar setelah tiga tahun, itu tidak diadakan akibat Pandemi Covid-19, pun menarik minat masyarakat untuk datang. Sepanjang jalur, dipenuhi masyarakat yang ingin melihat lebih dekat jalannya kirab.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Usai melakukan prosesi di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo, kirab dilanjutkan menuju Sendang Tirto Kamandanu yang berjarak sekitar 200 meter. Sendang ini disebut patirtan, atau mata air yang dianggap suci dan digunakan pada masa pemerintahan Prabu Sri Aji Joyoboyo.</p>



<p>Sendang Tirto Kamandanu yang tetap dilestarikan hingga saat ini, itu berdasarkan keyakinan masyarakat digunakan oleh Prabu Sri Aji Joyoboyo untuk bersuci sebelum parama mokhsa atau kembali menghadap Tuhan beserta raganya. &#8220;Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Kediri akan memperbaiki baik itu tempat kaputren maupun untuk yang putra, itu nanti akan kita rehab,&#8221; ujar Mas Dhito.</p>



<p>Perwakilan dari Yayasan Hondodento Yogyakarta, Chatarina Etty, yang merupakan pemrakarsa dan pemandu jalannya upacara mengakui dua tahun selama pandemi kirab 1 Suro tidak dapat diadakan. Beruntung, tahun 2022 ini upacara kirab 1 Suro sudah diperbolehkan untuk diadakan. Sehingga, dapat membangunkan kembali semangat berbudaya masyarakat.</p>



<p>&#8220;Dengan peringatan 1 Suro ini, kita sangat berharap masyarakat di nusantara guyub rukun, toleransi dan gotong royongnya semakin tinggi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dirinya meyakini, peserta yang mengikuti upacara ritual 1 Suro sangat peduli dengan budaya di nusantara. Sehingga, semua dapat belajar dari keteladanan Prabu Sri Aji Joyoboyo yang merakyat, membawa kebaikan kepada rakyat dan kemakmuran bagi kerajaannya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172940</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Srigonco Bakal Peringati 1 Suro di Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-warisan-leluhur-warga-srigonco-bakal-peringati-1-suro-di-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 10:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[1 Suro]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Srigonco]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89097-lestarikan-warisan-leluhur-warga-srigonco-bakal-peringati-1-suro-di-balekambang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Masyarakat Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, masih memegang teguh ajaran yang diwarisi oleh para leluhurnya.Hal itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa dengan melaksanakan kearifan lokal berupa larung sesaji 1 Suro di pantai Balekambang. Kepala Desa Srigonco Bambang Setyono menjelaskan,peringatan tanggal 1 Suro bagi warga Srigonco hukumnya wajib.Disamping memang tradisi jawa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Masyarakat Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, masih memegang teguh ajaran yang diwarisi oleh para leluhurnya.Hal itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa dengan melaksanakan kearifan lokal berupa larung sesaji 1 Suro di pantai Balekambang.</p>
<p>Kepala Desa Srigonco Bambang Setyono menjelaskan,peringatan tanggal 1 Suro bagi warga Srigonco hukumnya wajib.Disamping memang tradisi jawa dan itu merupakan warisan turun temurun nenek moyang. Dikatakan,selain larung sesaji juga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.</p>
<p><div id="attachment_89098" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89098" decoding="async" class="size-full wp-image-89098" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur) " width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89098" class="wp-caption-text"><strong>Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur) </strong></p></div></p>
<p>&#8220;Untuk judul critera dalam pagelaran wayang kulit nanti,tentu saja berkaitan dengan guyub rukun masyarakat desa Srigonco, Balekambang dan sekitarnya, &#8221; terang Bambang Senin (29/7/2019) siang.</p>
<p>Disinggung, terkait program pembangunan di desa berpenduduk 4647 jiwa ini, Kades menjelaskan, untuk program pembangunan tahun 2019 saat ini, yaitu membangun embung/tandon air di Dusun Krajan. Adapun ditujuan dibangunnya embung dengan alokasi DD ini,yakni untuk mengairi kawasan persawahan warga desa Srogonco.</p>
<p>&#8220;Biar perekonomian masyarakat lebih mapan dan sejahtera. Dan yang terpenting persatuan kesatuan, rasa guyub rukun serta semangat dalam bergotong royong membangun desa, &#8221; pungkas Bambang.</p>
<p>Sekilas tentang sejarah pantai Balekambang. Pantai Balekambang sudah dikenal warga lokal sejak tahun 1978-an. Pada tahun tersebut, seorang perangkat desa Srigonco membuka akses jalan sehingga orang dari luar desa tersebut lebih mudah mencapai Balekambang. Lima tahun kemudian, Pantai Balekambang diresmikan oleh Bupati Malang kala itu yaitu Eddy Slamet.</p>
<p>Sejak itu, nama Pantai Balekambang makin bergaung. Keindahan yang ditawarkannya cukup menarik wisatawan sehingga terus berkembang dan kini menjadi salah satu andalan wisata pantai di Kabupaten Malang.</p>
<p>Konon, orang yang pertama membuka hutan di Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang dipercaya berasal dari Yogyakarta. Saat ini, makam Syaikh Abdul Jalil yang berlokasi sekitar 1 km dari Pantai Balekambang, rajin diziarahi oleh umat muslim dari berbagai daerah.</p>
<p>Pada bulan Suro/Muharram, jumlah jamaah yang berkunjung baik untuk memperingati tahun baru hijriah maupun wisatawan biasa yang ingin menyaksikan prosesi ‘Suroan’ melonjak. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89097</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
