<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>14.241 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/14-241/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Oct 2025 07:52:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>14.241 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan Hari Santri, Bupati Banyuwangi Serahkan Insentif untuk 14.241 Guru Ngaji</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-santri-bupati-banyuwangi-serahkan-insentif-untuk-14-241-guru-ngaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[14.241]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyalurkan insentif kepada sebanyak 14.241 guru ngaji. Insentif tersebut, diserahkan Bupati Ipuk, dalam Upacara Hari Santri Nasional, di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, yang dihadiri ribuan santri dan guru ngaji, Rabu (22/10/2025) tadi. Sekedar diketahui, Pemkab Banyuwangi telah memberikan insentif guru ngaji sejak 2011. Tahun ini, dialokasikan sekitar Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyalurkan insentif kepada sebanyak 14.241 guru ngaji. Insentif tersebut, diserahkan Bupati Ipuk, dalam Upacara Hari Santri Nasional, di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, yang dihadiri ribuan santri dan guru ngaji, Rabu (22/10/2025) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, Pemkab Banyuwangi telah memberikan insentif guru ngaji sejak 2011. Tahun ini, dialokasikan sekitar Rp 9,96 miliar untuk insentif guru ngaji.</p>



<p>&#8220;Dengan nilai-nilai religius yang masih sangat kental di Indonesia, guru ngaji tidak hanya pendidik namun juga menjadi tauladan anak-anak. Mereka berperan besar mengembangkan karakter serta akhlak anak-anak yang kelak menjadi tulang punggung bangsa ini,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Bupati Ipuk juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para guru ngaji, yang telah tetap istiqamah membimbing anak-anak dengan keikhlasan. Menjadi ujung tombak pembelajaran Al-Qur&#8217;an, pendidikan, serta pengembangan karakter dan menanamkan akhlak mulia anak bangsa.</p>



<p>“Pengabdian bapak dan ibu merupakan amal jariyah yang tidak ternilai. Insentif ini tidak sebanding dengan perjuangan dan keihklasan para guru ngaji,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain guru ngaji, setiap tahun Pemkab Banyuwangi juga memberikan insentif kepada guru rohani semua agama pengajar lembaga pendidikan non formal. Seperti, Sekolah Minggu di gereja dan sebagainya, meliputi guru agama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik dan Konghucu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Yusdi Irawan, mengatakan penerima insentif pada 2025 sebanyak 14.241 orang guru ngaji. Jumlah ini, meningkat dari tahun 2024 yang sebanyak 14.119.</p>



<p>&#8220;Setiap tahun kami melakukan verifikasi penerima guru ngaji, baik untuk memasukkan guru-guru baru yang belum terdata maupun mengeluarkan guru ngaji yang sudah wafat,” kata Yusdi.</p>



<p>Untuk kriteria guru ngaji yang mendapatkan insentif, tambahnya, yakni mereka yang mengajar minimal 10 anak didik. &#8220;Penerimaannya bisa langsung diambil masing-masing oleh para guru ngaji ke bank yang ditunjuk,&#8221; tambah Yusdi.</p>



<p>Salah satu guru ngaji, Lailatul Muawanah, dari TPQ Darul Gufron, Kelurahan Kertosari, Banyuwangi, mengaku sangat bersyukur bisa mendapat insentif. &#8220;Insentif ini menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada kami para guru ngaji. Alhamdulillah, ini semakin memotivasi kami untuk terus mengajar dengan penuh semangat dan ikhlas,” kata Lailatul.</p>



<p>Hal yang sama, juga disampaikan Ustadzah Marhamah, dari Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro. “Alhamdulillah, ini menjadi motivasi kami. Semoga berkah untuk daerah ini dan seluruh pemimpin Banyuwangi,” kata Marhamah.&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain menyalurkan insentif guru ngaji, di upacara peringatan Hari Santri juga diberikan penghargaan pada pemenang Festival Anak Sholeh. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Forpimda Banyuwangi, diantaranya Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Wakil Bupati, Mujiono dan Perwakilan Dandim 0825 dan Danlanal Banyuwangi, serta Ketua MUI, Kyai H Muhaimin Asmuni. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226990</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
