<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Abu Vulkanik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/abu-vulkanik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Dec 2020 10:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Abu Vulkanik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tiga Kecamatan Rawan Abu Vulkanik Gunung Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/tigakecamatan-rawan-abu-vulkanik-gunung-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2020 10:28:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128743</guid>

					<description><![CDATA[BPBD Kabupaten Malang Waspadai Aktivitas Semeru Memontum Malang &#8211; Selasa, (01/12/2020) dini hari tadi, Gunung Semeru memuntahkan lava pijar yang disertai awan panas hingga menjulang tinggi. Meningkatnya aktivitas besar dari Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, menyebabkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, mewanti-wanti akan masuknya abu vulkanik ke wilayah Kabupaten Malang. Sekretaris BPBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>BPBD Kabupaten Malang Waspadai Aktivitas Semeru</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Selasa, (01/12/2020) dini hari tadi, Gunung Semeru memuntahkan lava pijar yang disertai awan panas hingga menjulang tinggi.</p>
<p>Meningkatnya aktivitas besar dari Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, menyebabkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, mewanti-wanti akan masuknya abu vulkanik ke wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiyoni, menyebutkan ada tiga kecamatan yang mungkin akan terkena dampak terlebih dahulu, dari abu vulkanik tersebut.</p>
<p>&#8220;Ketiga kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Ampelgading, Wajak dan Kecamatan Tirtoyudo. Mungkin, abu vulkanik akan mengarah ke situ,&#8221; kata Bagyo, Selasa (1/12) tadi.</p>
<p>Walau hanya abu vulkanik, tambah Bagyo, BPBD Kabupaten Malang akan menyiapkan beberapa posko untuk antisipasi. Keberadaan posko, dikhususkan untuk yang wilayahnya paling rawan.</p>
<p>&#8220;Kita akan siapkan posko pantau. Sejauh ini, masih biasa-biasa saja karena memang anginnya tidak menuju arah barat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dirinya juga menambahkan, saat ini masih sebatas patroli di wilayah yang paling memungkinkan terdampak. &#8220;Kita patroli, karena status masih dalam pantauan waspada. Ada sekitar 25 personel gabungan dari PMI, Sibat, Potensi dan yang lainnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, menjelaskan untuk wilayah yang paling terdampak di Kabupaten Malang, masih sebatas abu vulkanik biasa dan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini abu vulkanik masih biasa-biasa saja tidak mengganggu aktivitas warga. Tapi tetap dalam pantauan BPBD untuk mengetahui tiap perkembangannya kedepan,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128743</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
