<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Adaptasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/adaptasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Apr 2025 10:58:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Adaptasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Jadi Lokus Kegiatan VKN, Sekda Erik Ajak Peserta Terus Adaptasi dengan Kemajuan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-jadi-lokus-kegiatan-vkn-sekda-erik-ajak-peserta-terus-adaptasi-dengan-kemajuan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengajak peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Angkatan I tahun 2025, untuk terus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era digital. Ajakan ini disampaikannya, saat menerima peserta kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (29/04/2025) tadi. Sekda Erik menjelaskan, pemanfaatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengajak peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Angkatan I tahun 2025, untuk terus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era digital. Ajakan ini disampaikannya, saat menerima peserta kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (29/04/2025) tadi.</p>



<p>Sekda Erik menjelaskan, pemanfaatan teknologi dianggap sangat efektif dalam mensosialisasikan kegiatan pemerintah daerah kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, dirinya mendorong para peserta VKN untuk bisa keluar dari zona nyaman dan terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi guna menciptakan tata kelola pemerintahan daerah terintegrasi secara penuh.</p>



<p>“Bagaimana kita bisa mengcreate apa yang kita lakukan dengan bahasa komunikasi publik di era digital yang kemudian kita bisa sosialisasikan secara luas. Sehingga, perkembangan digitalisasi SPBE ini benar-benar terintegrasi secara penuh di tata kelola pemerintahan,” katanya.</p>



<p>Selain beradaptasi, Sekda Erik juga mengajak para peserta untuk bisa berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Menurutnya, VKN ini dapat menjadi ajang tukar pikiran antara peserta dengan perangkat daerah di Kota Malang, dalam menemukan inovasi-inovasi yang nantinya akan bermanfaat bagi pelayanan publik baik untuk Kota Malang maupun daerah asal peserta VKN Angkatan I Tahun 2025 itu sendiri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ada banyak aspek di sini, yang bisa menjadi bahan evaluasi bagi peserta. Tentu, kami butuhkan saran dan masukan bagi kemajuan Kota Malang melalui inovasi dan evaluasi peserta sekalian,” tambahnya.</p>



<p>Sejalan dengan hal tersebut, Widya Iswara Ahli Utama BPKSDM Provinsi Jawa Timur, Margo Yuwono, menyampaikan bahwa pemilihan Kota Malang sebagai lokus kegiatan VKN ini bukanlah tanpa alasan. Dengan banyaknya inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Pemkot Malang, hal ini menjadi tantangan sendiri bagi para peserta VKN.</p>



<p>“Tantangan kami adalah di tengah capaian luar biasa Kota Malang, kami harus mencari celah menemukan permasalahan dan membuat rekomendasi dengan melalui pendekatan problem solving,” ujarnya.</p>



<p>Pendekatan problem solving sendiri, ujar Margo, sudah dipakai Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai pendekatan yang diharapkan mampu membentuk kepemimpinan strategis, yang mampu berpikir kritis, kemudian analisis masalah yang nyata dan menawarkan solusi yang inovatif berbasis konteks lokal. “Kami harap, visitasi ini menjadi pengalaman pembelajaran yang bukan hanya memperkaya wawasan peserta, tapi juga melatih ketajaman analisis dan kemampuan dalam menghadapi kompleksitas tantangan di lokasi,” lanjutnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adaptasi Lingkungan Baru, Anggota Satgas TMMD Diminta Membaur dan Menginap di Rumah Warga Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/adaptasi-lingkungan-baru-anggota-satgas-tmmd-diminta-membaur-dan-menginap-di-rumah-warga-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[diminta]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[membaur]]></category>
		<category><![CDATA[menginap]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 tahun 2024 Kodim 0809/Kediri, selama pelaksanaan di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, tidak hanya melakukan aksi pengerjaan fisik dan sosial. Namun, sejumlah prajurit juga dituntut untuk turut membaur di tengah masyarakat. Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Aris [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 tahun 2024 Kodim 0809/Kediri, selama pelaksanaan di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, tidak hanya melakukan aksi pengerjaan fisik dan sosial. Namun, sejumlah prajurit juga dituntut untuk turut membaur di tengah masyarakat.</p>



<p>Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Aris Setiawan, menjelaskan bahwa para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, juga akan menginap di rumah warga yang berdomisili di sekitar lokasi. Sehingga, mereka juga akan membaur secara langsung dan bersama-sama masyarakat dalam keseharian.</p>



<p>“Dengan menginap di rumah warga, diharapkan akan semakin mendekatkan TNI dengan masyarakat. Tentu saja, ini bagian dari implementasi bahwa masyarakat merupakan bagian dari ibu kandung TNI,” tegas Komandan Satgas TMMD Kediri, Jumat (04/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dandim juga berharap, melalui pola ini diharapkan kepada prajurit yang akan menginap di rumah warga dapat dengan cepat beradaptasi dan menyesuaikan dengan keseharian warga masyarakat. Termasuk, menyelesaikan tugas-tugasnya dalam TMMD.</p>



<p>Salah satu pemilik rumah yang digunakan tempat inap anggota Satgas TMMD, Mbah Poniyem, dalam momen itu mengatakan merasa sangat senang rumahnya bisa ditempati anggota TNI Satgas TMMD. Dengan adanya anggota TNI dirumahnya, maka rumahnya tidak lagi sepi. Bahkan justru sebaliknya, menjadi ramai penuh dengan canda dan dirinya berharap dengan adanya TNI di lingkungannya bisa menambah saudara baru, untuknya dan warga Desa Pagung.</p>



<p>&#8220;Senang sekali ada Pak TNI menginap di rumah. Rumah jadi ramai, nambah keluarga baru dan ramah-ramah lagi,&#8221; ungkapnya sambil tersenyum bahagia. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat, DLH Gelar Optimalisasi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-kesadaran-lingkungan-masyarakat-dlh-gelar-optimalisasi-adaptasi-dan-mitigasi-perubahan-iklim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206458</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar kegiatan optimalisasi partisipasi masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kota Malang, Rabu (28/02/2024) tadi. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya dari DLH Kota Malang untuk memicu kesadaran lingkungan masyarakat, serta memitigasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar kegiatan optimalisasi partisipasi masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kota Malang, Rabu (28/02/2024) tadi.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya dari DLH Kota Malang untuk memicu kesadaran lingkungan masyarakat, serta memitigasi dampak dari perubahan iklim. Terlebih, juga mendorong program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).</p>



<p>“Pada program nasional itu, menuntut 24 ribu Program Kampung Iklim (Proklim) se-Indonesia. Untuk signifikasi Proklim di Kota Malang tahun 2022 dan 2023, lonjakannya tidak terlalu besar dan hanya 18 Proklim. Sehingga, diharapkan melalui kegiatan ini bisa menambah kesadaran warga Kota Malang untuk mengetahui bagaimana pentingnya menyediakan lingkungan yang harus ada di Proklim masing-masing lingkungan,” jelas Rahman-sapaannya.</p>



<p>Kemudian, Rahman juga menegaskan bahwa kesadaran mengenai lingkungan itu sebagai tuntutan nasional. Apalagi, Kota Malang sebagai kawasan perkotaan yang luasan lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk penghijauan dan penanaman akan semakin habis. Karena terus dilakukan pembangunan gedung-gedung.</p>



<p>“Sehingga beberapa program yang dihadirkan ini tentunya mengajak bersama masyarakat Kota Malang untuk bisa meningkatkan kesadaran pentingnya lingkungan. Dimana lingkungan yang baik memberikan kegiatan penghijauan dan kegiatan penanaman,” ujarnya.</p>



<p>Rahman juga mengakui, bahwa kesadaran masyarakat terkait dengan lingkungan itu masih labil. Sehingga, itu mempengaruhi grafik perubahan yang telah ditunjukkan. Di mana dari tahun ke tahun terlihat ada perbedaan yang cukup signifikan.</p>



<p>“Seperti di tahun 2019 ada tujuh lonjakan, kemudian di tahun 2022 turun lagi. Artinya ini tidak stabil kesadaran masyarakatnya. Seandainya secara signifikansi meningkat karena kesadaran masyarakat tinggi pastinya grafik harus meningkat. Ini memang konsekuensinya kita hidup di perkotaan,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Malang, Tri Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pembinaan pada masyarakat dan kelompok masyarakat, agar mampu memenuhi indikator aksi Proklim dengan berbagai bentuk kegiatan. Sehingga, ditargetkan nantinya mampu mengikuti penilaian proklim di tingkat nasional.</p>



<p>“Tentu tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahauan masyarakat terhadap kegiatan adaptasi dan mitigasi iklim melalii Proklim serta, mendorong peran serta masyarakat untuk dapat berkontribusi dalam aksi perubahan iklim,” ucap Trisan, sapaannya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, juga diberikan paket edukasi terkait dengan Proklim kepada 18 kelurahan yang ada di Kota Malang. Itu sebagai bentuk stimulus dari DLH Kota Malang kepada masyarakat.</p>



<p>“Karena Proklim itu multidimensi. Jadi ada untuk pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, ada urban farmingnya, lengkap. Bahan-bahan yang kami serahkan tadi, itu sebagai stimulus. Harapannya kalau ini disadari masyarakat, maka mereka bisa melakukan itu. Kan ini perlu contoh, perlu stimulus,” ujarnya.</p>



<p>Trisan berharap dalam hal ini DLH Kota Malang nantinya dapat terus mendorong di semua wilayah yang ada di lima kecamatan, Kota Malang. Tentu di tiap tahunnya Proklim juga dapat terus meningkat.</p>



<p>“Harapan kami Kota Malang bisa menambah 10-15 RW Proklim. Kalau sekarang di 18 Kelurahan. Karena memang kami mendorong di semua wilayah untuk ada perwakilan. Untuk di tahun 2023 kemarin kami mengusulkan 8 Proklim,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206458</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Sertijab, Kapolres Probolinggo Pesan Cepat Adaptasi untuk Jaga Kamtibmas</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-sertijab-kapolres-probolinggo-pesan-cepat-adaptasi-untuk-jaga-kamtibmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sertijab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200330</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, pimpin serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Kasat Lantas Polres Probolinggo dan Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo, Selasa (24/10/2023) tadi. Dalam sambutannya, dirinya berpesan kepada para pejabat baru agar dapat beradaptasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang Pemilu 20204 mendatang. &#8220;Kepada pejabat yang baru, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, pimpin serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Kasat Lantas Polres Probolinggo dan Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo, Selasa (24/10/2023) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, dirinya berpesan kepada para pejabat baru agar dapat beradaptasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang Pemilu 20204 mendatang. &#8220;Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat bertugas di Polres Probolinggo. Saya harap agar segera beradaptasi sehingga Kamtibmas yang saat ini tengah berada pada tahapan Pemilu berlangsung dengan aman dan lancar,&#8221; katanya.</p>



<p>Sertijab tiga Kasat tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/447/X/KEP./2023 TGL 11 Oktober 2023, tentang pengukuhan atau pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Diantaranya, AKP Achmad Doni Meidianto yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Probolinggo dimutasikan menjadi Kasat Reskrim Polres Pasuruan. Jabatan yang dirinya tinggalkan diisi oleh Iptu Putra Adi Fajar Winarsa yang sebelumnya bertugas di Polresta Sidoarjo. Kemudian, jabatan Kasat Lantas Polres Probolinggo yang diemban AKP Sapari, digantikan oleh Iptu Karnoto yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Tanggung Gunung Polres Tulungagung. AKP Sapari kemudian dimutasi sebagai Kasat Lantas Polres Ngawi. Sementara untuk jabatan Kasat Resnarkoba, terjadi pertukaran posisi antara AKP Ahmad Jayadi dengan AKP Nanang Sugiyono yang sebelumnya bertugas sebagai Panit II Unit II Subdit III Ditresnarkoba Polda Jatim.</p>



<p>Dalam amanatnya, Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana manyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam rangka meningkatkan kinerja, promosi dalam sistem pembinaan karier, serta tour of duty and area. &#8220;Saya memberikan apresiasi atas pengabdian para pejabat utama yang selama ini telah menorehkan lukisan indah selama bertugas di Polres Probolinggo. Rotasi ini merupakan bagian penyegaran ditubuh institusi Polri,&#8221; tambahnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200330</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskopindag Kota Malang Dorong Para Pedagang untuk Adaptasi dengan Perubahan Pasar ke Era Online</title>
		<link>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-dorong-para-pedagang-untuk-adaptasi-dengan-perubahan-pasar-ke-era-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Sep 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198667</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, kini tengah menyiapkan beberapa upaya bagi para pedagang Kota Malang, yang saat ini mengalami sepi pembeli, akibat beralih ke penjualan online. Salah satunya, seperti yang terjadi di Pasar Buku Wilis Kota Malang. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan jika upaya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, kini tengah menyiapkan beberapa upaya bagi para pedagang Kota Malang, yang saat ini mengalami sepi pembeli, akibat beralih ke penjualan online. Salah satunya, seperti yang terjadi di Pasar Buku Wilis Kota Malang.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan jika upaya yang akan dilakukan yaitu memberikan pelatihan kepada para pedagang. Terlebih menurutnya, para pedagang juga harus mengikuti perkembangan zaman saat ini.</p>



<p>“Nanti pasti kita beri pelatihan, karena kita harus mengikuti teknologi sekarang. Bagaimanapun, sekarang pedagang harus pinter, karenanya kita berikan edukasi kepada mereka bagaimana berjualan online agar sama dengan yang lain. Pasti nanti kita edukasi,” kata Eko, Sabtu (23/09/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya, jika dalam menghadapi tantangan tersebut, bukanlah semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun, pedagang setidaknya juga harus memiliki kemauan untuk berubah atau bergerak mengikuti perkembangan zaman.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Sebenarnya, ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Tetapi pedagang juga harus proaktif, dalam mengikuti perkembangan saat ini,” katanya.</p>



<p>Selain itu, maraknya pedagang online yang menggunakan skema live shopping, menurut Eko kini telah menyediakan ruang bagi semua pedagang untuk melakukan live market. Ruang tersebut, berada di Gedung Malang Creative Center (MCC). Termasuk dapat digunakan oleh pedagang buku di Pasar Wilis.</p>



<p>“Kalau mau live market sudah ada kita siapkan, lokasinya ada di Gedung MCC. Itu berlaku bagi semuanya, UMKM bisa yang lain juga boleh. Bisa digunakan kapan saja, silahkan. Kameranya pun sudah kami siapkan,” tambah Eko.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini Pasar Buku Wilis tengah dalam proses revitalisasi. Di mana revitalisasi itu, dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung Pasar Buku Wilis. Nantinya, setelah revitalisasi tersebut rampung, maka rencana dalam memberikan pelatihan akan segera dilakukan.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pjs Bupati Malang Mulai Jajaki Tempat Kerja</title>
		<link>https://memontum.com/pjs-bupati-malang-mulai-jajaki-tempat-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 08:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[Pjs Bupati Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124388</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Belum genap sehari menjabat sebagai pejabat sementara (Pjs) Bupati Malang, KH Sjaichul Ghulam, mulai melakukan adaptasi di sejumlah tempat kerjanya. Adalah Pendopo Agung di Kota Malang, yang kali pertama menjadi lokasi pertama pengenalan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Malang itu, Sabtu (26/9) tadi. Dengan didampingi Sekretaris Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Belum genap sehari menjabat sebagai pejabat sementara (Pjs) Bupati Malang, KH Sjaichul Ghulam, mulai melakukan adaptasi di sejumlah tempat kerjanya. Adalah Pendopo Agung di Kota Malang, yang kali pertama menjadi lokasi pertama pengenalan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Malang itu, Sabtu (26/9) tadi.</p>
<p>Dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, pria yang akrab disapa Abi Sjaichul itu, pun meneruskan kunjungan ke Pendopo Kabupaten Malang di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Selama di Pendopo Kepanjen, Abi Sjaichul nampak santai sambil berjalan ringan mendengarkan semua apa yang dijelaskan oleh Sekda.</p>
<p>&#8220;Tujuan saya, itu agar selama 71 hari ke depan, dalam bekerja bisa nyaman selama di sini. Sehingga, saya harus tahu tempat atau lokasi saya akan bekerja. Serta, apa-apa saja yang akan saya lakukan,&#8221; kata Abi Sjaichul.</p>
<p>Saat ditanya mengenai fokus kerja ke depan, Pjs Bupati Malang tersebut menyatakan, bahwa dirinya akan lebih fokus terhadap aman dan kondusifnya pelaksanaan Pilkada selama penanganan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Proses Pilkada, tentu akan saya pantau. Termasuk, saya akan menemui Forkopimda guna melakukan pendekatan dan terjalinnya sinergi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Untuk penanganan Covid-19, Sjaichul menjelaskan, akan berusaha untuk melanjutkan dan mengoptimalkan apa yang sudah dilakukan oleh bupati sebumnya. &#8220;Tentunya, saya akan terus plototi dan akan terjun ke lapangan agar stabilitas perkembangan covid-19 ini, bisa terus menurun,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Abi Sjaichul juga tidak lupa untuk memohon dukungan dan doa dari semua pihak. Sehingga, dirinya dapat bekerja dengan semaksimal mungkin meskipun dalam masa yang singkat.</p>
<p>&#8220;Saya mohon doa kepada masyarakat dan rekan-rekan semua yang hadir, agar semua bisa berjalan dengan baik,&#8221; lanjut Abi Sjaichul. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124388</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
