<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>adiknya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/adiknya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Nov 2025 14:40:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>adiknya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tak Terima Adiknya Ditegur Guru, Suami Anggota DPRD Trenggalek Aniaya dan Ditetapkan Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/tak-terima-adiknya-ditegur-guru-suami-anggota-dprd-trenggalek-aniaya-dan-ditetapkan-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[adiknya]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[aniaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ditegur]]></category>
		<category><![CDATA[ditetapkan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek menetapkan tersangka pelaku penganiayaan terhadap seorang guru SMP Negeri di Kota Keripik Tempe. Adalah Awang Krisna (27), warga Desa Timahan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, yang sekaligus suami dari anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, yang statusnya ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengatakan bahwa kejadian ini berawal pada 31 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek menetapkan tersangka pelaku penganiayaan terhadap seorang guru SMP Negeri di Kota Keripik Tempe. Adalah Awang Krisna (27), warga Desa Timahan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, yang sekaligus suami dari anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, yang statusnya ditetapkan sebagai tersangka.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengatakan bahwa kejadian ini berawal pada 31 Oktober 2025, saat korban yang merupakan guru kesenian di salah satu sekolah menengah di Trenggalek, menegur siswi berinisial N yang kedapatan bermain hand phone saat jam pelajaran. Selanjutnya, korban menyuruh N untuk menaruh hand phone di atas meja guru.</p>



<p>Setelah itu, tambah Kapolres, korban bermaksud membuat siswi jera agar tidak bermain hand phone, dengan cara menunjukkan batu yang diceburkan ke dalam bak air. Hal itu, seolah-olah hand phone milik N yang diceburkan.</p>



<p>&#8220;Padahal ponsel milik N pada waktu itu tidak rusak, karena telah diamankan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan,&#8221; jelas AKBP Maliki dalam konferensi pers, Jumat (07/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian sekitar pukul 12.30, saat pulang ke rumah untuk Salat Jumat, tersangka yang mengaku sebagai kakak dari siswi tersebut, mendatangi rumah korban dengan dalih tidak terima hingga kemudian terjadi penganiayaan terhadap korban. &#8220;Pelaku memegang kerah baju korban, mencengkeram leher, lalu memukul pipi kanan korban dua kali dengan tangan kiri yang memegang ponsel hingga menyebabkan luka. Hasil visum menunjukkan adanya bekas luka akibat pukulan tersebut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Penganiayaan itu, lantas membuat korban dan keluarga tak terima, hingga akhirnya melaporkan perbuatan pelaku ke pihak berwajib untuk dilakukan proses hukum. Kejadian tersebut, kemudian memantik beragam respon dari masyarakat melalui berbagai platform media sosial.</p>



<p>&#8220;Setelah kejadian, jajaran Satreskrim Polres Trenggalek bergerak cepat menindak lanjuti perkara tersebut. Mengingat, pasca kejadian korban langsung datang ke Polres Trenggalek untuk membuat laporan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk membuka terang perkara, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti. Status tersangka ditetapkan, setelah melalui serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Polres Trenggalek. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini tersangka sudah kami tahan di Polres Trenggalek,&#8221; imbuhnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227509</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
