<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Agustusan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/agustusan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Aug 2025 13:31:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Agustusan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Viral Bendera One Piece di Momen Agustusan, Bakesbangpol Kota Malang Beri Imbauan untuk Warga</title>
		<link>https://memontum.com/viral-bendera-one-piece-di-momen-agustusan-bakesbangpol-kota-malang-beri-imbauan-untuk-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakesbangpol]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224571</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Media sosial tengah dihebohkan dengan adanya aksi pemasangan bendera bajak laut &#8216;One Piece&#8217; yang disandingkan dengan bendera Merah Putih, dalam momen peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Fenomena itu memunculkan berbagai tafsir, termasuk sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Media sosial tengah dihebohkan dengan adanya aksi pemasangan bendera bajak laut &#8216;One Piece&#8217; yang disandingkan dengan bendera Merah Putih, dalam momen peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Fenomena itu memunculkan berbagai tafsir, termasuk sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), mengaku bahwa untuk sementara di Kota Malang masih belum menemukan adanya pemasangan yang dimaksudkan. “Untuk sejauh ini belum ada temuan dari tim kami. Tetapi kalau misalnya ada, jangan langsung ditindak. Cukup difoto, dicatat lokasinya, lalu dilaporkan ke kami. Nanti akan kami tindaklanjuti ke pimpinan,&#8221; kata Plt Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Alie Mulyanto, Sabtu (02/08/2025) tadi.</p>



<p>Alie menegaskan, bahwa masyarakat tidak boleh melakukan tindakan sembarangan. Hal itu, pun tentu menjadi perhatian dan akan tetap dimonitor.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau nanti ada pengembangan, ya dikembangkan. Tapi jangan ambil tindakan sendiri. Harus tetap silent. Karena ini menyangkut hal yang sensitif dan urgent,” tegasnya.</p>



<p>Terkait dugaan bahwa pemasangan bendera tersebut sebagai bentuk aspirasi publik terhadap kondisi sosial atau pemerintahan, Alie mengimbau agar masyarakat menyalurkan aspirasi melalui jalur resmi. &#8220;Kalau aspirasi, ya disampaikan sesuai jalur yang harus ditempuh. Pemerintah ini kan pelayan publik. Kami terbuka terhadap harapan masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai simbol bajak laut dalam serial animasi One Piece yang sering dikaitkan dengan perjuangan membela rakyat kecil, Alie menegaskan bahwa konteks penyampaian ekspresi semestinya tetap mengacu pada norma, etika dan aturan yang berlaku. “Fenomena ini tetap kami respon dan pantau. Tapi kami imbau masyarakat tidak membuat kegaduhan. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat secara keseluruhan,” imbuh Alie. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224571</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarakkan Kemeriahan HUT RI, Ketua TP PKK Kediri Gelar Lomba Agustusan Khusus Lansia</title>
		<link>https://memontum.com/semarakkan-kemeriahan-hut-ri-ketua-tp-pkk-kediri-gelar-lomba-agustusan-khusus-lansia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kemeriahan]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196485</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Puluhan Lansia dari Kabupaten Kediri beradu suara emas dengan membawakan lagu-lagu lawas untuk menyemarakkan Festival Lansia di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (22/08/2023) tadi. Festival Lansia yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, itu digelar dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78. &#8220;Melalui Festival ini kita berharap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Puluhan Lansia dari Kabupaten Kediri beradu suara emas dengan membawakan lagu-lagu lawas untuk menyemarakkan Festival Lansia di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (22/08/2023) tadi. Festival Lansia yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, itu digelar dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78.</p>



<p>&#8220;Melalui Festival ini kita berharap Mbah Kakung dan Mbah Putri, lebih bahagia dan bisa mengekspresikan keterampilannya di sini,&#8221; kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito.</p>



<p>Suara emas para Lansia dalam membawakan lagu-lagu lawas, pun mampu menghibur dan membuat para peserta lain ikut bergoyang. Tidak hanya lomba benyanyi, para Lansia juga meramaikan perlombaan lain. Seperti, yakni lomba kecantikan, fashion show, lomba joget beregu dan tartil Al Quran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mbak Cicha-sapaan akrabnya, mengapresiasi para Lansia yang antusias dalam mengikuti setiap perlombaan yang diadakan. Sebagaimana, tema yang diangkat &#8216;Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat&#8217;.</p>



<p>&#8220;Semangat Mbah Kakung dan Mbah Putri ini, semoga dapat menular ke generasi muda sebagai pembelajaran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Belajar dari semangat para Lansia itu, Mbak Chicha berpesan kepada generasi muda untuk tetap semangat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Terlebih, pada tahun 2030 mendatang, Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana penduduk mayoritas merupakan usia produktif. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarak Lomba Agustusan Ditengah Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/semarak-lomba-agustusan-ditengah-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 03:04:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jubung]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121018-semarak-lomba-agustusan-ditengah-pandemi-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Warga Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi tetap menggelar lomba memperingati HUT ke 75 RI di tengah pandemi Covid-19 dengan mengadakan lomba berenang di atas gedebok (batang pisang, red) di Sungai Bedadung.Menurut penanggung jawab acara lomba, Achmad Supriadi, selain lomba-lomba lainnya yang umum saat agustusan, berenang di atas batang pisang dipilih karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Warga Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi tetap menggelar lomba memperingati HUT ke 75 RI di tengah pandemi Covid-19 dengan mengadakan lomba berenang di atas gedebok (batang pisang, red) di Sungai Bedadung.Menurut penanggung jawab acara lomba, Achmad Supriadi, selain lomba-lomba lainnya yang umum saat agustusan, berenang di atas batang pisang dipilih karena memiliki nilai filosofi kemerdekaan.</p>
<p>&#8220;Kita memilih lomba berenang di atas gedebok dengan melawan arus, karena nilai sejarahnya bagaimana dulu para pejuang kemerdekaan berjuang untuk melawan penjajah dengan sekuat tenaga,&#8221; kata pria yang akrab dipanggil Supriadi ini, Minggu (9/8/2020) sore.</p>
<p>Lomba yang khusus bagi orang-orang dewasa itu, diikuti oleh 50 orang peserta. &#8220;Yang harus memiliki kemampuan berenang, karena lomba ini kan di sungai. Jadi agar juga tetap mengutamakan keamanan. Tapi kami juga ada tim keamanan yang membawa ban pelampung untuk kondisi tidak diinginkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun demikian, meskipun masih menggelar giat lomba di tengah pandemi Covid-19. Warga setempat oleh panitia tetap ditekankan menerapkan protokol kesehatan. &#8220;Penonton saling jaga jarak dan menggunakan masker. Kami juga menyediakan tempat cuci tangan agar tetap terjaga dari Covid-19,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tidak sedikit peserta kewalahan berenang, dan saat menuju garis finish melenceng dari tujuan. Dalam giat tersebut terlaksana dengan baik, dan giat tersebut diketahui juga sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan khususnya di kawasan sekitar sungai.</p>
<p>&#8220;Lomba ini sengaja digelar di aliran sungai bedadung, karena warga disekitar masih kurang kesadaran untuk menjaga lingkungan. Lewat giat ini, sebagai bentuk edukasi untuk cinta lingkungan dan menjaga sungai. Khusunya tumpukan sampah,&#8221; kata Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana.</p>
<p>Selain itu, warga juga bermaksud untuk mengenalkan potensi wisata baru Jembatan Gantung Cinta yang nantinya menjadi ikon wisata baru di desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Jembatan sepanjang 100 meter ini menghubungkan tiga kecamatan dan dua desa, yakni dari Desa Jubung dan Desa lainnya di Kecamatan Ajung, Kecamatan Sukorambi, dan Kecamatan Rambipuji. Apalagi juga jalur alternatif strategis untuk mengurai kecamatan Ke depan potensi wisata yang ada di jembatan gantung ini akan menjadi ikon baru kami,&#8221; imbuhnya. <strong>(ark/tog/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121018</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lomba HUT RI, Tumbuhkan Rasa Cinta NKRI Usia Dini</title>
		<link>https://memontum.com/lomba-hut-ri-tumbuhkan-rasa-cinta-nkri-usia-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 14:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91345-lomba-hut-ri-tumbuhkan-rasa-cinta-nkri-usia-dini</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh di bulan Agustus, merupakan hari yang penuh kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, di bulan itu (Agustus) semua lapisan masyarakat menyelenggarakan segala macam kegaiatan dan berbagai acara hiburan. Seperti halnya yang dilakukan oleh warga RW 10 , RW 11 dan RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh di bulan Agustus, merupakan hari yang penuh kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, di bulan itu (Agustus) semua lapisan masyarakat menyelenggarakan segala macam kegaiatan dan berbagai acara hiburan.</p>
<p>Seperti halnya yang dilakukan oleh warga RW 10 , RW 11 dan RW 12 dusun Rowotengu Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, di HUT RI 74 tahun 2019 dusun ini menyelenggarakan bermacam lomba tingkat anak &#8211; anak mulai anak Paud, TK dan Sekolah dasar.</p>
<p>Seperti lomba makan kerupuk, lomba lari kelereng, lomba pecah kendil, lomba tarik tambang, lomba memasukan belut ke dalam botol, lomba memasukan paku ke dalam botol, lomba mengambil koin dalam baskom, lomba mengambil koin di pepaya.</p>
<p>Menurut Samad ketua panitia HUT RI dusun Rowotengu, mengapa kita memilih pesertanya anak &#8211; anak aelain menghibur juga bertujuan agar anak &#8211; anak tahu bahwa bulan Agustus adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia mulai umur dini dan wajib kita rayakan.</p>
<p>&#8220;Bukan hanya sekedar perlombaan senang dan berbahagia saja, dengan begitu kita tanamkan dan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap negeri ini mulai dari Usia dini, kita berharap kelak anak &#8211; anak kita dapat menjaga dan memeliharanya negeri yang cintai ini,&#8221; ujar Samad disela sela acara penyerahan hadiah lomba, Selasa (27/8/2019) malam.</p>
<p>Ketua Panitia yang juga Anggota TNI dari Kodim 0824 Jember ini mengatakan selain mengenalkan pada anak &#8211; anak tujuan yang paling utama adalah memperat tali silatuhrohmi antara warga (orang tua).</p>
<p>&#8220;Otomatis orangtua si anak dengan anaknya ikut perlombaan yang biasa sibuk dengan kegitaannya sehari melihat, nah disitulah mereka saling bertegur sapa, bercengkrama dan lain sebagainya, dengan begitu tercipta silatuhrohmi,&#8221; ujar pria berpangkat Sersan Kepala.</p>
<p>Pantauan Memontum.com, nampak penyerahan hadiah dalam Rangka HUT RI ke 74 yang di ramaikan dengan hiburan elekton Combo Manuhara dari Kota Probolinggo malam itu dibanjiri penonton terutama warga Dusun Rowotengu. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91345</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
