<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>aisyiyah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/aisyiyah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 18:10:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>aisyiyah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Peletakan Batu Pertama Gedung Servis, Poliklinik dan Jembatan Hubung RSI Aisyiyah Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-peletakan-batu-pertama-gedung-servis-poliklinik-dan-jembatan-hubung-rsi-aisyiyah-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aisyah]]></category>
		<category><![CDATA[aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[hubung]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peletakan]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Poliklinik]]></category>
		<category><![CDATA[servis,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meletakkan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan Gedung Servis, Gedung Poliklinik dan jembatan penghubung Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang di Jalan Sulawesi, No 16, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (26/04/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meletakkan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan Gedung Servis, Gedung Poliklinik dan jembatan penghubung Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang di Jalan Sulawesi, No 16, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (26/04/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pembangunan gedung dan fasilitas baru tersebut karena dapat memperkuat serta meningkatkan kontribusi di sektor kesehatan. “Pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan merupakan salah satu komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini, sejalan dengan visi misi Kota Malang serta Dasa Bakti Unggulan yaitu Ngalam Tahes,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ngalam Tahes, urai Wahyu, adalah salah satu program unggulan Wali Kota Malang bersama Wakil Wali Kota Malang yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Dengan terwujudnya manusia yang sehat, maka tentu akan mendukung asa Kota Malang untuk makin Mbois dan Berkelas.</p>



<p>Pembangunan gedung dan fasilitas baru RSI Aisyiyah ini direncanakan terdiri dari Gedung Servis dan Gedung Poliklinik, serta jembatan penghubung ke gedung utama rumah sakit. Dalam kegiatan ini, selain Wali Kota Malang, tampak hadir Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Malang, serta tamu undangan. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPPKB Nganjuk Gelar Advokasi Sosialisasi Pendidikan Kependudukan SSK dan Launching MTs Aisyiyah 1</title>
		<link>https://memontum.com/dppkb-nganjuk-gelar-advokasi-sosialisasi-pendidikan-kependudukan-ssk-dan-launching-mts-aisyiyah-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[advokasi]]></category>
		<category><![CDATA[aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kependudukan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Advokasi Sosialisasi Pendidikan Kependudukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Launching SSK MTs Aisyiyah 1 Nganjuk bertema &#8216;Yang Muda yang Berencana&#8217; di Aula Dinas PPKB, Kamis (25/01/2024) tadi. Hadir dalam pelaksanaan itu, Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk, Kepala Sekolah MTs Aisyiyah 1 Nganjuk, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Advokasi Sosialisasi Pendidikan Kependudukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Launching SSK MTs Aisyiyah 1 Nganjuk bertema &#8216;Yang Muda yang Berencana&#8217; di Aula Dinas PPKB, Kamis (25/01/2024) tadi. Hadir dalam pelaksanaan itu, Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk, Kepala Sekolah MTs Aisyiyah 1 Nganjuk, Plt Sekretaris Dinas PPKB, Kepala Bidang Dalduk dan Siga Dinas PPKB hingga siswa-siswi MTs Aisyiyah 1 Nganjuk.</p>



<p>Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, mengatakan bahwa MTs 1 Nganjuk merupakan lembaga pendidikan atau sekolah ke 11 yang menjalin kerja sama dengan Dinas PPKB terkait program SSK. Program SSK akan terus berlanjut secara bertahap ke seluruh sekolah tingkat SMP atau MTs, SMA dan SMK se Kabupaten Nganjuk.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan sekolah kedua yang menjalin kerja sama terkait Sekolah Siaga Kependudukan Dinas PPKB. Dan nantinya, akan terus kita kembangkan ke seluruh sekolah di Kabupaten Nganjuk,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya mengungkapkan, program SSK ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta mengedukasi kepada peserta didik dalam hal ilmu kependudukan untuk menciptakan generasi muda yang berencana dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. &#8220;Program kita membangun sinergitas dengan lembaga pendidikan untuk bisa menyampaikan kepada anak-anak tentang kependudukan. Kita ingin mewujudkan generasi emas karena 2045 nanti Indonesia sudah menjadi Indonesia Emas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepada siswa-siswi MTs Aisyiyah 1 Nganjuk, Kadis Nafhan memberikan motivasi bahwa sebagai insan pendidikan, harus selalu bersyukur dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki dengan semangat dan tetap menjalankan ibadah sungguh-sungguh. &#8220;Kalian harus bersyukur, karena dididik di tempat yang luar biasa dan kita tidak perlu berkecil hati atau minder. Karena semua memiliki potensi dan kesempatan sukses yang sama. Tetap berjuang semangat dan tetap menjaga ibadah salat lima waktu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Aisyiyah 1 Nganjuk, H Aris Nasution, mengucapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang terjalin antara Dinas PPKB dengan lembaga pendidikan yang dirinya pimpin. &#8220;Alhamdulillah, kami keluarga MTs Aisyiyah 1 Nganjuk sangat berterima kasih kepada jajaran Dinas PPKB yang telah berkenan menjalin kerja sama ini untuk memberikan wawasan kependudukan kepada anak-anak didik kami ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dengan motto &#8216;Mendidik Tanpa Diskriminasi&#8217;, pihaknya berharap supaya semua anak didiknya dapat memperoleh ilmu dan wawasan yang sama terkait kependudukan, stunting dan keluarga berencana oleh Dinas PPKB Nganjuk. &#8220;Kami sedang proses untuk menerbitkan buku tentang stunting, kemarin kita sudah ikuti lomba menulis essai. Dan alhamdulillah, sekolah kami sudah menerbitkan 12 buku, tentu ini pengalaman yang luar biasa bagi kami,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dalam mengedukasi siswa/siswi MTs Aisyiyah 1 Nganjuk, yang dikemas seperti kegiatan kepanduan atau kepramukaan. &#8220;Harapan kami, melalui kegiatan ini bisa berlanjut. Kepada Dinas PPKB kami harap dapat meluangkan waktu untuk memberikan wawasan kependudukan lebih lanjut lagi seperti dalam bentuk kegiatan kepanduan dan kepramukaan,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sebagai informasi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) antara Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk dengan MTs Aisyiyah 1 Nganjuk serta dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kabid Dalduk dan Siga Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk dr Cipto. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengukuhan PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Lumajang, Menko PMK Tekankan Optimalisasi Kolaborasi</title>
		<link>https://memontum.com/pengukuhan-pd-muhammadiyah-dan-aisyiyah-lumajang-menko-pmk-tekankan-optimalisasi-kolaborasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[menko]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pd]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191855</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy, memberikan arahan pada acara Pengukuhan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Periode 2022-2027 di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Minggu (25/06/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan agar sinergitas antara Forkopimda, NU, Muhammadiyah dan Aisyiyah, terus ditingkatkan. Karena, hal itu sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy, memberikan arahan pada acara Pengukuhan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Periode 2022-2027 di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan agar sinergitas antara Forkopimda, NU, Muhammadiyah dan Aisyiyah, terus ditingkatkan. Karena, hal itu sangat penting dalam meningkatkan akselerasi penurunan angka kasus tengkes (stunting, red) di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>&#8220;Sinergi antara NU, Muhammadiyah dan Forkopimda, harus bisa dimaksimalkan dengan ramai-ramai membuat program bapak asuh tengkes. Jadi, di data semua berapa jumlah tengkes, lalu dibagi habis. Kami juga akan ikut nanti,&#8221; kata Muhadjir Effendi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menko PMK juga menyampaikan, bahwa berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi tengkes Lumajang mencapai 23,8 persen. Angka itu, masih berada di atas angka rata-rata nasional yakni 21,6 persen.</p>



<p>&#8220;Di Lumajang masih ada persoalan, yaitu tengkes. Angka tengkes di sini 23,8 persen, yang berarti masih di atas rata-rata nasional. Karena rata-rata nasional 21,6 persen,&#8221; urainya.</p>



<p>Sedangkan, pemerintah sendiri menargetkan prevalensi kasus tengkes turun hingga 14 persen di tahun 2024, sebagaimana pernyataan Presiden RI, Joko Widodo. Oleh karena itu, dirinya berharap, prevalensi tengkes di Lumajang, bisa mencapai target di bawah 14 persen di tahun 2024 mendatang.</p>



<p>&#8220;Target nasional 14 persen untuk 2024, makanya Lumajang harus bisa di bawah 10 persen di tahun 2024,&#8221; papar Menko PMK yang juga Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis dan Industri Halal Pimpinan Pusat Muhammadiyah.</p>



<p>Menko PMI juga berpesan, agar PD Muhammadiyah dan Aisyiyah terus bersinergi dengan Forkopimda dalam menuntaskan persoalan tengkes di Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191855</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
