<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>akademik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/akademik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2026 13:55:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>akademik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Susun Naskah Akademik Pengembangan Koperasi, Bapemperda DPRD Lumajang Gelar Rakor</title>
		<link>https://memontum.com/susun-naskah-akademik-pengembangan-koperasi-bapemperda-dprd-lumajang-gelar-rakor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Bapemperda]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[naskah]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230166</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Lumajang bersama perangkat daerah, seperti Dewan Koperasi hingga perwakilan UMKM di Kabupaten Lumajang, menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait tahapan penyusunan Naskah Akademik tentang Pengembangan Koperasi. Pelaksanaan kegiatan ini, berlangsung di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Lumajang, Selasa (10/02/2026) tadi. Dalam keterangannya, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Lumajang bersama perangkat daerah, seperti Dewan Koperasi hingga perwakilan UMKM di Kabupaten Lumajang, menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait tahapan penyusunan Naskah Akademik tentang Pengembangan Koperasi. Pelaksanaan kegiatan ini, berlangsung di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Lumajang, Selasa (10/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam keterangannya, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Lumajang, Awaluddin Yusuf, mengatakan bahwa rapat koordinasi sangat penting, karena bertujuan untuk menyamakan persepsi antar perangkat daerah. Termasuk, memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor.</p>



<p>&#8220;Selain itu, Rakor ini juga menjadi sarana penegasan peran serta kontribusi masing-masing pihak, sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam mendukung penyusunan regulasi daerah yang berkualitas dan implementatif,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, M Ridha, menekankan akan pentingnya penyusunan naskah akademik dan kebijakan pengembangan koperasi yang mampu menghadirkan keselarasan regulasi antara kebijakan pusat dan daerah. Diuraikan, bahwa regulasi yang disusun harus harmonis, sinkron, serta saling mendukung, sekaligus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan riil di daerah.</p>



<p>&#8220;Sehingga, kebijakan yang dihasilkan nantinya tidak hanya normatif, tetapi juga efektif dalam pelaksanaannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, perwakilan UMKM menyampaikan harapan agar sinergitas antar perangkat daerah terus diperkuat, khususnya dalam penyediaan fasilitas dan kegiatan yang mendukung pengembangan UMKM. Penguatan koordinasi yang terintegrasi, diharapkan mampu mendorong pelaksanaan program pembinaan, pendampingan, promosi, serta akses terhadap sarana dan prasarana secara lebih efektif.</p>



<p>&#8220;Termasuk, tepat sasaran dan berkelanjutan demi meningkatkan daya saing koperasi dan UMKM di Kabupaten Lumajang,&#8221; ujarnya. <strong>(hms/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT SDN Citrodiwangsan, Bupati Lumajang Dorong Perpaduan Pendidikan Akademik dan Budaya Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/hut-sdn-citrodiwangsan-bupati-lumajang-dorong-perpaduan-pendidikan-akademik-dan-budaya-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[citrodiwangsan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[perpaduan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini, diantaranya melalui pendidikan formal. Pernyataan itu disampaikan, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-113 SDN Citrodiwangsan 02, yang dirangkai dengan Launching Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217;, Sabtu (18/10/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengapresiasi langkah sekolah yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini, diantaranya melalui pendidikan formal. Pernyataan itu disampaikan, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-113 SDN Citrodiwangsan 02, yang dirangkai dengan Launching Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217;, Sabtu (18/10/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengapresiasi langkah sekolah yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik. Namun, juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran.</p>



<p>Disampaikan, bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudaya, kreatif dan berdaya saing tinggi. “Pendidikan formal adalah fondasi utama untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Sekolah tidak hanya mendidik anak-anak untuk pintar, tetapi juga membentuk karakter yang menghargai akar budaya dan kearifan lokal,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217; yang diluncurkan di sekolah, lanjutnya, ini bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya Jawa melalui berbagai kegiatan kreatif. Termasuk, tembang dolanan, karawitan, busana adat dan praktik penggunaan bahasa Jawa krama dalam situasi tertentu. Kegiatan ini, dirancang agar anak-anak terbiasa dengan warisan budaya, sekaligus mengembangkan kemampuan kreativitas dan rasa percaya diri.</p>



<p>Bupati Indah juga menekankan, pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai lokal, diyakini dapat mencetak generasi yang cerdas, kreatif dan berkarakter. Sekaligus, mampu menghargai sejarah dan identitas bangsa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Generasi yang memahami dan mencintai budayanya akan tumbuh menjadi warga yang tangguh, beretika, dan mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.</p>



<p>Di sela-sela perayaan, Bunda Indah turut menyaksikan berbagai penampilan seni dari siswa dan guru. Mulai dari tari tradisional hingga musik gamelan, yang menunjukkan betapa pelestarian budaya dapat dilakukan secara menyenangkan dan partisipatif.</p>



<p>Dirinya juga mendorong seluruh sekolah di Kabupaten Lumajang, untuk meniru langkah SDN Citrodiwangsan 02, agar pendidikan tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan rasa cinta tanah air. “Sekolah adalah laboratorium karakter. Dengan menanamkan budaya sejak dini, kita tidak hanya mendidik generasi pintar, tetapi juga generasi yang menghargai nilai luhur bangsa,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Peluncuran program ini, ungkapnya, sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat pendidikan di Lumajang untuk melihat bahwa pelestarian budaya bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi bagian dari misi pendidikan nasional. Anak-anak yang terpapar nilai-nilai budaya sejak dini, akan menjadi penjaga warisan leluhur sekaligus inovator masa depan.</p>



<p>Dengan semangat tersebut, Bupati Indah berharap SDN Citrodiwangsan 02, mampu menjadi pelopor dalam pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal. Sehingga, mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berbudaya dan berkarakter. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Mimbar Akademik UB, Paslon Abadi Beri Dukungan dan Solusi Sinergi Membangun Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-mimbar-akademik-ub-paslon-abadi-beri-dukungan-dan-solusi-sinergi-membangun-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membangun]]></category>
		<category><![CDATA[mimbar]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216062</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, hadir dalam acara Mimbar Akademik yang bertajuk &#8216;Sinergi Membangun Malang Raya&#8217; yang digelar di Universitas Brawijaya (UB), Jumat (01/11/2024) tadi. Dalam kegiatan itu, seluruh calon Kepala Daerah (Cakada) Malang Raya hadir, kecuali Paslon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, hadir dalam acara Mimbar Akademik yang bertajuk &#8216;Sinergi Membangun Malang Raya&#8217; yang digelar di Universitas Brawijaya (UB), Jumat (01/11/2024) tadi. Dalam kegiatan itu, seluruh calon Kepala Daerah (Cakada) Malang Raya hadir, kecuali Paslon dari nomor urut 2 Pilkada Kota Batu.</p>



<p>Dalam acara ini, Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) memastikan akan adanya sinergi tiga pemerintah daerah dalam menangani persoalan krusial di Malang Raya. Salah satu visinya, yakni mengenai solusi transportasi massal yang berkelanjutan.</p>



<p>“Kota Malang ini menjadi home base. Selalu menjadi rujukan kemacetan, menjadi masalah yang perlu segera diatasi,” ujarnya.</p>



<p>Abah Anton mengingatkan, bahwa saat dirinya menjadi Wali Kota Malang pada 2013, pernah memiliki gagasan mengadakan transportasi monorel. Inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mengurangi kemacetan dan memfasilitasi transportasi pariwisata di Malang Raya.</p>



<p>“Saya sudah mengajak tiga kepala daerah untuk memikirkan solusi angkutan massal. Waktu itu yang sudah saya sampaikan yaitu monorel. Selain mengatasi kemacetan, persoalan lain yang mendesak dilakukan adalah penanganan banjir. Ini juga dibutuhkan sinergi tiga daerah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Dimyati Ayatulloh, membuka sesi diskusi dengan pernyataan menarik bahwa Kota Malang adalah &#8216;Miniatur Nusantara&#8217;. Dirinya menjelaskan bahwa Kota Malang sebagai pusat pendidikan yang berperan penting dalam mencerminkan keragaman sosial-budaya Indonesia.</p>



<p>Kota Malang dengan wilayahnya yang terbatas, namun berpenduduknya padat, membutuhkan solusi inovatif untuk mengembangkan ekonomi kreatif.&nbsp; &#8220;Kota Malang ini wilayahnya cukup terbatas tapi masyarakatnya padat. Maka ekonomi kreatif yang paling tepat untuk terus dikembangkan di Kota Malang,&#8221; tutur Dimyati.</p>



<p>Dirinya juga menekankan pentingnya pembangunan yang terintegrasi antara Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, guna menghadapi tantangan urban. Seperti kemacetan dan banjir. &#8220;Sinergi tiga kepala daerah sangat penting untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti kemacetan dan banjir,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Rektor UB, Widodo, memaparkan mengenai data jumlah kunjungan wisatawan ke Malang Raya, rerus meningkat setiap tahunnya berkat banyaknya destinasi yang ditawarkan. Hal ini, perlunya sinergi antara ketiga wilayah agar dapat memaksimalkan potensi ekonomi dan pendidikan. “Malang Raya memiliki lebih dari 200.000 UMKM yang dapat menjadi daya dukung perekonomian,” terang Widodo.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa Malang berpotensi menjadi destinasi pendidikan internasional, dengan banyaknya mahasiswa dari Timur Tengah, Jepang, Tiongkok dan wilayah lain Asia, yang menuntut ilmu di Kota Malang. Karena itu, pihaknya menitipkan untuk seluruh calon yakni selalu menjaga Sinergitas Malang Raya.</p>



<p>Diharapkan, calon mampu menciptakan kolaborasi yang lebih erat dan efektif diantara pemimpin daerah untuk membangun Malang Raya yang lebih maju, berkelanjutan dan harmonis. Sinergi ini diyakini dapat membawa Malang Raya sebagai destinasi utama di Indonesia yang berdaya saing global.</p>



<p>Mimbar Akademik sendiri berlangsung menarik dan Tim Abadi menjadi pusat perhatian. Abah Anton dan wakilnya Dimyati, tampil cukup percaya diri dan mampu menyampaikan gagasan sesuai waktu yang ditentukan. Saking menariknya, acara baru selesai pada pukul 17.00. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024, Unikama Wisuda 470 Mahasiswa</title>
		<link>https://memontum.com/semester-genap-tahun-akademik-2023-2024-unikama-wisuda-470-mahasiswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[2023/2024,]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[semester]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215857</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024. Kali ini, ada sebanyak 470 mahasiswa bakal diwisuda di Aula Sarwakirti Unikama, Sabtu (26/10/204) besok. Sementara dalam rangkaian wisuda itu, Unikama juga menggelar talk show berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Unikama. Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, berharap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024.</p>



<p>Kali ini, ada sebanyak 470 mahasiswa bakal diwisuda di Aula Sarwakirti Unikama, Sabtu (26/10/204) besok. Sementara dalam rangkaian wisuda itu, Unikama juga menggelar talk show berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Unikama.</p>



<p>Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, berharap agar lulusan Unikama dapat menunjukkan kompetensi dalam dunia kerja. Sebab, selama ini dengan pembelajaran yang telah di tempuh dalam perkuliahan, dapat menjadi bekal untuk merajut dan membangun karir yang lebih baik lagi di masa depan.</p>



<p>&#8220;Unikama terus berupaya mencetak lulusan yang unggul. Kepada para lulusan maupun para alumni, agar tetap menjadi nama baik almamater. Dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks dan kompetitif, saya yakin lulusan Unikama akan mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi yang signifikan,&#8221; katanya, Jumat (25/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berpesan kepada wisudawan, agar pegang teguh dalam menghadapi tantangan dan peluang yang datang seiring dengan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. &#8220;Jadilah pembelajar sepanjang hayat. Revolusi Industri 4.0 menuntut kita untuk terus belajar, tidak hanya selama masa kuliah, tetapi sepanjang hayat,&#8221; urainya.</p>



<p>Para lulusan Unikama juga diharapkan dapat menguasai teknologi. &#8220;Kuasai teknologi namun tetaplah manusiawi. Di era digital ini, menguasai teknologi adalah suatu keharusan. Namun, ingatlah bahwa teknologi hanyalah alat. Apa yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakan teknologi untuk kesejahteraan manusia. Teknologi harus membawa manfaat bagi masyarakat. Maka, gunakan teknologi untuk menciptakan solusi bagi masalah sosial, lingkungan dan kemanusiaan,&#8221; pesannya.</p>



<p>Selain itu, lulusan Unikama juga harus membangun ketrampilan soft skills yang kuat seperti kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kritis dan kolaborasi. Berani berinovasi dan berwirausaha. Juga mampu berkontribusi untuk masyarakat dan negara. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215857</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
